Tag Archives: polis

Asuransi Melahirkan dari Allianz Kesehatan

Kemarin ada yang telpon saya menanyakan tentang asuransi melahirkan. Saya jawab, iya pak, di asuransi Allianz Kesehatan untuk melahirkan memang ada. Produknya yakni tersedia sebagai rider pada produk Allysia Care, Maxi Violet, dan Smartmed PRemier.

 

Pembayaran premi yang disyaratkan jika ingin rider yang mencover biaya melahirkan harus bayar tahunan atau semesteran dan nasabah harus belum positif hamil. Jika sudah hamil, maka tidak berlaku dan asuransi Allianz tidak berkewajiban mencover biaya disaat melahirkan.

Satu persatu saya jelaskan di bawah ini:

Produk Smart Health Maxi Violet

Keunggulan

  • Fasilitas medis dengan kemudahan Cashless (pembayaran non-tunai) di rumah sakit jaringan Allianz-Admedika di Indonesia.
  • Menyediakan Plan yang bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda serta keluarga.
  • Menyediakan Manfaat Rawat Inap disertai Manfaat Pilihan berupa Rawat Jalan, Persalinan, Rawat Gigi dan Manfaat Tambahan Pilihan berupa Santunan Harian untuk tambahan biaya rawat inap.
  • Pilihan sistem pembayaran klaim Reimbursement dan eAZy Claim bila perawatan dilakukan di luar Jaringan Allianz.
  • No Claim Bonus jika tidak ada catatan klaim selama 1 tahun polis dan Anda melakukan perpanjangan polis, maka polis perpanjangan akan mendapatkan diskon bonus yang dihitung dari premi polis tahun lalu. Diskon ini berlaku untuk premi per Tertanggung.
  • Diskon premi 5% apabila Anda mengikutsertakan anggota keluarga Anda.
  • Tidak ada batasan tahunan dan tidak ada masa tunggu, kecuali untuk program Persalinan.

tabel melahirkan maxiviolet.PNG

Allysia Care

Keunggulan

  • Dikelola secara syariah di mana para peserta saling tolong-menolong dengan peserta lainnya melalui premi yang dibayarkan untuk menghadapi suatu peristiwa yang tidak diharapkan.
  • Fasilitas medis dengan kemudahan Cashless (pembayaran non-tunai) di rumah sakit jaringan Allianz-Admedika di Indonesia.
  • Menyediakan manfaat Rawat Inap disertai Manfaat Pilihan yaitu Rawat Jalan, Rawat Gigi, Persalinan, dan Santunan Harian.
  • Fasilitas eAZy Claim dan Reimbursement untuk rumah sakit di luar jaringan Allianz-Admedika.
  • Pembagian Surplus Underwriting (diambil dari dana tabarru yang terkumpul dan dibagikan kepada Peserta) yang tersedia bagi Anda bila tidak terjadi klaim dan melakukan perpanjangan polis.
  • Potongan kontribusi 5% apabila Anda mengikutsertakan anggota keluarga Anda.
  • Tersedia manfaat tambahan seperti evakuasi medis darurat, biaya pemulihan kesehatan, serta bantuan informasi medis 24 jam di seluruh dunia.

tabel melahirkan Allysiacare.PNG

Smartmed Premier

SmartMed Premier adalah asuransi kesehatan yang dapat digunakan secara perorangan dan keluarga.

SmartMed Premier menjangkau berbagai wilayah di seluruh dunia dan memberikan perlindungan secara komprehensif saat Anda atau keluarga sakit.

SmartMed Premier menyediakan Manfaat Dasar Rawat Inap dan Manfaat Tambahan seperti Persalinan, Rawat Jalan, dan Rawat Gigi serta memiliki Manfaat Spesial yaitu penggantian biaya Kemoterapi, Hemodialisis, HIV/AIDS, biaya pemakaman dan evakuasi darurat serta pemulangan jenazah.

