Tag Archives: kanker

SmartMed Cancer di dalam Asuransi Kesehatan Allianz

Kanker adalah salah satu penyakit kritis yang mematikan di Indonesia dan di dunia.

smartmed cancer tapro allianz.jpeg

Atas dasar inilah Allianz berinovasi meluncurkan produk terbarunya, Allianz SmartMed Cancer.

Apa itu SmartMed Cancer dan apa keunggulannya?

  • Perlindungan keuangan menyeluruh atas risiko biaya sakit kanker.
  • Keamanan finansial karena manfaat dapat digunakan untuk mengganti pengeluaran biaya medis.
  • Menjamin pengobatan tradisional, konseling psikologis, konsultasi ahli diet, konsultasi rawat jalan lanjutan, serta pemeriksaan diagnostik setelah didapati gejala kanker.
  • Jangkauan pengobatan yang luas di seluruh dunia (kecuali Amerika Serikat).
    Kenyamanan fasilitas cashless di Rumah Sakit Jaringan Allianz-AdMedika.

 

Detail Produk:

  • Usia Masuk:
    1 bulan 1 hari – 60 tahun (ulang tahun terdekat).
  • Usia Pertanggungan:
    Maksimal 75 tahun.
  • Mata Uang:
    Rupiah (IDR).
  • Wilayah Pertanggungan:
    Seluruh dunia, kecuali Amerika Serikat, dan disesuaikan pilihan Plan.
  • Masa Tunggu:
    90 hari sejak Tanggal Efektif rider.
  • Metode Pembayaran Premi:
    Mengikuti Polis Dasar (bulanan, kuartalan, semesteran, tahunan).
  • Underwriting:
    • Full Medical Underwriting mengikuti Polis Dasar.
    • Tinggal dan/atau bermukim di Indonesia dengan bukti KTP/KITAS/KIMS.
    • Reinstatement (pemulihan polis):
      • < 75 hari: Polis otomatis aktif kembali. Auto Reinstatement diperbolehkan selama tidak ada catatan klaim akibat kanker atau perawatan apa pun terkait kanker, secara langsung maupun tidak langsung.
      • b)> 75 hari: Polis dianggap new business, masa Tunggu dan Kondisi Pre-existing berlaku.
  • Kelayakan:
    • Satu Tertanggung hanya diperbolehkan memiliki 1 rider SmartMed Cancer.
    • Tertanggung anak-anak hanya diperbolehkan untuk memiliki Plan 1.
    • Plan tidak dapat diubah.
    • Pertanggungan SmartMed Cancer dihentikan jika Polis Dasar jatuh tempo.
    • Kondisi Pre-Existing (terdeteksi/tidak terdeteksi) berlaku.

Detail Manfaat SmartMed Cancer:

  • Pemeriksaan diagnostik untuk menegakkan diagnosis kanker (tidak termasuk pemeriksaan kesehatan rutin/medical check-up). Penggantian secara reimbursement
  • Perawatan Kanker dan Bedah Rekonstruksi.
  • Pemantauan.
  • Pemulihan (termasuk konsultasi rawat jalan pasca rawat inap dan pembedahan, konseling psikologis, konsultasi ahli diet, fisioterapi, perawat di rumah, dan pengobatan tradisional yang memiliki izin dari Departemen Kesehatan/Pemerintah setempat).
  • Santunan Kematian.

 

Pilihan Plan smartmed cancer

1. Apakah yang dimaksud dengan Batas Manfaat Maksimum, Batas per Kanker, Batas Per Kunjungan, dan Batas Seumur Hidup?
 Batas Manfaat Maksimum: nilai maksimal yang akan dibayarkan untuk seluruh Manfaat per tahun asuransi/per kunjungan/ per perawatan yang diterima sesuai Plan Anda.
 Batas per Kanker: penggantian sebesar Manfaat sesuai Plan yang dipilih untuk tiap 1 kanker yang diderita.
 Batas per Kunjungan: jumlah maksimal kunjungan untuk tiap Manfaat per tahun asuransi.
 Batas Seumur Hidup: penjaminan seluruh kanker sepanjang umur selama Polis masih berlaku.
2. Bagaimana SmartMed Cancer melindungi saya ketika saya terkena kanker pertama kali?
Manfaat SmartMed Cancer dapat digunakan jika Polis telah melampaui Masa Tunggu dan tidak termasuk ke dalam Pengecualian.
3. Bagaimana bila saya terkena kanker yang sama dalam jangka waktu 5 tahun?
Contoh Penggunaan Manfaat:
Plan yang dipilih: SmartMed Cancer Plan 1
Batas per Kanker: Rp500 juta
Batas Seumur Hidup: Rp1 miliar

batas kanker.PNG

Apabila Anda terdiagnosis kembali dengan kanker yang sama dalam waktu 5 tahun, maka jumlah manfaat yang dibayarkan adalah Rp500 juta dikurangi dengan manfaat yang telah dibayarkan pada kanker yang sama tersebut.

Jika total manfaat yang dibayarkan sudah mencapai Rp500 juta dan Batas Seumur Hidup masih tersedia, maka Anda dapat menggunakan Batas Seumur Hidup untuk mengobati kanker tersebut. Namun, jika Batas Seumur Hidup sudah habis digunakan, maka Polis SmartMed Cancer Anda akan berakhir.

4. Bagaimana bila saya menderita kanker yang berbeda dalam jangka waktu 5 tahun setelah saya terkena kanker?
Contoh Penggunaan Manfaat:
Plan yang dipilih: SmartMed Cancer Plan 1
Batas per Kanker: Rp500 juta
Batas Seumur Hidup: Rp1 miliar

tabel thn kedua.PNG

Apabila Anda terdiagnosis kanker A pada tahun kedua dan Anda mengajukan klaim senilai Rp200 juta, maka sisa manfaat untuk Polis SmartMed Cancer sesuai Batas Per Kanker adalah Rp300 juta dan sesuai Batas Seumur Hidup adalah Rp 800 juta.
Jika pada tahun kelima, Anda terdiagnosis kanker B, maka manfaat SmartMed Cancer Anda adalah Rp500 juta sesuai Batas Per Kanker dan Rp1 miliar sesuai Batas Seumur Hidup. Namun, jika total klaim Kanker A dan Kanker B sudah mencapai Rp1 miliar (sesuai Batas Seumur Hidup), maka Polis SmartMed Cancer Anda akan berakhir.

