Tag Archives: kesaksian klaim asuransi allianz

Resiko Menunda Asuransi: Sebuah Kisah Nyata

(Video dan tulisan ini di ambil dari blog myallisya.com)

Seorang leader asuransi di Palangkaraya. Penanya di acara ini adalah Pak Didik sendiri. 

Tanya:

Pak Tung, saya Didik dari Palangkaraya. Saya datang khusus datang untuk acara ini. Kebetulan saya di bidang asuransi, saya sering bertemu nasabah-nasabah yang dia tahu persis sebenarnya asuransi itu penting, dia tahu biaya kesehatan itu mahal, tapi menunda-nunda, nanti ya nanti ya. Ada saran gak dari Bapak untuk kami yang bekerja di bidang asuransi, apa yang bisa kami sampaikan kepada para nasabah yang sebenarnya sangat tahu tentang pentingnya asuransi?

Jawab dari Bapak Tung Desem Waringin:

Begini bapak-ibu, kalau ini saya ingat kisah pribadi saya. Saya dulu juga menunda-nunda asuransi. Ternyata begini, orang menunda karena dia merasa untungnya buat dia tidak jelas. Saya untungnya apa, saya kan asuransi keluar terus nih. Lalu untungnya apa? Nanti kalau mati, kan gak enak.

Tapi satu hari saya gabung asuransi karena agen asuransinya sakti mandraguna. Pada waktu itu saya tunda tunda, tapi orangnya ulet sekali. Padahal telepon sudah saya persulit, tetap dia datang lagi. Dia tanya kapan saya kosong, wah saya tidak tahu kosongnya kapan. Satu hari dia nongol di rumah saya, wah ini mesti karyawan saya yang bocorin. Saya bilang, sori ya sekarang ini waktu untuk keluarga. Dia tetep oke, tetep baik, dia tangguh.

Dan karena saya gak enak hati, lama-lama saya nerima juga. Saya heran. Saya itu kalau ada orang yang dahsyat tangguh, saya jadi kepengen tahu kenapa kok tangguh. Kenapa sih, kalau orang lain saya tolak satu kali dua kali, anda terus menerus dahsyat luar biasa?

Dia langsung cerita. Pak Tung, saya dulu juga gak setangguh ini. Tapi hari ini saya tangguh karena kenapa?  Satu hari pada waktu saya mau nawarkan asuransi juga, hampir close, saya merasa bahwa orang ini penting, bahwa dia harus punya asuransi, ternyata orang ini sibuk jadi gak bisa ketemu. Pada waktu itu sudah hampir ya, tapi dia sibuk lagi dan sibuk lagi. Akhirnya saya merasa gak enak hati, saya jadi lupa untuk tangguh, saya gembos, saya pikir nanti kalau butuh dia akan telpon sendiri, dan ini orang adalah saudara saya.

Ternyata dia tabrakan dan meninggal dunia. Ini sodara pak. Waktu saya datang, saya kecewa pak. Saya nangis lebih kenceng dari istrinya. Kenapa? Karena saya datang hanya membawa ucapan duka dan bunga doang. Mestinya saya datang harus ngasih dia 2 miliar.

Mulai hari itu saya janji pada diri saya sendiri, bahwa kalau saya merasa bahwa yang saya jual ini penting, saya harus sungguh-sungguh, saya tidak mau menunda-nunda, saya akan ketemu, kalau akhirnya dia nolak ya terserah dia. Akan saya usahakan terus, akan saya uber, karena saya tahu bahwa ini penting untuk dia. Nah, kalau saya melihat Pak Tung, Pak Tung ini mirip saudara saya.

Cilaka gak bapak ibu?

Ternyata begini lho bapak ibu. Orang menunda karena tidak jelas untungnya tidak tahu ruginya. Ketika orang tahu ruginya, aduh kalau aku nunda-nunda, something happen, mestinya anak istri saya bisa menerima banyak ternyata enggak, itu sangat painful.

Manusia itu otaknya mencari nikmat menghindari sengsara. Kalau tidak jelas nikmatnya, actionnya (pun tertunda). Tapi sayangnya 80% motivasi datang karena menghindari sengsara. Oo kalau anda gini dapat sekian sekian, anda gak peduli. Tapi kalau mendadak anda meninggal, keluarga anda gak dapat apa-apa cuma dapat karangan bunga, lha itu bapak-ibu. Langsung saya eksekusi, sini mana tanda tangan!

Kisah dari Bpk Tung Desem semoga dapat menjadi hikmah bagi kita agen asuransi dan juga para pembaca yang belum ikut asuransi untuk keluarganya.

Untuk konsultasi mengenai asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz ASN tinggal di Surabaya- Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Advertisements

Hanya dalam Waktu 3 Hari, Allianz Life Bayar Klaim Meninggal Julia Perez 733 Juta

 

Klaim Jupe

Julie Perez alias Jupe meninggal dunia pada 10 Juni 2017 di RS Cipto Mangunkusumo, setelah berjuang selama 3 tahun melawan penyakit kanker serviks. Tiga hari setelah itu, klaimnya langsung dibayar oleh Allianz sebesar 733 jutaan.

Jupe adalah pemilik polis asuransi jiwa dan penyakit kritis di Allianz. Sebelumnya pada bulan Juni 2015 diberitakan bahwa klaim penyakit kritisnya telah dibayar oleh Allianz dengan jumlah yang tidak disebutkan.

Tentang hal ini, Jupe pernah berkata, “Kalau tahu akan sakit maka saya akan memilih uang pertanggungan Rp 3 atau 5 miliar sejak awal, daripada harus berhutang sana-sini saat saya sakit kemarin. asuransi ini adalah bentuk cinta terhadap diri kita. Namun ternyata saya terlalu pelit dengan diri sendiri.”