Keunggulan

  • Fasilitas medis kelas VIP dengan kemudahan Cashless di rumah sakit jaringan Allianz di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan lain-lain.
  • Total Manfaat dalam setahun hingga Rp 6 miliar per orang.
  • Penggantian biaya perawatan sesuai tagihan (as charge) jika perawatan sesuai Plan.
  • Bila memilih kamar lebih dari Plan atau memilih rumah sakit di Amerika Serikat, biaya perawatan akan dibayar sesuai Limit Dasar.
  • Menyediakan Manfaat Rawat Inap dan Manfaat Tambahan seperti Persalinan, Rawat Jalan, serta Rawat Gigi.
  • Menyediakan Manfaat Spesial yaitu Kemoterapi, Hemodialisis, Evakuasi Medis dan Pemulangan Darurat, HIV/AIDS, serta Biaya Pemakaman.
  • No Claim Bonus atau diskon bonus sebesar 20% yang diberikan saat perpanjangan polis bila tidak ada catatan klaim selama satu tahun polis. Diskon bonus dihitung dari premi polis tahun lalu dan berlaku untuk premi per Tertanggung.
  • Fasilitas eAZy Claim dan Reimbursement untuk penggantian biaya perawatan medis yang dilakukan di rumah sakit di luar Jaringan Allianz-Admedika.
  • Pilihan layanan co-share 20%, 10%, dan 0% sesuai perjanjian antara Tertanggung dengan Allianz.
  • Akses Allianz Medical Hotline 24 jam untuk kebutuhan informasi dan layanan medis, serta Jasa Layanan Bantuan Medis lnternasional.

download brosur Asuransi Melahirkan dari Smartmed PRemier Allianz

Info pendaftaran Asuransi Allianz Kesehatan

Natanael WA: 08113436830

Advertisements

Alasan Mengapa Saya Butuh Asuransi Allianz

Sering saya mendengar banyak teman saya yang terkena musibah, antara lain sakit kritis (jantung, kanker, stroke, dan lainnya) dalam usia sangat muda. Kalau diambil rata-rata antara usia 30 tahun sampai 50 tahun di antara teman saya sudah terkena sakit kritis tersebut. Itu alasan pertama.

Alasan kedua. Kalau saya nabung di Bank, target nabung Rp 1 Milyar. Kira-kira barus nabung sampai 1000 bulan jika tiap bulannya Rp 1 juta.  Seandainya saya bisa nabung sampai Rp 1 Milyar butuh waktu 80 tahun. Cukup lama.

Baru satu tahun menabung untuk mengumpulkan target Rp 1 Milyar, tiba-tiba ditengah jalan terjadi musibah sakit kritis. Mau tidak mau, saya harus mengambil tabungan yang sudah terkumpul baru Rp 7 juta. Padahal biaya rumah sakit yang harus dibayar sebesar Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Jalan keluarnya adalah harus mencari pinjaman, mencari sumbangan ke saudara atau tetangga. Itu adalah resiko yang terjadi dan saya tidak bisa menolak.

Nah, setelah saya memiliki polis asuransi Tapro Allianz, rasa kawatir kejadian cerita di atas sudah tidak lagi menghampiri saya. Tapro (tabungan proteksi) Allianz sudah menyiapkan dana cash sebesar Rp100 juta hingga ratusan milyar, jika terjadi resiko sakit kritis pada saya.

Kira-kira kalau tidak ada produk asuransi di dunia ini, adakah produk lain yang bisa membantu seseorang menyelamatkan dari kehidupan finansial secara cepat? Jawabannya tidak ada. Hanya asuransi yang mampu mengatasi dan membayar kebutuhan finansial saya pada saat membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membayar dokter di rumah sakit.

Info lebih detail hubungi saya,

Natanael HP/WA 08113436830

 

 

 

 

 

 

Kenapa Saldo Polis Saya Kecil Sekali?

“Kenapa saldo polis saya kecil sekali?”

“Kenapa nilai tunainya tidak ada?”

Itulah pertanyaan yang lazim saya dengar jika ada nasabah yang menutup polis unit-linknya di tahun-tahun awal.

Hal ini terkait dengan komponen biaya yang dikenakan dalam polis unit-link. Biaya-biaya ini sebaiknya dikenali di awal sebelum membeli polis, supaya kelak tidak kaget ketika terpaksa menutup polis.

Apa saja biaya yang dikenakan dalam produk unit-link? Berikut ini adalah biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Tapro dari Allianz. Saya tidak akan bicara unit-link lain, tapi pada intinya tidak jauh beda, hanya mungkin ada variasi istilah yang digunakan.