5. Pada proses pra-otorisasi, apakah yang dimaksud dengan kriteria “Dibutuhkan Secara Medis”?
Dibutuhkan Secara Medis adalah pelayanan kesehatan atau pengobatan yang dirujuk oleh dokter dan wajib memenuhi semua ketentuan berikut:
 Wajar dan biasa, dan
 Ditujukan untuk pengobatan langsung pada penyakit/luka, dan
 Tepat dan konsisten dengan keluhan, gejala, diagnosis dan pengobatan dari penyakit/luka, dan
 Sesuai dengan standar praktik kedokteran yang berlaku, dan
 Bukan untuk mencari keuntungan atau kepentingan bagi Tertanggung atau dokter atau rumah sakit atau institusi medis lainnya.

6. Apakah yang dimaksud dengan pengobatan/perawatan “Wajar dan Biasa”?
Wajar dan biasa adalah memenuhi semua ketentuan sebagai berikut:
 Tidak berlebihan atau di bawah standar yang berlaku, dan merupakan rangkaian biaya yang dapat dijelaskan secara logis dan kelayakan secara medis.
7. Apakah yang menyebabkan proses pra-otorisasi dinyatakan tidak disetujui oleh Allianz?
Hal-hal yang menjadi penyebab pra-otorisasi gagal, sebagai berikut:
 Data medis Tertanggung yang diperlukan untuk pra-otorisasi tidak lengkap.
 Pelayanan yang diberikan bukan “Dibutuhkan Secara Medis”.
 Pelayanan yang diberikan tidak memenuhi ketentuan pengobatan/perawatan yang “Wajar dan Biasa”.
 Pelayanan termasuk dalam kategori Kondisi Pre-Existing.
 Konsekuensi bila pra-otorisasi dinyatakan tidak berlaku, maka semua biaya yang terjadi pada Tertanggung tidak ditanggung oleh Allianz.
8. Bagaimana cara menghindari Ekses Klaim?
Ekses klaim terjadi karena penggunaan perawatan yang tidak sesuai atau melebihi manfaat yang menjadi haknya. Oleh karena itu, disarankan pada Tertanggung untuk secara bijak memilih rumah sakit dan kamar perawatan sesuai dengan haknya.
Pada SmartMed Cancer, plan dibedakan berdasarkan jumlah tempat tidur yang tersedia dalam Kamar Perawatan. Misalnya, jika Anda memilih Plan 1, maka pastikan Anda dirawat di Kamar Perawatan Standar 2 Tempat Tidur.
9. Apa yang dimaksud dengan Ekses Susulan?
Ekses susulan dapat terjadi pada transaksi yang menggunakan AdMedika karena:
 Selisih waktu antara pengajuan klaim reimbursement (penggantian klaim) dengan klaim dari RS Jaringan Allianz-AdMedika Individu.
 Penghitungan ulang biaya pelayanan kesehatan oleh Allianz berdasarkan dokumen klaim yang diterima dari RS Jaringan Allianz-AdMedika Individu.
 Bila terjadi kelebihan bayar dari Allianz, maka Tertanggung wajib membayar kelebihan biaya pelayanan kesehatan tersebut kepada Allianz secara sekaligus sesuai dengan tanggal yang ditentukan oleh Allianz.
 Bila terjadi kekurangan bayar dari Allianz, maka Allianz akan membayarkan kekurangan tersebut kepada Tertanggung secara sekaligus.

10. Apa yang dimaksud dengan penyesuaian Prorate?
Penyesuaian prorate akan diterapkan pada semua Manfaat jika Tertanggung memilih kamar perawatan dengan nilai yang lebih tinggi daripada Plan Tertanggung. Berikut adalah cara perhitungan penggantian biaya perawatan secara prorata, yaitu:

hak kamar rs.PNG

Contoh Kasus:
Plan SmartMed Cancer:
 Plan 1 (Kamar Perawatan dengan 2 tempat tidur)
 Rawat inap untuk perawatan kanker di RS Jaringan Allianz Admedika Individu, di mana harga kamar di RS tersebut adalah:

Kelas 1.PNG

hsl rumus.PNG

Total biaya yang dijamin Smartmed Cancer = Rp49.500.000

11. Apakah layanan Allianz Hospital Assistant (AHA) berlaku untuk SmartMed Cancer?
Selama Anda melakukan rawat inap di RS Jaringan Allianz-AdMedika Individu di Indonesia, petugas AHA akan mendampingi dengan cara menghubungi Anda secara personal melalui telepon seluler yang didaftarkan ke rumah sakit saat proses rawat inap.

Informasi yang diberikan adalah berhasil atau tidaknya proses administrasi, status penjaminan, dan berakhirnya masa rawat inap. Anda pun dapat menghubungi petugas AHA jika membutuhkan bantuan administratif lainnya.
12. Mengapa saya harus menghubungi Call Center Allianz-AdMedika sebelum melakukan perawatan kanker di luar negeri?
Kami memahami bahwa upaya penyembuhan kanker adalah fokus terpenting bagi Tertanggung dan keluarga. Oleh karena itu, demi kenyamanan dan kemudahan selama menjalani perawatan, AllianzAdMedika akan berkoordinasi dengan RS Jaringan Allianz-AdMedika Individu di luar negeri untuk memastikan Tertanggung mendapatkan pelayanan medis yang optimal.

Maka, hubungi Call Center Allianz-AdMedika paling lambat 5 hari kerja sebelum Anda melakukan perawatan medis luar negeri.

13. Di mana saya bisa mendapatkan informasi daftar RS Jaringan Allianz-AdMedika Individu?
MyGuide telah dilengkapi dengan booklet daftar RS Jaringan Allianz-AdMedika Individu. Anda juga bisa mendapatkan daftar terbaru di di http://www.allianz.co.id (menu Layanan – Customer Service – Daftar Rumah Sakit) atau hubungi Call Center Allianz-AdMedika.
14. Apakah pengobatan tradisional dijamin oleh Allianz?
Ya, selama berhubungan dengan perawatan pasca kanker dan sesuai dengan ketentuan berikut:
 Tertanggung dirawat oleh dokter yang memiliki izin mengeluarkan resep pengobatan tradisional di wilayah geografis praktiknya.
 Dilakukan oleh dokter atau pelaku pengobatan tradisional yang memiliki izin praktik resmi dari pemerintah sesuai wilayah praktiknya untuk praktik pengobatan tradisional.
 Tidak termasuk terapi metafisis.

