Tag Archives: pendataran asuransi sakit kritis Allianz

Cara Mengantisipasi Biaya Pengobatan Sakit Jantung (Bercermin dari Kisah Pengalaman Serangan Jantung Bapak Edo)

Saya akan mengulas kisah Bapak Edo yang merupakan seorang dokter. Beliau mengalami serangan jantung.

JAKARTA, KOMPAS.com – Serangan jantung sering kali tidak disadari dan dianggap penyakit biasa. Seperti yang dialami Oenedo Gumarang atau yang akrab disapa Edo pada tiga tahun lalu. Hari itu, saat sedang asyik bernyanyi dan berkumpul dengan teman-temannya, tiba-tiba Edo merasa nyeri di perut, seperti sakit mag.

Perut terasa panas yang menjalar hingga ke dada. Ia juga berkeringat. Saat itu, Edo yang sudah menginjak usia 57 tahun itu tak mengkhawatirkan apapun. Ia merasa tenang saja, istirahat, dan minum air putih serta menegak obat mag. Namun, rasa nyeri dan panas di perut itu tak kunjung hilang. Edo akhirnya lebih cepat pulang ke rumah malam itu dan memilih untuk tidak pergi ke dokter untuk memeriksakan masalah kesehatannya. Hingga akhirnya, rasa nyeri tak tertahankan lagi dan telah mengganggu tidurnya. Sekitar pukul 04.00 pagi, Edo pun pergi ke dokter.

Tak disangka, saat periksa ke rumah sakit, dokter menyatakan Edo sakit jantung. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita. “Ketika sampai di rumah sakit, direkam detak jantungnya, dikateterisasi, ternyata di dalamnya itu (pembuluh darah jantung) sudah banyak sumbatan. Akhirnya dikatakan dokter harus operasi,” kata Edo menceritakan pengalamannya dalam acara media briefing Peringatan Hari Jantung Nasional di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Beberapa hari kemudian, Edo menjalani operasi untuk melebarkan pembuluh darahnya yang tersumbat. Ternyata, saat operasi itu baru diketahui Edo sebenarnya sudah mengalami serangan jantung yang ketiga kalinya. “Serangan pertama, kedua, kadang kita enggak tahu, enggak sadar sakitnya. Hati-hati teman yang merokok, kolesterol tinggi, kita kadang-kadang enggak merasa itu sakit jantung,” jelas Edo yang juga seorang dokter sekaligus seniman. Masalah Edo ternyata bukan hanya penyakit jantung koroner, pada serangan yang ketiga, irama jantungnya ternyata juga bermasalah.

Edo memutuskan memasang alat untuk memperbaiki irama jantungnya dengan biaya sekitar Rp 400 juta.

Edo menyadari, sakit sangat mahal. Ia pun merasa kesakitan yang luar biasa karena operasi. Setelah operasi, berat badannya turun menjadi 65 kilogram, dari 84 kilogram.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Baru Sadar Sakit Jantung Setelah Serangan Jantung Ketiga”, https://lifestyle.kompas.com/read/2016/09/23/160000823/baru.sadar.sakit.jantung.setelah.serangan.jantung.ketiga
Penulis : Dian Maharani

Cerita dari artikel di atas menggambarkan betapa mahalnya biaya pemasangan alat untuk memperbaiki irama jantung. Oleh karena itu, penting kiranya kita mengantisipasi biaya tersebut.

Solusinya ialah dengan mendaftar asuransi yang memiliki manfaat dana jika kita terdiaknosa serangan jantung. Manfaat asuransi tersebut dikenal dengan asuransi sakit kritis. Asuransi sakit kritis jika kita terkena serangan jantung, dana yang cair saat kita klaim tidak dibayarkan ke rumah sakit tapi langsung ditransfer ke rekening kita. Tujuannya untuk memberi tambahan biaya yang tidak dapat dicover oleh asuransi kesehatan cassless.

Di asuransi Allianz terdapat produk yang dinamakan CI 100 (Critical Illness) yang melindungi keuangan kita dari hal yang tidak terduga jika terserang sakit kritis. Sakit kritis pada produk CI 100 terdiri dari 100 jenis serangan sakit. Dan perlindungan hingga 100 tahun.