  1. Biaya Akuisisi dan Pemeliharaan

Seperti disebutkan dalam polis, biaya akuisisi dan pemeliharaan adalah biaya sehubungan dengan penerbitan polis yang antara lain meliputi: ongkos pemeriksaan kesehatan, ongkos pengadaan polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi, serta remunerasi karyawan dan agen.

Biaya akuisisi dikenakan di lima tahun pertama dengan besar yang cenderung turun. Biaya ini dipotong langsung dari premi sebelum diinvestasikan. Jadi, biaya akuisisi merupakan kebalikan dari alokasi investasi. Besarnya biaya akuisisi dan alokasi investasi bisa dilihat di tabel berikut.

Tahun Biaya Akuisisi Alokasi Investasi
1 75 % 25 %
2 40 % 60 %
3 15 % 85 %
4 7,5 % 92,5 %
5 7,5 % 92,5 %
6 dst 0 % 105,26 %
Total 145 %

Biaya akuisisi dihitung dari premi berkala atau premi dasar. Top up berkala tidak kena biaya akuisisi.

Biaya akuisisi adalah biaya yang paling besar di tahun-tahun awal polis. Biaya inilah yang menyebabkan nilai investasi polis unit-link anda belum terbentuk jika anda menutup polis di tahun pertama atau kedua, terutama jika polis anda tanpa top up berkala atau top up berkalanya kecil.

  1. Biaya Asuransi (Cost of Insurance, atau Tabarru dalam asuransi syariah)

Banyak orang menyangka, bukan hanya nasabah tapi juga sebagian agen, bahwa biaya akuisisi adalah satu-satunya biaya yang dikenakan dalam produk unit-link. Setelah periode lima tahun pertama, mulai tahun keenam dan seterusnya premi seluruhnya diinvestasikan dan tidak dipotong biaya apa pun lagi.

Tidak. Bahkan bukan hanya setelah tahun kelima, sejak tahun pertama pun ada biaya-biaya lain yang dikenakan, seperti akan diterangkan berikut ini.

Salah satunya adalah biaya asuransi (terjemahan dari cost of insurance, atau tabarrudalam asuransi syariah). Biaya asuransi adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat asuransi yang diambil, baik asuransi dasar maupun asuransi tambahan (rider). Manfaat asuransi adalah perlindungan keuangan yang diterima jika tertanggung mengalami risiko yang ditanggung dalam polis, misalnya meninggal dunia, rawat inap, sakit kritis, atau cacat tetap, tergantung mana yang diambil oleh nasabah.

Besarnya biaya asuransi tergantung usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, pekerjaan, dan uang pertanggungan, baik untuk asuransi dasar maupun rider. Angka ini dicantumkan di proposal halaman 1.

Biaya asuransi cenderung naik tiap tahun seiring usia. Khusus rider ADDB (Accidental Death and Disability Benefit), biaya asuransinya sama setiap tahun, karena risiko kecelakaan tidak terpengaruh usia.

Di unit-link Tapro Allianz berlaku ketentuan yaitu biaya asuransi tahun pertama tidak dipotong di tahun pertama, melainkan dipotong mulai bulan ke-13 sd bulan ke-36 (setengahnya di tahun kedua dan setengahnya lagi di tahun ketiga), bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi tahun kedua dan tahun ketiga. Dengan kata lain, biaya asuransi tahun pertama dianggap utang, yang baru dibayar di tahun kedua dan ketiga.

Setelah polis berusia tiga tahun, tidak ada lagi biaya asuransi terutang. Biaya asuransi tahun keempat, kelima, keenam, dan seterusnya dipotong di tahun berjalan.

Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai masa perlindungan berakhir. Kapan masa perlindungan berakhir? Untuk asuransi dasar, masa perlindungannya sampai usia 100 tahun, jadi biaya asuransinya pun dipotong sampai usia 100 tahun (jika masih hidup dan polis masih aktif). Untuk ridernya, beda-beda tergantung masa berlaku rider yang diambil. Misalnya, rider ADDB masa pemotongan biaya asuransinya adalah sampai usia 65 tahun, CI+ masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 70 tahun, CI100 masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 100 tahun.

  1. Biaya Administrasi

Biaya administrasi polis Tapro adalah sebesar 26.500 per bulan. Tahun pertama gratis. Benar-benar gratis, bukan diutangi.