15. Apakah anggota keluarga saya bisa mendapatkan konseling psikologis pasca perawatan kanker?
Ya, selama berhubungan dengan kanker yang diderita, Tertanggung dan anggota keluarga terdekat bisa mendapatkan konseling psikologis.
16. Apakah saya dapat memilih ahli diet untuk pasca perawatan kanker?
Ahli diet ditunjuk berdasarkan rekomendasi dokter dan memiliki izin praktik resmi dari pemerintah sesuai wilayah praktiknya.
17. Apakah yang harus dilakukan bila saya lupa membawa atau kehilangan Kartu Peserta Allianz, sementara Peserta harus dirawat inap?
 Jika Anda lupa membawa Kartu Peserta Allianz, Anda dapat melakukan pelayanan medis dengan mekanisme reimbursement (lihat pada halaman 6).
 Jika Kartu Peserta Hilang, Anda dapat membuat Kartu Peserta Allianz baru dengan menghubungi AHCS – Health Policy Management. Pembuatan kartu baru akan dikenai biaya administrasi Rp10 ribu dan memerlukan waktu selama 14 hari kerja untuk proses cetak ulang. Selama proses cetak ulang, Anda dapat melakukan pelayanan medis dengan mekanisme reimbursement.
18. Pada prosedur pembayaran reimbursement, Tertanggung harus melampirkan dokumen formulir klaim termasuk diagnosis dokter. Bagaimana bila Tertanggung lupa meminta diagnosis dokter?
 Diagnosis dokter merupakan hal penting untuk diverifikasi oleh Allianz. Oleh sebab itu, jika Tertanggung tidak melampirkan dokumen tersebut, cara yang dapat dilakukan oleh Tertanggung yaitu:

 Menghubungi bagian Rekam Medis/Medical Record pada RS/klinik tersebut untuk meminta diagnosis dokter yang akan diisi pada formulir yang tersedia di bagian rekam medis disertai dengan paraf/tanda tangan dokter pemeriksa.
 Kembali ke dokter, meminta diagnosis dituliskan di resume medis dan dilengkapi nama, tanda tangan,dan cap stempel dokter tersebut.
 Setelah Tertanggung melengkapi diagnosis dokter, kirimkan diagnosis tersebut dan Surat Pengembalian yang dikirimkan oleh Allianz ke Kantor Pusat Allianz.
 Allianz akan memproses klaim dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja sejak dokumen diterima secara lengkap di Kantor Allianz dan disetujui Allianz.
19. Bagaimana cara pengajuan Koordinasi Manfaat Asuransi (Coordination of Benefit/CoB)?
Pada CoB, Allianz hanya membayar perawatan medis dan/atau pengeluaran yang tidak ditanggung oleh asuransi lain dan Tertanggung wajib mengirimkan dokumen berikut ini kepada Allianz:
 Formulir Klaim Asuransi Kesehatan yang diisi dengan identitas lengkap dan ditandatangani oleh Tertanggung.
 Resume Medis yang ditandatangani dokter dengan stempel rumah sakit atau salinan yang dilegalisir.
 Surat asli selisih dan perincian biaya yang dibayarkan dan tidak dibayarkan yang dikeluarkan oleh asuransi kesehatan lainnya.
 Kuitansi asli selisih dan perincian biaya yang dibayarkan dan tidak dibayarkan.

Mau daftar asuransi dengan manfaat smartmed cancer? Segera hubungi saya,

Natanael,

HP/WA 08113436830


 

Advertisements

Santunan Harian Belum Cukup untuk Mengganti Biaya Sakit Kritis

Produk asuransi santunan harian (cash plan) menjadi sorotan di dunia asuransi karena patut diduga telah disalahgunakan oleh sejumlah nasabah untuk meraih keuntungan sesaat. (Baca di: Produk Cash Plan Rawan Penipuan)

Santunan Harian merupakan santunan asuransi yang memberikan uang tunai berdasarkan jumlah hari dirawat inap. Misalnya, nasabah memiliki asuransi yang memberikan santunan sebesar 1 juta per hari, lalu dia dirawat inap selama 5 hari, maka dia berhak mendapatkan uang 5 juta. Selain santunan untuk rawat inap, produk ini juga sering dilengkapi dengan santunan untuk pembedahan.

Produk asuransi santunan harian atau disebut juga cash plan, memiliki karakteristik bisa double claim dengan asuransi kesehatan lain yang dimiliki, dan cara klaimnya menggunakan sistem reimbursement (bayar dulu lalu ajukan klaim dengan melampirkan kuitansi legalisir dan resume medis).

Di Allianz, asuransi santunan harian tersedia sebagai rider pada produk Tapro Allisya Protection Plus dengan nama Flexicare Family.

Produk ini pada dasarnya berfungsi untuk menggantikan penghasilan yang hilang karena tidak bekerja selama dirawat inap, dan juga sebagai pelengkap asuransi kesehatan cashless yang dimiliki, karena biaya sakit bukan hanya biaya medis, tapi juga biaya nonmedis seperti makan orang yang jaga, pulsa, dan transportasi.

Namun, asuransi santunan harian itu belum cukup membantu membantu problem keuangan anda jika kejadiannya adalah penyakit kritis (Jantung, stroke, kanker, dll).

Contoh: ada orang kena kanker atau stroke dan membutuhkan biaya 1 miliar. Katakanlah dia dirawat dalam waktu yang cukup lama, misalnya 30 hari, dan santunan harian yang diambilnya cukup besar misalnya 1,5 juta per hari, maka dia hanya mendapatkan uang 45 juta.

Uang 45 juta belum cukup jika orang tersebut tiba-tiba terdiaknosa sakit kritis. Sakit kritis membutuhkan biaya besar.

Dalam kasus ini, dia wajib memiliki asuransi yang lebih kuat, yaitu asuransi penyakit kritis. Ambillah uang pertanggungan yang cukup besar, minimal 1 miliar, untuk mengantisipasi kondisi terburuk dalam hidup semacam terkena penyakit kritis.

Jadi, jika anda menginginkan asuransi santunan harian, itu baik-baik saja asalkan anda sudah memiliki asuransi kesehatan cashless dan asuransi penyakit kritis.

Dan sekarang ini, mengingat ada problem terkait moral hazard (niat) yang cukup serius dengan sejumlah orang yang mengambil asuransi santunan harian, saya tidak akan melayani permintaan asuransi santunan harian jika orang itu belum memiliki asuransi kesehatan dan penyakit kritis dengan nilai proteksi yang memadai.