Jupe Jangan Pelit thd Diri Sendiri.jpeg

Kita bisa menduga nilai klaim polis yang diterima Jupe dan keluarganya tidak sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan selama tiga tahun terakhir ini.

Satu pelajaran yang bisa diambil, punya polis asuransi saja belum cukup. Pastikan polis asuransi anda memiliki manfaat proteksi penyakit kritis, dan pada saat yang sama uang pertanggungannya harus cukup besar untuk menanggulangi segala biaya yang timbul, baik biaya medis maupun nonmedis (contoh: kehilangan produktivitas dan penghasilan).

Apakah anda menyadari bahwa penyakit kritis seperti dialami Jupe bisa terjadi pada siapa saja?

Jika ya, segera lengkapi polis anda dengan asuransi penyakit kritis dari Allianz.

Asuransi penyakit kritis adalah asuransi yang memberikan uang tunai sejumlah yang dijanjikan ketika seseorang mengalami salah satu penyakit kritis.

 

Info pendaftaran polis Allianz hubungi: Natanael 08113436830

 

sumber: allianz-life-bayar-klaim-meninggal-julia-perez-733-juta-dalam-waktu-3-hari/

Cerita Nyata Klaim Sakit Kritis Allianz

Berikut dibawah ini adalah cerita bukti nyata yang ingin saya bagikan kepada orang orang bahwa inilah nasib seseorang yang susah payah membayar premi di Allianz! Kesaksian klaim sakit kritis dibawah ini adalah salah satu nasabah Allianz dari seorang leader Allianz, Bapak Yogie Soedira.

WAKTUNYA BERBALAS KEBAIKAN. KLAIM SAKIT KRITIS.

Saat dia menjadi nasabah saya yg kedua tahun tahun 2006, sy bersyukur Karena Allah swt menurunkan berkah bantuannya melalui Tangannya.
Waktu itu tahun 2006 hampir 1 Milyar beliau membayarkan sejumlah premi & Top Up nya dgn Uang Pertanggungan 2 Milyar & Sakit Kritis 1 Milyar & juga dlm uang Dollar dg Pertanggungan 10,000 USD DIPERCAYAKAN kepada SAYA & Allianz.

Dari beliau lah rezeki Allah mengalir kepada saya untuk MENYEKOLAHKAN Anak saya yg pertama, Sekaligus dapat menjadi modal untuk MEMBELI RUMAH PERTAMA saya.
Sungguh saya berterima kasih kepada Beliau & Keluarga karena telah memberikan KESEMPATAN kpd Saya utk bisa BERHASIL di Bisnis Asuransi ini.

Ketika Tahun 2013, suatu saat Dada beliau merasa sesak, dan setelah di Diagnosa oleh Dokter, ternyata ada penyempitan Pembuluh Darah Itama di Jantung sebesar lebih dari 60%, Maka sy sebagai Agennya membantu Claim atas Angioplasty sebesar 10% dari 1 Milyar sebesar 100 juta & beliau dapat Operasi Pasang Ring di Singapore.

2 Tahun setelah itu, di Bulan Agustus 2015, Beliau merasakan Sakit lagi di Dada, setelah di Diagnosa. Ternyata Beliau di Diagnosa oleh Dokter Kanker Payudara Stadium IV. Sungguh bukan satu hal yg diInginkan oleh Beliau & Keluarga, Namun semua itu tidak bisa dihindarkan.

Setelah melalui sejumlah Pengobatan Awal, di Desember Akhir Allah swt memanggilnya saat Beliau beberapa hari lagi mau Berulang Tahun. Sungguh suatu hal yg BERAT bagi keluarganya.

Setelah saya memberikan waktu kepada Keluarga utk berduka, di bulan Januari pertengahan. Saya mengajukan Klaim atas penyakit kritis sebesar 900 juta lagi & Klaim MENINGGAL sebesar 2 Milyar & 10.000 USD.

Alhamdulillah semua klaim memenuhi syarat & disetujui dg TOTAL Klaim 3,4 MILYAR kepada Ahli Warisnya dan saya bersyukur dari Asuransi yg Beliau beli dari beberapa Asuransi & Bancassurance. Ternyata Nilai yg paling Signifikan dan paling besar adalah ASURANSI ALLIANZ yg Beliau beli dari Saya dan Saya bangga telah memberikan uang pertanggungan yg besar kepada nasabah saya.

Terima kasih atas Kebaikan Ibu yg Telah membuat perubahan Dalam hidup saya sebagai agen asuransi Allianz dan Inilah KEBAIKAN yg dapat Saya BERIKAN kpd KELUARGA ibu Tercinta.

Semoga lewat cerita ini, anda bisa bagikan kepada orang orang yang anda cintai. Seperti : teman, tetangga dan saudara. Bahwa memiliki uang pertanggungan asuransi yang besar, sangat diperlukan! Karena jika tidak, keluarga yang kita tinggalkan, akanlah sangat menderita dan menjadi bingung, karena penghasilan seorang kepala keluarga menjadi hilang.

Dari sini dapatlah kita pelajari, bahwa membeli polis asuransi, bukanlah untuk diri kita, tapi kita membeli, karena kita mencintai keluarga kita, kita tidak ingin ketika sewaktu waktu meninggalkan keluarga yang kita sayangi, mereka menderita karena ketidakberdayanya kita.

Sudah cukupkah perlindungan asuransi anda saat ini?

Ingin konsultasi dan mendaftar asuransi sakit kritis? Hubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

 

sumber: Kesaksian Klaim Sakit Kritis