Biaya administrasi dipotong bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi setiap bulannya. Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai polis berakhir (entah karena meninggal dunia, polis ditutup, atau saldo tidak cukup).

  1. Biaya Pengelolaan Investasi

Biaya pengelolaan investasi adalah upah bagi manajer investasi yang mengelola dana unit-link. Besarnya biaya tergantung jenis dana, yaitu antara 1 sd 2 % per tahun.

  1. Biaya Selisih Harga Jual-Beli Unit

Pada tabel biaya akuisisi dan alokasi investasi di atas, mungkin ada yang bertanya, kenapa di tahun keenam dan seterusnya alokasi investasi ditulis 105,26%, bukan 100%? Kenapa dilebihkan 5,26%? Untuk apa? Apakah itu bonus?

Jawabnya: Penetapan harga unit di unit-link Allianz menerapkan sistem dual price atau dua harga dengan selisih 5%. Jadi, kelebihan 5,26% bukanlah bonus, melainkan untuk menutupi selisih harga jual-beli unit (bid-offer price).

Karena adanya sistem dua harga ini, unit-link Tapro Allianz tidak lagi mengenakan biaya untuk top up berkala, top up tunggal, dan penarikan dana. Biaya tersebut sudah termasuk dalam selisih harga.

Di unit-link lain yang mengenakan sistem satu harga, ada biaya yang dikenakan untuk top up berkala, top up tunggal, dan kadang untuk penarikan dana.

  1. Biaya Pengalihan Dana (Switching)

Pengalihan dana misalnya dana yang disimpan di Equity Fund dialihkan ke Balanced Fund atau Money Market Fund, atau sebaliknya, karena suatu pertimbangan tertentu.

Biaya pengalihan dana gratis 5 kali dalam setahun, dan setelahnya dikenakan biaya sebesar 1% dari nilai dana yang dialihkan, dengan minimal 100 ribu per sekali transaksi.

 

Itulah biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Tapro Allianz. Komponen biaya dan besarnya sama antara Tapro syariah (Allisya Protection Plus) maupun Tapro konvensional (Smartlink Flexi Account Plus).

 

Tanya-Jawab

Tanya: Saya ambil Tapro dengan premi 1 juta per bulan. Setelah bayar 12 bulan, polisnya saya tutup. Berapakah nilai tunai yang bisa saya ambil?

Jawab: Nilai tunai yang bisa diambil tergantung komposisi premi dasar dan top up berkala, dan tergantung besarnya biaya asuransi (tabarru) yang dikenakan.

Sebagai contoh: Jika premi 1 juta per bulan itu seluruhnya merupakan premi berkala atau premi dasar, maka premi anda kena potongan 75% (750 ribu) untuk biaya akuisisi tahun pertama. Sisanya 250 ribu diinvestasikan. Dalam 12 bulan, berarti alokasi premi yang diinvestasikan adalah 3 juta.

Tapi uang 3 juta ini belum bersih karena masih ada biaya lainnya, yaitu biaya asuransi atau tabarru. Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), maka dana yang bisa ditarik adalah sekitar 600 ribu (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi). Tapi jika biaya asuransinya misalnya 300 ribuan per bulan, maka tidak ada dana yang bisa ditarik, malah polis anda minus.

Lain halnya jika setoran 1 juta itu sebagian berupa premi berkala dan sebagian lagi top up berkala, misalnya premi berkala 500 ribu dan top up berkala 500 ribu. Maka premi yang kena potongan biaya akuisisi adalah 75% dari 500 ribu, yaitu 375 ribu. Sisanya 125 ribu diinvestasikan, ditambah dengan top up berkala 500 ribu. Jadi, nilai yang masuk ke investasi adalah 625 ribu per bulan atau 7,5 juta setahun.

Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), berarti dana yang bisa ditarik adalah sekitar 5,1 juta (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi).

Jadi, jika anda ingin investasinya besar, premi berkala harus diperkecil dan top up berkala diperbesar, supaya potongan biaya akuisisinya kecil. Dan supaya biaya asuransinya pun kecil, manfaat asuransinya kecil saja. Tapi itu berarti anda ambil produk unitlink ini bukan untuk tujuan proteksi. Dan jika dibilang untuk tujuan investasi pun kurang tepat karena banyak potongan biayanya (untuk keperluan proteksi).