Kepada setiap orang yang menginginkan asuransi santunan harian, jika dia belum memiliki asuransi kesehatan cashless dan penyakit kritis, saya akan menawarkan untuk juga mengambil dua jenis asuransi yang lebih penting ini.

Contoh ilustrasi seperti tergambar di bawah:

Ilustrasi Flexi dan HSC dan CI.PNG

Seorang pria usia 30 tahun, menyetor premi 2,5 juta per bulan untuk produk Tapro Allisya Protection Plus. Manfaat proteksi yang dia peroleh:

  1. Santunan harian (Flexicare) sebesar 1 juta per hari plus ada untuk pembedahan sesuai kategorinya.
  2. Perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis (CI100) sebesar 1 miliar
  3. Rawat inap cashless (HSC+) plan kamar 1 juta
  4. Perlindungan meninggal dunia sebesar 200 juta. UP jiwa harus ada karena merupakan produk dasar dari Tapro.

Tabel Flexicare 10 unit

Tabel Manfaat HSC 1000

Dengan manfaat produk yang lengkap seperti ini, jika dia kena sakit diare dan harus dirawat selama 5 hari, maka dia bisa menggunakan kartu cashless dari rider HSC+ dan setelah itu bisa mengklaim santunan harian sejumlah 5 juta (5 x 1 juta per hari) dari rider Flexicare.

Jika dia kena kanker sehingga harus dirawat inap lebih lama, plus harus operasi dan kemoterapi, maka dia bisa mengandalkan kartu cashless dari HSC+, lalu mendapat santunan harian dari rider Flexicare, dan yang lebih besar adalah uang 1 miliar dari rider CI100.

Saya tidak dapat membayangkan jika dia terkena kanker tapi hanya memiliki produk santunan harian (Flexicare), maka dia akan mengalami kesulitan keuangan yang sangat berat.

(Cerita diambil dari asuransi-santunan-harian-itu-uang-receh-jika-kejadiannya-penyakit-kritis/)

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Natanael Konsultan Asuransi Allianz/Agen berlisensi tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

85% Pasien Sakit Kanker Bangkrut karena Kehabisan Biaya Berobat

Tulisan ini bukan menakut-nakuti anda tetapi ini fakta di lapangan bahwa banyak penderita kanker yang bangkut karena kebabisan biaya berobat.

Hal ini seperti yang tertulis di harian Kompas berikut ini? gbr 5  A

Atau dengan kenyataan seperti yang terlihat di bawah ini?

resiko-1Tahukah anda bahwa penyakit kritis yang mungkin kita maupun salah satu anggota keluarga kita alami, pasti memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan kita? Dan tahukah anda bahwa hanya Asuransi Jiwa Allianz dengan manfaat penyakit kritis yang melindungi sampai usia anda mencapai 100 tahun, yang dapat menghindari anda dari risiko bangkrut karena terkena penyakit kritis?

Sebagai seorang manusia normal, tidak dapat dipungkiri, semua risiko ini pastilah menghantui setiap kita yang masih hidup, tidak peduli warga negara apa, suku dan ras apa, status sosial dan jabatan apa maupun keadaan ekonomi seperti apa.

Semuanya sama sama menghadapi risiko terkena penyakit kritis ataupun bahkan meninggal dunia oleh karena sakit penyakit maupun kecelakaan. Merupakan hal yang alamiah bahwa semua manusia yang masih hidup di dunia ini, suatu saat akan meninggal dunia. Tidak ada seorangpun yang dapat meramalkan kapan saat itu tiba.

Pertanyaannya adalah apakah anda siap apabila suatu saat anda dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa? Kemudian, apabila anda meninggalkan dunia ini, apa warisan yang akan anda tinggalkan kepada keluarga yang anda cintai di dunia ini agar mereka dapat melanjutkan hidup mereka secara layak kelak meskipun anda sudah tidak ada bersama sama dengan mereka?

Konsultasi lebih lanjut hubungi :

Agen Allianz berlisensi

Natanael

HP/WA 08113436830

natanael.allianz@gmail.com

 

Penyakit Kritis Apa Saja yang ditanggung Allianz?

brosur_allianzAsuransi Allianz memiliki 3 jenis rider/ manfaat penyakit kritis yang dapat ditambahkan di produk asuransi jiwa nya yaitu CI, CI+ dan CI100. Jika kita ingin mendapatkan pertanggungan atas kondisi penyakit kritis, maka kita tidak dapat hanya membeli manfaat penyakit kritisnya saja namun juga harus membeli asuransi jiwa Allianz sebagai produk dasar. Manfaat penyakit kritis bisa ditambahkan ke dalam produk asuransi jiwa dasar ini.

Misalnya, kita mau asuransi yang seperti apa, yang memberikan perlindungan apa saja, trus ingin premi nya berapa per bulan, berapa besar uang pertanggungan kematian atau sakit kritis yang kita inginkan jika terjadi klaim nanti.

Oleh sebab itu, produk asuransi Allianz yang akan dikupas dalam artikel ini akan berbeda beda antara nasabah yang satu dengan nasabah yang lain. Sebab kebutuhan setiap orang itu berbeda. Ada nasabah yang minta ke saya utk memaksimalkan manfaat asuransi jiwa nya saja tanpa perlu mengambil manfaat sakit kritis. Ada juga nasabah yang meminta utk dimaksimalkan manfaat penyakit kritis nya maupun manfaat cacat tetap totalnya. Ada juga nasabah yang hanya butuh asuransi jiwa yang besar disaat anak anak nya masih kecil sedangkan apabila jika anak anak nya sudah dewasa dan sudah bekerja, proteksi asuransi jiwa nya tidak perlu sebesar itu lagi seperti pada saat anaknya masih kecil.

Jadi beragam kebutuhan setiap orang mengakibatkan beragam pula kebutuhannya akan asuransi.

Manfaat penyakit kritis Allianz CI dan CI+ hampir mirip karena sama sama menanggung sebanyak 49 kondisi penyakit kritis. Sedangkan CI100 menanggung sebanyak 100 kondisi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis CI dan CI+ tidak memiliki survivor period (masa bertahan hidup) sehingga apabila seseorang terkena serangan jantung pertama dan kemudian langsung meninggal dunia di tempat, ahli waris dari si tertanggung akan mendapatkan uang santunan (UP) penyakit kritis ditambah dengan uang santunan (UP) kematian.