Asuransi 100 Penyakit Kritis (CI100)

Allianz-CI100
ci100

Selain manfaat tambahan asuransi penyakit kritis/Critical Illness CI dan CI+ dari Allianz yang mencover 49 kondisi penyakit kritis, saat ini Allianz juga telah memiliki produk asuransi penyakit kritis yang lain yaitu produk asuransi yang mencover 100 kondisi penyakit kritis yang dinamakan CI100. CI100 menanggung 100 kondisi penyakit kritis yang dibagi menjadi beberapa tahap:

  1. Tahap awal (early stage), 32 kondisi. Klaim dibayar 50% dari uang Pertanggungan (UP), maksimum 500 juta.
  2. Tahap menengah (intermediate stage), 13 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 1 miliar.
  3. Tahap lanjut (advanced stage), 48 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 2 miliar.
  4. Tahap katastropik (catasthropic), 5 kondisi. Klaim dibayar 120% (ada tambahan 20% UP).
  5. Manfaat tambahan: Angioplasti, klaim sebesar 10% UP, maksimum 75 juta (tidak mengurangi UP).
  6. Manfaat tambahan: Komplikasi diabetes, klaim sebesar 20% UP, maksimum 200 juta (tidak mengurangi UP).

Untuk selengkapnya, kondisi penyakit kritis yang dicover oleh Manfaat tambahan CI100, dapat dilihat di tabel berikut ini :

100-ci-1
100-ci-2
manfaat ci 100

Seberapa pentingkah Asuransi Penyakit Kritis bagi kehidupan kita? Setelah asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis merupakan asuransi ke 2 terpenting setelah asuransi jiwa itu sendiri, yang saya selalu rekomendasikan kepada klien saya yang mengambil polis asuransi jiwa. Tentunya ada alasan mengapa asuransi penyakit kritis ini wajib dimiliki oleh semua orang. Asuransi jiwa Tapro Allianz (Smartlink Flexi Account Plus maupun Allisya Protection Plus, telah diperlengkapi dengan manfaat tambahan (rider) asuransi penyakit kritis yaitu C, C+ dan C100 yang dapat dipilih (pilih salah satu). Penyakit kritis, dengan segala implikasinya, pada fisik maupun keuangan merupakan kondisi dimana seseorang paling  membutuhkan bantuan, karena:

  1. Penyakit kritis seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan liver adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia.
  2. Secara statistik, risiko penyakit kritis semakin meningkat dari tahun ke tahun.
  3. Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan kepemilikan harta.
  4. Bagi orang yang merasa yakin benar dengan kesehatannya: Penyakit kritis dapat disebabkan oleh kecelakaan.
  5. Kebanyakan orang tidak punya biaya ketika penyakit kritis menimpa.
  6. Pengobatan dan perawatan penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar. Askes (Asuransi Kesehatan) seperti asuransi rawat inap  saja tidak akan cukup.
  7. Orang yang mengalami sakit kritis sangat membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang besar. Askes (asuransi kesehatan) sebagus apa pun tidak akan memberikan uang tunai melainkan hanya mengganti biaya pengobatan saja (seperti rawat inap & rawat jalan) dengan sistem cashless maupun reimburse.
  8. Jika tidak tertangani dengan tepat, penyakit kritis dapat berujung pada kondisi yang bisa dibilang lebih buruk daripada kematian, yaitu kelumpuhan, cacat total, atau hilangnya kemandirian hidup.

Penyakit kritis. Inilah kondisi yang menyebabkan banyak orang kaya menjadi jatuh miskin, dan orang biasa terjebak dalam hutang. Saya tidak mengada-ada atau melebih-lebihkan. Tentunya tak seorang pun yang berharap terkena penyakit kritis. Tapi karena kemungkinannya ada, sebaiknya kita  tetap bersiap diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Jadi, seberapa buruk kondisi yang telah anda antisipasi? Jika asuransi yang anda milki saat ini belum menjangkau kemungkinan terburuk tersebut, maka tentunya anda perlu mulai mempertimbangkan untuk mengambil asuransi penyakit kritis ini mulai dari sekarang. CI100 dari Allianz tergolong produk penyakit kritis jenis early stage (bisa diklaim sejak tahap awal penyakit kritis). Inilah beberapa keunggulan produk CI100 dibanding produk sejenis di perusahaan lain.