Unit-link adalah produk asuransi. Walaupun ada investasinya, unit-link sebaiknya tetap ditujukan untuk tujuan proteksi. Jika untuk tujuan investasi, besar kemungkinan anda akan tertipu, dan kecewa.

Apa keunggulan Allianz dibanding asuransi lain?

Keunggulannya ialah Salah satunya, komponen biaya di unitlink Tapro Allianz lebih murah dibanding asuransi lain. Silakan dibandingkan misalnya pada biaya akuisisi, di Tapro Allianz totalnya 145% dalam lima tahun, sedangkan di asuransi lain rata-rata sekitar 200%.

Kenapa biaya asuransi dan administrasi dipotong hingga seumur hidup? Bukankah di asuransi lain hanya 10 tahun saja?

Tidak benar jika dikatakan bayar premi dan bayar biaya-biaya unitlink hanya 10 tahun, kecuali setelah itu anda menutup polis. Jika setelah 10 tahun anda masih ingin mendapat proteksi, anda tetap harus membayar biaya-biayanya, dalam ini terutama biaya asuransi dan administrasi, sampai masa proteksinya berakhir. Biaya-biaya tersebut dipotong dari nilai investasi. Polis aktif selama nilai investasi masih cukup untuk membayar biaya-biaya, dan akan lapse jika tidak cukup. Jadi sebaiknya anda terus bayar premi selama masih butuh proteksi, tidak berhenti setelah 10 tahun..

 

Sumber: mengenal-komponen-biaya-dalam-unit-link-tapro-allianz/

 

Untuk konsultasi GRATIS mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz) tinggal di Surabaya

HP/WA 08113436830

Punya Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

 Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Di Allianz pun sejak Agustus 2014 lalu telah diluncurkan produk SmartMed Premier, program asuransi kesehatan yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit, untuk penyakit kritis sekalipun, akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar.

Bagus? Tentu saja. (Penjelasan lebih lengkap tentang SmartMed Premier bisa dibaca di SINI).

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU.

Mengapa?

“Karena asuransi kesehatan tidak memberikan uang tunai dalam jumlah besar; sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika mengalami penyakit kritis.”

Aneka biaya tersembunyi penyakit kritis yang tidak ditanggung asuransi kesehatan.


Asuransi kesehatan bisa membantu untuk membiayai segala keperluan pengobatan selama DI DALAM rumah sakit. Tapi untuk segala biaya yang timbul DI LUAR rumah sakit, atau segala keperluan yang TIDAK BERHUBUNGAN dengan rumah sakit, asuransi kesehatan tidak bertanggung jawab lagi.

Apa sajakah itu? Silakan dilihat kembali gambar di atas. Atau dilanjut dengan rangkuman di bawah:

  • Akomodasi untuk orang yang menemani, seperti transportasi, penginapan, biaya makan, dan lain-lain. Orang yang menemani si sakit ini bisa jadi bukan satu-dua orang. Biaya akan lebih besar jika perawatan dilakukan di luar negeri.
  • Perawatan lanjutan sepulang dari rumah sakit, seperti perawat di rumah dalam jangka waktu yang lama (untuk kasus stroke atau lumpuh), cuci darah hingga seumur hidup (untuk kasus gagal ginjal), suplemen untuk penguat tubuh yang pada umumnya berharga mahal (seperti produk kesehatan yang sering ditawarkan MLM), atau perawatan di tempat pengobatan alternatif.
  • Biaya hidup selama tidak bekerja karena menjalani perawatan, dan biaya hidup untuk keluarga jika tidak bisa bekerja lagi untuk seterusnya.
  • Segala keperluan dan cita-cita lain yang bisa terganggu akibat mengalami penyakit kritis, seperti dana pendidikan anak, rencana pensiun, cicilan rumah, cicilan mobil, rencana liburan, hingga perjalanan ibadah.

Asuransi penyakit kritis bisa membantu untuk berbagai biaya dan keperluan semacam itu, karena klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (cash). Besarnya sesuai jumlah uang pertanggungan (UP) yang tercantum dalam polis.