Sedangkan asuransi penyakit kritis CI100 memiliki survivor period (masa bertahan hidup) selama 7 hari sehingga ketika si tertanggung terdiagnosa salah satu 100 kondisi sakit kritis, dia mesti menunggu dan bertahan hidup selama 7 hari dahulu sebelum dia dapat melakukan klaim. Jadi masing masing dari produk manfaat penyakit kritis Allianz baik CI, CI+ maupun CI100, sama sama menawarkan beragam manfaat yang berbeda. Tergantung pada nasabah, mana yang dipilih sesuai dengan kebutuhannya masing masing.

Adapun 49 jenis penyakit kritis yang ditanggung oleh CI maupun CI+ Allianz adalah :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Demikian tulisan ini semoga dapat menjadi masukan bagi pembaca dan nasabah.

Konsultasi dan pendaftaran polis Allianz hubungi:

Natanael Agen Allianz Life

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Karakteristik Kanker, Jenis Sakit Kritis Yang Paling Sering Diklaim ke Allianz

  1. jantung,
  2. stroke,
  3. kanker,
  4. gagal ginjal,
  5. tumor otak jinak.

Di dalam tulisan ini akan dibahas satu persatu kriteria sakit kritis yang paling sering diklaim ke Allianz.

 

KANKER

#  Pada rider CI+ (49 sakit kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

KANKER

Penyakit yang ditandai adanya tumor ganas akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan menyebarnya sel tumor ganas serta invasi ke jaringan.  Diagnosa harus ditegakkan berdasarkan pemeriksaan jaringan dan didiagnosa oleh Oncologist atau Phatologist.

Penyakit-penyakit yang dikecualikan:

  1. Carsinoma in situ dan tumor yang secara histologi menggambarkan prekanker atau tidak invasif, termasuk dalam hal ini adalah carsinoma in situ payudara, Cervical dysplasia CIN 1, CIN 2, CIN 3.
  2. Hyperkeratoses, basal cell and squamous skin cancer, dan melanoma dengan ketebalan yang kurang dari 1.5mm Breslow, atau kurang dari Clark Level 3 kecuali ada bukti yang menunjukkan adanya penyebaran.
  3. Kanker kelenjar prostat yang berdasarkan pemeriksaan jaringan demikian juga dengan TNM klasifikasi T1a atau T1b atau kanker kelenjar prostat berdasarkan klasifikasi yang sama atau klasifikasi Lesser, T1N0M0 Pappilary microcarcinoma kantung kemih, dan Chronic Lymphocytic Leukimia kurang dari RAI stage 3, dan
  4. Semua tumor yang disebabkan karena infeksi HIV
  5. Termasuk adalah leukimia (selain lymphotic leukimia), tumor ganas semua orga tubuh kecuali semua tumor kulit (selain melanoma malignum) dan tumor jinak dan kanker stadium insitu tidak diasuransikan dalam ta’awuni ini.

 

#  Pada rider CI100 (100 kondisi kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

EARLY CI

KARSINOMA IN SITU

Karsinoma in situ pada organ tertentu

Karsinoma in situ yang ditanggung adalah yang terjadi pada organ berikut:  payudara, rahim, tuba falopi, vulva, vagina, leher rahim, usus besar (colon), rektum, penis, testis, paru-paru, perut, nasofaring atau kandung kemih.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

Diagnosis klinis atau klasifikasi Cervical Intraephitelial Neoplasia (CIN) dengan laporan CIN I, CIN II, CIN III (displasia hebat tanpa carcinoma in situ) tidak memenuhi persyaratan klaim dan dikecualikan.  Karsinoma in situ dari sistem saluran empedu juga dikecualikan.

Kanker Prostat tahap awal

Kanker Prostat yang secara histologis dijelaskan menggunakan klasifikasi TNM sebagai T1a atau T1b atau kanker prostat yang menggunakan klasifikasi lain yang setara.

Kanker tiroid tahap Awal

Kanker Tiroid yang secara histologis dijelaskan menngunakan klasifikasi TNM sebagai T1N0M0 mikrokarsinoma papilari tiroid yang diameternya kurang dari 1 cm.

Kanker Kandung Kemih Tahap Awal

Mikrokarsinoma papilari pada kandung kemih (Ta)

Leukimia Limfositik Kronis Tahap Awal

Leukimia Limfositik Kronis (Crhonic Lymphotic leukaemia (CLL)) RAI stadium 1 atau 2.  CLL RAI stadium 0 atau lebih rendah dikecualikan.

Melanoma Tahap Awal

Melanoma invasive dengan ketebalan Breslow kurang dari 1.5mm, atau kurang dari Clastk Level 3.  Melanoma invasive yang secara histologis dideskripsikan sebagai  “in-situ” dikecualikan.

INTERMEDIATE CRITICAL ILLNESS

KARSINOMA IN SITU DAN KANKER TAHAP AWAL PADA ORGAN TERTENTU YANG DILAKUKAN PEMBEDAHAN RADIKAL

Dilakukan pembedahan radikal untuk meminimalisir penyebaran keganasan di organ tertentu tersebut yang dinyatakan sebagai kondisi yang diperlukan secara medis.  “Pembedahan Radikal” disini didefenisikan (kecuali ditentukan lain) sebagai pembuangan menyeluruh dan tuntas dari salah satu organ berikut: payudara (mastectomy), prostat (prostectomy), rahim (hysterectomy), indung telur (oopherectomy), tuba falopi (salpingectomy), usus besar (colectomy sebagian dengan end to end anastomosis) atau lambung (gasterectomy sebgaian dengan end to end anastomosis).

Diagnosa karsinoma in situ harus selalu ditegakkan berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan dan didukung oleh hasil biopsi dari organ yang diangkat.  Diagonsis klinis saja tidak memenuhi standar ini.

Kanker prostat tahap awal yang secara histologik digambarkan sebagai T1a atau T1b dengan penggolongan TNM atau yang digolongkan dengan klasifikasi lain yang setara jika sudah dilakukan prostatectomy radikal.  Semua tingkat cervical intraephitelial neoplasia (CIN) dan prostatic intraephitelial neoplasia (PIN) secara khusu dikecualikan.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

ADVANCED CRITICAL ILLNESS

KANKER  (kondisi seperti pada rider 49 sakit kritis)

CATASTROPHIC CI

KANKER DENGAN METASTASIS

Semua tumor ganas dengan metastasis/penyebaran jauh sesuai stadium IV AJCC dan tumor otak glioma stadium III/IV WHO.  Penyebaran yang hanya ke kelenjar getah bening dikecualikan.  Diagnosis keganasan harus dikonfirmasi oleh bukti histologis.  Semua tumor yang berhubungan dengan/disebabkan infeksi HIV dikecualikan.