  1. Jumlah cakupan kondisi penyakit yang lebih banyak (100 kondisi penyakit).
  2. Masa perlindungan yang lebih lama (hingga usia 100 tahun atau seumur hidup, sama dengan asuransi dasar).
  3. Usia masuk yang lebih tua (usia 70 tahun masih bisa ambil).
  4. Syarat survival period yang paling singkat (7 hari).
  5. Klaim tidak mengurangi UP asuransi dasar.
  6. Biaya asuransi yang relatif lebih murah.

Jika anda belum memiliki asuransi penyakit kritis sekarang ini, saya menganjurkan anda untuk membeli asuransi jiwa Allianz (Tapro) ditambah dengan manfaat tambahan asuransi penyakit kritis CI, CI+ atau CI100 (pilih salah satu) sekarang juga.

Info lebih lanjut hubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

Daftar 100 Penyakit Kritis yang Ditanggung Biayanya oleh Asuransi Allianz

Berdasarkan penelitian 98% orang tidak siap ketika harus menyediakan uang tunai untuk pengobatan penyakit kritis yang besarnya mencapai ratusan juta sampai milyaran rupiah, apakah Anda siap ? Jika biaya rumah sakit mencapai 500 juta – 1 milyar apakah dalam waktu singkat Anda bisa menyediakan ? butuh berapa lama jika kita menabung ?, Kalaupun harus menjual aset apakah bisa dalam waktu cepat dan cukup untuk membiayai itu semua ?

Pertanyaan-pertanyaan ini seringkali membayangi kehidupan kita yang terkadang kita takut untuk membayangkannya, kita tidak tahu musibah kapan datangnya, cara bijak yang harus kita ambil adalah memayungi diri terhadap penyakit-penyakit kritis atau berat yang sewaktu-waktu dialami oleh keluarga kita, cara memayungi keluarga kita adalah dengan memiliki asuransi kesehatan atau asuranji jiwa jadi jika terjadi musibah penyakit maka akan merasa aman dan tenang menghadapinya karena sudah ada pihak asuransi yang menanggungnya.

Saat ini asuransi Allianz akan melindungi pemilik premi asuransi dengan daftar 100 penyakit kritis yang mungkin bisa saja kita alami, jadi kita bisa terhindar dari kebangkrutan jika mengalami penyakit dengan biaya yang super mahal.

Berikut ini adalah daftar 100 penyakit kritis yang di proteksi / ditanggung oleh asuransi Allianz :

Early CI

– Pemasangan alat pacu jantung– Pericardetomy– Karsinoma in situ pada organ tertentu– Kanker Prostat Tahap Awal– Kanker Tiroid Tahap Awal– Leukimia Limfositik Kronis Tahap Awal– Melanoma Tahap Awal– Kehilangan fungsi salah satu anggota gerak Pemasangan Celebral Shunt– Transplantasi Usus Kecil– Transplantasi Kornea – Koma selama 48 jam Penyakit Parkinson Sedang– Asma Berat– Pemasangan Filter Veno-Cava – Pembedahan Hati– Anemia Plastik yang dapat dipulihkan Neuropati Periferal– Kehilangan sebagian fungsi pendengaran– Pembedahan pada Trombosis Sinus Kavernosus – Skleroderma Progresif Tahap Awal– Rheumatoid Arthritis Ringan– Penyakit Crohn Kronis– Penyakit Kolitis Ulseratif Kronis– Transmyocardial Laser Therapy– Pembedahan Katup Jantung– Percutaneous– Pengangkatan satu ginjal– Penyakit ginjal kronis– Penyakit atau cedera pada syaraf tulang belakang yang menyebabkan usus dan kandung kemih tidak berfungsi– Penyakit Alzheimer Sedang atau Demensia Muscular Dystrophy Sedang– Pembedahan invasif minimum terhadap Pembuluh Darah Aorta– Aneurisma besar aorta asimtomatik – Hipertensi Pulmonalis Tahap Awal– Meningitis Bakteri dengan penyembuhan total– Luka Bakar Sedang– Trauma Berat pada Kepala– Penyakit Arteri Koroner Ringan– Sistemik Lupus Eritematosus Ringan– Hepatitis B atau C karena pekerjaan– Kehilangan kemampuan bicara karena penyakit neurologis  