Misalnya dalam polis tertera UP penyakit kritis sebesar 1 miliar, maka akan diberikan sebesar 1 miliar jika tertanggung terdiagnosa suatu penyakit kritis, atau separuhnya jika penyakit kritis terdiagnosa di tahap awal (khusus untuk asuransi penyakit kritis yang menanggung sejak tahap awal, contohnya CI100).

Yang namanya uang tunai, sifatnya sangat fleksibel dan tentunya boleh digunakan untuk apa saja. Mau dipakai berobat boleh, tidak berobat pun silakan saja. Berobat di rumah sakit boleh, di klinik alternatif juga boleh. Mau digunakan untuk biaya hidup sehari-hari boleh, disimpan saja untuk keperluan pendidikan anak pun baik. Untuk melunasi utang boleh, diinvestasikan untuk menambah dana pensiun pun tak masalah.

Itulah kekuatan uang tunai dalam jumlah besar, sesuatu yang tidak diberikan oleh asuransi kesehatan sebagus apa pun.

Klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (hard-cash). Penggunaannya diserahkan sepenuhnya kepada nasabah.

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (manfaat tambahan) pada produk asuransi jiwa Tapro. Saat ini terdapat dua macam rider penyakit kritis, yaitu CI+ dan CI100. CI+ memberikan perlindungan dari 49 penyakit kritis sampai usia 70 tahun, sedangkan CI100 memberikan perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. (Mengenai perbedaan keduanya, bisa dibaca di Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dengan CI100).

Bagaimana dengan preminya? Sebagai contoh bisa dilihat pada gambar ilustrasi berikut:

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

.

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, atau menginginkan manfaat tambahan yang lain, silakan menghubungi saya melalui kontak di bawah.

sumber: myallisya.com/2014/08/29/punya-asuransi-kesehatan-sesuai-tagihan-masih-perlukah-asuransi-penyakit-kritis/

Terima kasih.

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

“Kenapa Saldo Polis Saya Kecil Sekali?”

“Kenapa saldo polis saya kecil sekali?”

“Kenapa nilai tunainya tidak ada?”

Itulah pertanyaan yang lazim saya dengar jika ada nasabah yang menutup polis unit-linknya di tahun-tahun awal. Kenapa bisa begitu?

Hal ini terkait dengan komponen biaya yang dikenakan dalam polis unit-link. Biaya-biaya ini sebaiknya dikenali di awal sebelum membeli polis, supaya kelak tidak kaget ketika terpaksa menutup polis.

Apa saja biaya yang dikenakan dalam produk unit-link?

  1. Biaya Akuisisi dan Pemeliharaan

Seperti disebutkan dalam polis, biaya akuisisi dan pemeliharaan adalah biaya sehubungan dengan penerbitan polis yang antara lain meliputi: ongkos pemeriksaan kesehatan, ongkos pengadaan polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi, serta remunerasi karyawan dan agen.

Biaya akuisisi dikenakan di lima tahun pertama dengan besar yang cenderung turun. Biaya ini dipotong langsung dari premi sebelum diinvestasikan. Jadi, biaya akuisisi merupakan kebalikan dari alokasi investasi. Besarnya biaya akuisisi dan alokasi investasi bisa dilihat di tabel berikut.

Tahun Biaya Akuisisi Alokasi Investasi
1 75 % 25 %
2 40 % 60 %
3 15 % 85 %
4 7,5 % 92,5 %
5 7,5 % 92,5 %
6 dst 0 % 105,26 %
Total 145 %

Biaya akuisisi dihitung dari premi berkala atau premi dasar. Top up berkala tidak kena biaya akuisisi.

Biaya akuisisi adalah biaya yang paling besar di tahun-tahun awal polis. Biaya inilah yang menyebabkan nilai investasi polis unit-link anda belum terbentuk jika anda menutup polis di tahun pertama atau kedua, terutama jika polis anda tanpa top up berkala atau top up berkalanya kecil.

  1. Biaya Asuransi (Cost of Insurance, atau Tabarru dalam asuransi syariah)

Banyak orang menyangka, bukan hanya nasabah tapi juga sebagian agen, bahwa biaya akuisisi adalah satu-satunya biaya yang dikenakan dalam produk unit-link. Setelah periode lima tahun pertama, mulai tahun keenam dan seterusnya premi seluruhnya diinvestasikan dan tidak dipotong biaya apa pun lagi.