Info lebih lanjut dan pendaftaran polis Allianz dgn Asuransi Sakit Kritis hubungi;

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya

HP/WA: 08113436830

 

Sumber; kanker-jenis-sakit-kritis-yang-paling-sering-diklaim-ke-allianz-ini-karakteristiknya/

Apakah Penyakit Jantung, Kanker, Stroke dan Gagal Ginjal adalah Penyakit Keturunan?

 

Jantung:  Apakah penyakit jantung adalah penyakit keturunan?

Penyakit jantung koroner terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah di jantung koroner. Jika pasokan darah ke jantung terhenti akibat tersumbatnya pembuluh darah koroner, maka dapat mengakibatkan serangan jantung, dan kematian.

Faktor-faktor utama yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner adalah merokok, tekanan darah tinggi, kadar kolestrol tinggi dalam darah, kurangnya berolahraga, dan asupan kemak jenuh serta lemak trans dari makanan.

Meski demikian, riwayat keluarga yang terkena penyakit jantung koroner juga dapat menjadi faktor risiko yang memungkinkan kita juga terkena serangan jantung. Dari keluarga, kita bisa mewarisi gen pendukung penyakit jantung, misalnya produksi kolestrol dalam tubuh yang sudah tinggi atau kita mewarisi gaya hidup yang kurang sehat dari keluarga.

Kita perlu waspada jika ayah kita di bawah usia 55 tahun dan ibu kita di bawah 65 tahun terkena serangan jantung, karena itu berarti kita berpeluang besar mengalami hal yang sama. Menurut American Journal of Preventive Medicine, peluang yang kita peroleh sekitar 1,5 sampai 2 kali lebih besar dibandingkan teman kita yang tidak memiliki riwayat keluarga penyakit jantung.

Meski ada benarnya bahwa penyakit jantung koroner itu penyakit turunan, namun kita bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung dengan menerapkan gaya hidup sehat sedini mungkin. (Nutrifood Research Center dalam “Buka Fakta 101 Mitos Kesehatan”. Penerbit: Gramedia Pustaka Utama)

sumber

 

Kanker:  Apakah kanker adalah penyakit keturunan?

Menurut dr Zubairi Djoerban, spesialis penyakit dalam dan guru besar FKUI, kanker payudara seperti juga kanker yang lain, bukan penyakit yang menular ataupun penyakit keturunan. Kendati begitu, sekitar tujuh persen, jadi hanya sebagian kecil kanker payudara, memang diturunkan dalam keluarga.

kata Zubairi, kanker payudara bisa dicegah. Kecuali bila ada kakak atau adik kandung (first degree relative) yang terkena kanker payudara juga, maka risiko terkena penyakit yang sama menjadi meningkat sekali, artinya sekitar 80 persen kemungkinan mengalami kanker payudara.

Bila dua anggota keluarga terdekat terkena kanker payudara, Zubairi menyarankan agar seorang wanita juga memeriksakan darahnya, apakah ada mutasi gen BRCA-1 dan BRCA-2. Mutasi genetik tersebut menandakan kemungkinan terkena kanker payudara di kemudian hari menjadi sekitar 80 persen. Pemeriksaan mutasi genetik BRCA-1 dan BRCA-2 saat ini sudah bisa dikerjakan di RS Kanker Dharmais.  (sumber)

Dari doktersehat.com, Para peneliti menyimpulkan bahwa seseorang berisiko terkena kanker apabila orangtuanya menderita kanker di usia muda maupun sudah usia lanjut.

Berdasarkan penelitian yang melibatkan 8 juta orang beserta orangtuanya menunjukkan beberapa jenis kanker yang dapat diturunkan orangtua kepada anaknya antara lain, kanker kulit sebanyak 3,5%, kanker paru-paru sebanyak 5%, kanker payudara sebanyak 8,8%, kanker prostat sebanyak 30,1%, kanker non-Hodgkin lymphoma sebanyak 1,6%, kanker kulit melanoma sebanyak 4,6%, kanker kandung kemih sebanyak 2,8%, dan kanker kolon sebanyak 6,4%.

Para peneliti juga menemukan bahwa sekitar 35 – 81 persen kanker yang diderita orangtua terjadi pada usia 69 tahun. Jenis kankernya antara lain kanker prostat sebanyak 75%, kanker paru-paru sebanyak 59%, kanker kulit sebanyak 81%, kanker kulit melanoma sebanyak 35%, kanker kolon sebanyak 59%, kanker kandung kemih sebanyak 62%, kanker payudara sebanyak 41%, dan kanker non-Hodgkin lymphoma sebanyak 54%.

Menurut para peneliti risiko kanker kemungkinan besar disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik. Belum ada faktor non genetik yang dapat meningkatkan resiko kanker pada anak ketika orangtua diagnosis terkena kanker.

 

Stroke:  Apakah stroke adalah penyakit keturunan?

Stroke (penyakit serebrovaskuler) adalah kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Stroke bisa berupa iskemik (sumbatan) maupun perdarahan (hemoragik).

Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah. Pada stroke hemoragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi.

Orang yang berisiko tinggi mendapat serangan stroke antara lain :

  • Penderita tekanan darah tinggi, dimana tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg Penderita kolesterol tinggi
  • Penderita gula darah (diabetes mellitus)
  • Perokok
  • Penderita atrial fibrilation
  • Obesitas
  • Tidak pernah berolah raga
  • Terdapat riwayat stroke pada keluarga
  • Pernah mengalami serangan stroke sebelumnya

sumber

Dari yastroki.co.id,  Para ahli kesehatan meyakini, ada hubungan antara risiko stroke dengan faktor keturunan, walaupun tidak secara langsung. Pada keluarga yang banyak anggotanya menderita stroke, kewaspadaan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan stroke harus lebih ditingkatkan.

Dari kompasiana.com,  Menurut medis, stroke memang ada yang disebabkan karena keturunan, dimana ketika salah satu orang tua atau bagian keluarga terkena stroke maka dimungkinkan mengalami penyakit yang sama.