Intermediate CI

– Pemasangan defirbrilator jantung
– Karsinoma in situ dan kanker tahap awal pada organ tertentu yang dilakukan pembedahan radikal
– Kehilangan fungsi dari satu anggota gerak dan kehilangan penglihatan dari satu mata
– Epilepsi Berat
– Koma selama 72jam
– Penyakit Parkinson Idiopatik
– Pengangkatan satu paru
– Penyakit Sirosis Hat
– Myelodyplastic Syndrome atau Myelofibrosis
– Poliomyelitis Sedang
– Pembedahan untuk penanaman cochlear karena gangguan pendengaran
– Skleroderma Progresif dengan sindroma CREST
– Rheumatoid Arthritis Sedang
– Schlerosing Cholangitis Primer Kronis

Advanced CI

– Serangan Jantung Pertama
– Kanker
– Kelumpuhan
– Stroke
– Transplantasi Organ Vital Tubuh
– Koma
– Penyakit Parkinson
– Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
– Penyakit Hati Kronis
– Anemia Aplastis
– Poliomyelitis
– Tuli (Hilangnya fungsi Indra Pendengaran)
– Skleroderma progresif
– Rheumatoid Arthritis Berat
– Hepatitis Fulminant
– Colitis Ulcerative Berat (Cronh’ disease)
– Operasi Jantung Koroner
– Operasi Penggantian Katup Jantung
– Gagal Ginjal
– Multiple Sclerosis
– Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali
– Terminal Illness
– Penyakit Motor Neuron
– Muscular Dystrophy
– Operasi Pembuluh Aorta
– Pulmonary Arterial Hypertension Primer
– Meningitis Bakteri
– Tumor Otak Jinak
– Radang Otak
– Luka Bakar
– Trauma Kepala Serius
– Apallic Syndrome
– Penyakit Jantung Koroner Lain yang Serius
– Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
– HIV yang Didapatkan melalui Transfusi
– Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
– Kebutaan
– Penyakit Kista Medullary
– Cardiomyopathy
– Aneurisma pembuluh darah otak yang mensyaratkan pembedahan
– Terputusnya akar-akar syaraf Plexus brachialis
– Stroke yang memerukan operasi arteri carotid
– Operasi scoliosis idiopatik
– Pakreatitis menahun yang berulang
– Penyakit Kaki Gajah Kronis
– Hilangnya kemandirian hidup
– Necrotising Faciitis
– Penyakit Kawasaki Yang Menyebabkan Komplikasi Pada Jantung

Catastropic CI

– Serangan Jantung yang ekstensif
– Kanker dengan Metastatis
– Total Quadriplegia akibat Sinal Cord Injury
– Stroke Berat
– Transplantasi Jantung dan Paru-Paru

sumeber: allianz.co.id

Info pendaftaran hubungi saya:

Natanael Agen Asuransi Allianz

HP/WA 08113436830

Cara Membeli

cara-membeli.pngAllianz Indonesia menawarkan perlindungan asuransi yang luas, lengkap dan ekonomis untuk semua nasabah. Datanglah ke kantor pemasaran terdekat dan kami akan bantu memberikan solusi asuransi yang tepat.

Terlampir adalah cara mudah membeli asuransi yang berguna bagi Anda.

Pertimbangan umum :

  • Tentukan obyek yang akan diasuransikan dan jenis asuransi yang dapat melindungi risiko yang mungkin terjadi. Anda dapat menanyakan hal ini dengan bantuan saya, Natanael, di 08113436830 (WA).
  • Mulailah dengan perusahaan asuransi yang terbaik. Perhatikan reputasi dan komitmen perusahaan, jaringan pelayanan, metode penjualan, kinerja dan kekuatan keuangan yang merupakan informasi penting sebagai bahan pertimbangan.

 

  • Pertimbangan yang lebih spesifik :
    • Jangan ragu untuk menanyakan secara detail semua informasi yang ditawarkan, bagaimana cara membayar premi dan terutama kemudahan pengajuan klaim. Di Allianz Indonesia, seluruh agent dan customer service kami siap membantu Anda.
    • Jangan lupa untuk membaca seluruh polis asuransi Anda dengan cermat sampai Anda benar-benar mengerti hak dan kewajiban Anda.