Tidak. Bahkan bukan hanya setelah tahun kelima, sejak tahun pertama pun ada biaya-biaya lain yang dikenakan, seperti akan diterangkan berikut ini.

Salah satunya adalah biaya asuransi (terjemahan dari cost of insurance, atau tabarrudalam asuransi syariah). Biaya asuransi adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat asuransi yang diambil, baik asuransi dasar maupun asuransi tambahan (rider). Manfaat asuransi adalah perlindungan keuangan yang diterima jika tertanggung mengalami risiko yang ditanggung dalam polis, misalnya meninggal dunia, rawat inap, sakit kritis, atau cacat tetap, tergantung mana yang diambil oleh nasabah.

Besarnya biaya asuransi tergantung usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, pekerjaan, dan uang pertanggungan, baik untuk asuransi dasar maupun rider. Angka ini dicantumkan di proposal halaman 1.

Biaya asuransi cenderung naik tiap tahun seiring usia. Khusus rider ADDB (Accidental Death and Disability Benefit), biaya asuransinya sama setiap tahun, karena risiko kecelakaan tidak terpengaruh usia.

Di unit-link Tapro Allianz berlaku ketentuan yaitu biaya asuransi tahun pertama tidak dipotong di tahun pertama, melainkan dipotong mulai bulan ke-13 sd bulan ke-36 (setengahnya di tahun kedua dan setengahnya lagi di tahun ketiga), bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi tahun kedua dan tahun ketiga. Dengan kata lain, biaya asuransi tahun pertama dianggap utang, yang baru dibayar di tahun kedua dan ketiga.

Setelah polis berusia tiga tahun, tidak ada lagi biaya asuransi terutang. Biaya asuransi tahun keempat, kelima, keenam, dan seterusnya dipotong di tahun berjalan.

Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai masa perlindungan berakhir. Kapan masa perlindungan berakhir? Untuk asuransi dasar, masa perlindungannya sampai usia 100 tahun, jadi biaya asuransinya pun dipotong sampai usia 100 tahun (jika masih hidup dan polis masih aktif). Untuk ridernya, beda-beda tergantung masa berlaku rider yang diambil. Misalnya, rider ADDB masa pemotongan biaya asuransinya adalah sampai usia 65 tahun, CI+ masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 70 tahun, CI100 masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 100 tahun.

  1. Biaya Administrasi

Biaya administrasi polis Tapro adalah sebesar 26.500 per bulan. Tahun pertama gratis. Benar-benar gratis, bukan diutangi.

Biaya administrasi dipotong bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi setiap bulannya. Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai polis berakhir (entah karena meninggal dunia, polis ditutup, atau saldo tidak cukup).

  1. Biaya Pengelolaan Investasi

Biaya pengelolaan investasi adalah upah bagi manajer investasi yang mengelola dana unit-link. Besarnya biaya tergantung jenis dana, yaitu antara 1 sd 2 % per tahun.

  1. Biaya Selisih Harga Jual-Beli Unit

Pada tabel biaya akuisisi dan alokasi investasi di atas, mungkin ada yang bertanya, kenapa di tahun keenam dan seterusnya alokasi investasi ditulis 105,26%, bukan 100%? Kenapa dilebihkan 5,26%? Untuk apa? Apakah itu bonus?

Jawabnya: Penetapan harga unit di unit-link Allianz menerapkan sistem dual price atau dua harga dengan selisih 5%. Jadi, kelebihan 5,26% bukanlah bonus, melainkan untuk menutupi selisih harga jual-beli unit (bid-offer price).

Karena adanya sistem dua harga ini, unit-link Tapro Allianz tidak lagi mengenakan biaya untuk top up berkala, top up tunggal, dan penarikan dana. Biaya tersebut sudah termasuk dalam selisih harga.

Di unit-link lain yang mengenakan sistem satu harga, ada biaya yang dikenakan untuk top up berkala, top up tunggal, dan kadang untuk penarikan dana.

  1. Biaya Pengalihan Dana (Switching)

Pengalihan dana misalnya dana yang disimpan di Equity Fund dialihkan ke Balanced Fund atau Money Market Fund, atau sebaliknya, karena suatu pertimbangan tertentu.