Gagal Ginjal:  Apakah gagal ginjal adalah penyakit keturunan?

Gagal ginjal berarti fungsi ginjal sudah sedemikian terganggunya sehingga diperlukan hemodialisa (HD) rutin atau transplantasi ginjal untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak.  Gagal ginjal tidak secara langsung diturunkan oleh keluarga, namun beberapa kondisi penyakit seperti Diabetes Mellitus (sakit gula), Hipertensi (darah tinggi) serta pola hidup Anda yang akan menentukan kondisi ginjal Anda kelak.

 

2.  POLA MAKAN DAN GAYA HIDUP

Jantung

Faktor-faktor utama yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner adalah merokok, tekanan darah tinggi, kadar kolestrol tinggi dalam darah, kurangnya berolahraga, dan asupan kemak jenuh serta lemak trans dari makanan.  (sumber)

Kanker

Menurut dr Zubairi Djoerban, spesialis penyakit dalam dan guru besar FKUI, hanya sebagian kecil kanker payudara, memang diturunkan dalam keluarga.  Namun, tidak berarti pula kita bisa santai-santai saja. Zubairi menyarankan agar kita tetap memperbaiki gaya hidup dan segera beralih ke gaya hidup sehat. Ada beberapa gaya hidup yang memudahkan munculnya kanker payudara, yaitu makanan tinggi lemak, merokok, dan konsumsi alkohol. Jadi batasilah konsumsi lemak seperti makanan berlemak, sop buntut, susu full-cream, es krim, sampai jeroan. Hindari pula rokok dan kebiasaan menenggak alkohol.  (sumber)

Bagi Anda yang memiliki keturunan terkena kanker dari orangtua, sebaiknya perhatikan pola hidup Anda, jangan sampai gaya hidup yang tidak sehat malah akan meningkatkan risiko Anda terkena kanker. (sumber)

Stroke

Banyaknya kasus stroke dalam keluarga Anda mungkin lebih disebabkan faktor pola makan, gaya hidup, dan watak yang hampir sama. Makanan bersantan asal tidak berlebihan sebetulnya tidak berbahaya.   Namun jika setiap hari mengonsumsi makanan berlemak, terutama lemak hewani dalam jumlah berlebihan, apalagi kurang makan sayur dan buah-buahan segar, tentu akan meningkatkan risiko stroke. Cepat marah, panik, dan stres, apalagi perokok, kurang olah raga, berat badan berlebih dan kurang tidur akan melipat gandakan kemungkinan Anda terkena stroke.  (sumber)

Menurut medis, stroke memang ada yang disebabkan karena keturunan, dimana ketika salah satu orang tua atau bagian keluarga terkena stroke maka dimungkinkan mengalami penyakit yang sama. Meskipun ada faktor lain yang melingkupinya salah satunya adalah faktor konsumsi yakni seseorang yang terkena stroke diawali oleh kebiasaan buruk ketika mengkonsumsi makanan, selalu makan makanan berminyak, berlemak jenuh tinggi dan kurangnya makanan sayur. Akibatnya terjadi penyumbatan pada pembuluh darah yang lambat laun terjadi melemahnya proses aliran darah dalam tubuh akibat penyumbatan tersebut yang berujung pada tekanan darah yang tinggi. Akibatnya organ pada otak mengalami disfungsi dan berujung kematian fungsi secara permanen.

Selain faktor makanan yang memicu percepatan gejala stroke, faktor pola hidup yang tidak sehat juga menjadi faktor penting timbulnya gejala stroke. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang yang bukan keturunan keluarga yang memiliki penyakit stroke tapi karena pola hidup yang buruk mengakibatkan dirinya terkena penyakit yang berbahaya ini. (sumber)

Gagal Ginjal

Faktor penyebab terjadinya gagal ginjal:
  • Dehidrasi
  • Diabetes
  • Hipertendi
  • Ginjal Polistik
  • Glomerulonefritis
  • Refluks Nefropati
  • Konsumsi obat berlebihan
  • Serangan Jantung
  • Gangguan fungsi hati

Kebiasaan gaya hidup sehat menjadi salah satu hal penting untuk menjaga kesehatan ginjal.  Pola hidup sehat untuk mengendalikan penyebab gagal ginjal menjadi langkah paling penting untuk mencegah gagal ginjal.  (sumber)

3.  BIG IS BEAUTIFUL

Poin ini sebenarnya juga termasuk dalam poin ke2, yaitu gaya hidup dan pola makan.  Kegemukan bukanlah keturunan atau proses instan.  Yang sebenarnya diturunkan bukanlah “kegemukan”nya, melainkan pola makannya.  Bila dalam suatu keluarga, orangtuanya terbiasa dengan pola makan cepat saji, maka secara otomatis anaknya pun akan mengikuti pola makan tersebut.  Kegemukan terjadi akibat pola makan yang tidak sehat, yang terjadi secara terus-menerus selama bertahun-tahun.   Kegemukan harus diwaspadai karena merupakan sumber dari berbagai macam penyakit.

Ada yang berpendapat bahwa “tidak apa gemuk, yang penting sehat”.  Yang dimaksud sehat disini, mungkin adalah karena Anda masih bisa beraktifitas rutin ya?  Coba sesekali Anda cek kondisi “organ dalam” Anda.  Cari tau:  kadar lemak, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, fungsi hati, fungsi ginjal, dll.  Bila hasil laboratorium banyak tercetak bintang merah, artinya Anda harus mengubah pola makan menjadi lebih sehat sekarang juga.  Karena bisa jadi, saat ini Anda masih sehat karena banyaknya tumpukan lemak yang menutup organ dalam Anda.  Sehingga, bila terjadi “sesuatu kesalahan kecil” pada organ dalam, maka sulit terdeteksi adanya sinyal dari tubuh Anda terhadap hal yang tidak beres.  Organ dalam Anda menjadi tidak responsif karena tertutup lemak.  Respon baru terasa setelah terjadi “kesalahan besar” yang membuat Anda baru diketahui sudah dalam kondisi parah.

 

4.  SAKIT KRITIS BISA JUGA TERJADI PADA USIA MUDA

Fakta bahwa ternyata saat ini penyakit kritis tidak hanya terjadi pada usia senja, melainkan juga bisa terjadi pada usia muda.  Dari gaya hidup serba instan dan tidak beraturan saat ini, akibat tuntutan produktifitas kerja yang tinggi.  Ditunjang dengan kemudahan mendapatkan makanan cepat saji dimana-mana dan pola makan yang kurang sehat, bisa menyebabkan terjadinya penyakit kritis.