 

  • Cara mudah mendapatkan solusi dari Allianz hubungi: 08113436830 (Natanael)

Sekilas Produk & Keunggulan dari Fasilitas CI100 Allianz

CI100

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan (rider) yang memberikan santunan jika nasabah terdiaknosa 100 kondisi penyakit kritis. Mulai dari tahap awal hingga tahap terparah. Manfaat yang diterima pun tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.

CI 100 juga menyediakan Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Tindakan Invasif Penyakit Arteri Koroner serta Komplikasi Diabetes. C1 100 memiliki masa pertanggungan sampai dengan usia 100 tahun, usia masuk yang fleksibel yaitu 5-70 tahun, dan Uang Pertanggungan (UP) yang komprehensif.

Keunggulan

  • Memberi santunan jika kita terdiaknosa dari 100 kondisi penyakit kritis.
  • Masa Perlindungan hingga usia 100 tahun.
  • Usia masuk yang fleksibel yaitu mulai dari 5 tahun hingga 70 tahun.
  • Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.
  • Klaim bisa diajukan lebih dari satu kali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Polis.

100 Kondisi Penyakit Kritis yang ditanggung sebagai berikut:

ci100

Cara Klaim

Hubungi AllianzCare di 1500 136.

Officer Allianz akan membantu Anda dengan Formulir Klaim dan Dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan Klaim.

Bagaimana cara memiliki CI 100?

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan atau rider. Oleh karena itu, Anda terlebih dahulu harus memiliki asuransi jiwa yang disediakan oleh Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai polis dasar Anda. Klik di sini untuk melihat pilihan produk asuransi jiwa.

Apa saja kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI100?

Silakan klik di sini untuk mengetahui 100 kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI 100. Selain itu, CI 100 juga memiliki Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Komplikasi Diabetes.

Siapa saja yang dapat menjadi peserta CI100?

Siapa pun yang berusia 5 tahun – 70 tahun dan sudah memiliki polis asuransi jiwa dari Asuransi Allianz Life Indonesia.

Berapa lama masa perlindungan yang diberikan CI 100?

CI100 memberikan masa perlindungan hingga usia 100 tahun.

Apa yang dimaksud dengan Survival Period?

Survival Period dalam CI 100 adalah 7 Hari untuk semua kondisi penyakit. Survival Period adalah jangka waktu seseorang bertahan hidup setelah didiagnosis kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI 100. Perusahaan asuransi akan membayarkan Manfaat bila seseorang melewati jangka waktu yang disyaratkan dalam Survival Period tersebut.
Apa yang dimaksud dengan Masa Eliminasi?

Masa Eliminasi adalah masa tunggu yang berlaku hingga seseorang dapat mendapatkan manfaat polis. Masa Eliminasi pada CI 100 adalah 90 hari setelah dimulainya pertanggungan.

Bagaimana cara membayar premi asuransi saya?

Secara umum, premi bisa dibayarkan secara bulanan, triwulan, semesteran, dan tahunan. Pembayaran premi CI100 mengikuti cara pembayaran polis dasar. Contohnya, bila polis dasar asuransi jiwa dibayar setiap satu bulan sekali, premi CI100 pun dibayar setiap satu bulan sekali.

Bagaimana cara mendapatkan manfaat CI100 saat saya atau keluarga terdiagnosis kondisi penyakit kritis?

Ikuti prosedur klaim asuransi jiwa dan kesehatan pada link ini atau hubungi AllianzCare di 1500 136 atau +62 21 2926 9999. Allianz akan membantu Anda dengan Formulir Klaim dan Dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan Klaim. Manfaat CI100 sesuai tahapan kondisi penyakit kritis, bisa dilihat di sini ((insert link 100 Kondisi Penyakit Kritis).

Bagaimana cara membeli CI100?

Anda bisa langsung menghubungi layanan AllianzCare di 1500 136 atau mengisi formulir data di sini (link Permintaan Informasi).

Manfaat yang Diterima

Klik di sini untuk mengetahui manfaat yang diberikan bila seseorang terdiagnosis kondisi penyakit kritis yang ditanggung CI 100.

Ingin mendapatkan brosur CI100 klik link ini : Unduh Brosur

 

Ingin mendaftar asuransi dengan fasilitas santunan sakit kritis UP Rp500jt sampai Rp1 Milyar hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

Alamat tinggal: Jalan Kolonel Sugiono 4 Wedoro, Waru, Sidoarjo

email: natanael.allianz@gmail.com