Beberapa contoh kasus sakit kritis usia muda:

  • Penyakit jantung pada penyanyi muda Mike Mohede, 32 tahun (sumber)
  • Serangan jantung pada comica Dodit Mulyanto, 25 tahun (sumber)
  • Meningitis pada artis Olga Syahputra, 32 tahun (sumber)
  • Kanker Serviks pada artis Julia Perez, 35 tahun (sumber)
  • Kanker payudara pada penyanyi Andien, saat kelas 2 SMA (sumber)

dan masih banyak lagi yang bisa Anda search via google.

 

5.  Rasanya sudah terapkan pola hidup sehat, pola makan sehat berimbang, rajin olahraga, tidak merokok, kenapa harus punya asuransi sakit kritis?

Semua skenario hidup, kita tidak tau akan bagaimana.  Alhamdulillah, jika kita sudah menerapkan pola hidup sehat seperti itu.  Artinya kita berupaya untuk menghindari resiko buruk kesehatan.

Pertanyaannya:

  • Bagaimana dengan orang di sekitar kita? 
  • Apakah mereka sudah melakukan upaya sehat yang sama seperti kita, atau bahkan jauh lebih baik daripada kita?
  • Bagaimana jika kita tidak merokok, tapi orang-orang di sekitar kita merokok? 
  • Bagaimana jika kita misalnya sudah menjaga lingkungan agar bersih dan sehat, tapi tetangga kita masih juga tidak menutup genangan air bersih yang akibatkan nyamuk DB?
  • Bagaimana jika kita sudah menutup mulut saat bersin dan batuk, tapi orang disekitar kita tidak?

Sebaik-baik kita berusaha, pengaruh lingkungan bisa jadi merupakan penyebabnya.  Kita tidak pernah tau…

Berikut bukti beberapa nasabah dengan pola hidup sehat, ternyata belum menjamin kita bebas dari resikonya.  Lengkapnya klik DISINI.

Jadi, kapan harus punya asuransi sakit kritis?

Apabila saat ini Anda masih muda, masih sehat, dan belum butuh asuransi, tapi:

  1. Ada riwayat penyakit kritis yang dialami keluarga inti Anda
  2. Gaya hidup Anda serba instan dan tidak teratur
  3. Pola makan Anda sembangan
  4. Mengalami obesitas ataupun tidak

Maka, SEKARANG adalah saat yang TEPAT bagi Anda untuk membeli asuransi sakit kritis.

Membeli asuransi sakit kritis haruslah saat Anda belum membutuhkannya.  Karena perusahaan asuransi pasti akan menerima permohonan asuransi sakit kritis yang Anda ajukan.

Bila sakit kritis sudah terjadi, sudah pasti Anda sangat membutuhkan asuransi.  Hanya saja, perusahaan asuransi sudah pasti tidak akan menerima pengajuan Anda.

Saat ini, di Allianz Syariah, Anda bisa mendapatkan pertanggungan sakit kritis sebesar 1 Miliar hanya dengan premi 500 ribu perbulan (pria 30 tahun) atau 550 ribu perbulan (wanita 30 tahun).  Anda boleh keliling dulu untuk minta ilustrasi dari perusahaan asuransi lain.  Terakhir, langsung kontak saya untuk mendapatkan ilustrasi sebagai pembanding terakhirnya.  Saya jamin, Allianz Syariah memberikan premi yang lebih murah untuk mendapatkan UP sakit kritis 1 Miliar.

Buktikan ilustrasinya, hubungi: Natanael Agen Allianz Berlisensi. HP/WA 08113436830

 

Artikel disadur dari : kapan-harus-punya-asuransi-sakit-kritis/

Berkaca dari Pengalaman Para Artis Saat Menghadapi Sakit Kritis

foto-5-artis

Berapa sebenarnya biaya pengobatan penyakit kritis seperti kanker, jantung, stroke, dan gagal ginjal?

Tergantung penyakitnya apa, seberapa parah kondisinya, dan di rumah sakit apa berobatnya. Tapi yang pasti sangat besar, bahkan bisa bikin bangkrut. Selain itu, penyakit kritis bisa mengurangi produktivitas sehingga penghasilan pun berkurang bahkan hilang.

Jika melihat pengalaman para artis terkenal yang pernah mengalami penyakit kritis, biayanya ternyata bisa sampai miliaran. Bahkan banyak di antaranya yang mengalami kebangkrutan. Padahal sebagai artis terkenal dengan bayaran yang mahal, mereka mestinya banyak uang. Tapi uang yang banyak itu pun ternyata masih kurang.

Mohon maaf kepada para artis yang namanya disebutkan di sini. Saya tidak bermaksud buruk, hanya untuk ambil hikmahnya saja (penulis). 

Chrisye: Lebih dari 1 Miliar

biaya-chrisye

Franky Sahilatua: Lebih dari 1 Miliar

biaya-franky

Gugun Gondrong: Lebih dari 1,2 Miliar

biaya-gugun-gondrong

Jupe: Jual Rumah 2,9 M dan Saldo ATM 37 Ribu

biaya-jupe-1

biaya-jupe-2

Olga Syahputra: Habis 80 Miliar?

biaya-olga-1

Solusi

Nah, apakah saat ini anda sudah punya uang tunai miliaran rupiah di rekening anda?

Jika sudah punya, apakah rela jika diserahkan begitu saja ke pemilik rumah sakit?

Jika belum, bagaimana cara anda akan mengatasi masalah ini?

Jangan khawatir. Kami punya solusinya. Syarat: ambil selagi sehat dan punya uang.

  1. Untuk antisipasi tagihan rumah sakit, pilih Smartmed Premier, askes sesuai tagihan dengan limit 6 miliar.
  2. Untuk antisipasi biaya hidup dan kehilangan penghasilan, pilih Rider CI+ dan atau Rider CI100 pada unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Jangan tanggung-tanggung, ambil uang pertanggungan miliaran.

Hubungi saya untuk konsultasi GRATIS.

Agen Asuransi Allianz Life

Natanael

HP: 08113436830 (WA/Call)

email: natanael.allianz@gmail.com / natanael.albertus@gmail.com

 

Sumber: berapa-biaya-penyakit-kritis-berkaca-dari-pengalaman-para-artis