Biaya pengalihan dana gratis 5 kali dalam setahun, dan setelahnya dikenakan biaya sebesar 1% dari nilai dana yang dialihkan, dengan minimal 100 ribu per sekali transaksi.

Saya ambil Tapro dengan premi 1 juta per bulan. Setelah bayar 12 bulan, polisnya saya tutup. Berapakah nilai tunai yang bisa saya ambil?

Itu karena nilai tunai yang bisa diambil tergantung komposisi premi dasar dan top up berkala, dan tergantung besarnya biaya asuransi (tabarru) yang dikenakan.

Sebagai contoh: Jika premi 1 juta per bulan itu seluruhnya merupakan premi berkala atau premi dasar, maka premi anda kena potongan 75% (750 ribu) untuk biaya akuisisi tahun pertama. Sisanya 250 ribu diinvestasikan. Dalam 12 bulan, berarti alokasi premi yang diinvestasikan adalah 3 juta.

Tapi uang 3 juta ini belum bersih karena masih ada biaya lainnya, yaitu biaya asuransi atau tabarru. Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), maka dana yang bisa ditarik adalah sekitar 600 ribu (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi). Tapi jika biaya asuransinya misalnya 300 ribuan per bulan, maka tidak ada dana yang bisa ditarik, malah polis anda minus.

Lain halnya jika setoran 1 juta itu sebagian berupa premi berkala dan sebagian lagi top up berkala, misalnya premi berkala 500 ribu dan top up berkala 500 ribu. Maka premi yang kena potongan biaya akuisisi adalah 75% dari 500 ribu, yaitu 375 ribu. Sisanya 125 ribu diinvestasikan, ditambah dengan top up berkala 500 ribu. Jadi, nilai yang masuk ke investasi adalah 625 ribu per bulan atau 7,5 juta setahun.

Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), berarti dana yang bisa ditarik adalah sekitar 5,1 juta (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi).

Jadi, jika anda ingin investasinya besar, premi berkala harus diperkecil dan top up berkala diperbesar, supaya potongan biaya akuisisinya kecil. Dan supaya biaya asuransinya pun kecil, manfaat asuransinya kecil saja. Tapi itu berarti anda ambil produk unitlink ini bukan untuk tujuan proteksi. Dan jika dibilang untuk tujuan investasi pun kurang tepat karena banyak potongan biayanya (untuk keperluan proteksi).

Unit-link adalah produk asuransi. Walaupun ada investasinya, unit-link sebaiknya tetap ditujukan untuk tujuan proteksi. Jika untuk tujuan investasi, besar kemungkinan anda akan tertipu, dan kecewa.

Apa keunggulan Allianz dibanding asuransi lain?

Salah satunya, komponen biaya di unitlink Tapro Allianz lebih murah dibanding asuransi lain. Silakan dibandingkan misalnya pada biaya akuisisi, di Tapro Allianz totalnya 145% dalam lima tahun, sedangkan di asuransi lain rata-rata sekitar 200%.

Kenapa biaya asuransi dan administrasi dipotong hingga seumur hidup? Bukankah di asuransi lain hanya 10 tahun saja?

Tidak benar jika dikatakan bayar premi dan bayar biaya-biaya unitlink hanya 10 tahun, kecuali setelah itu anda menutup polis. Jika setelah 10 tahun anda masih ingin mendapat proteksi, anda tetap harus membayar biaya-biayanya, dalam ini terutama biaya asuransi dan administrasi, sampai masa proteksinya berakhir. Biaya-biaya tersebut dipotong dari nilai investasi. Polis aktif selama nilai investasi masih cukup untuk membayar biaya-biaya, dan akan lapse jika tidak cukup. Jadi sebaiknya anda terus bayar premi selama masih butuh proteksi, tidak berhenti setelah 10 tahun.

 

Untuk konsultasi GRATIS mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Natanael Agen Asuransi Allianz

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Mengenal Istilah Asuransi (Premi, Polis, Klaim, Underwriting, Penanggung & tertanggung)

Saat ini banyak sekeli penyedia jasa asuransi, semakin banyaknya perusahaan asuransi, tentu makin membuat calon konsumen harus makin jeli membeli asuransi. manfaat, brand, klaim, premi dan segala hal yang berkaitan dengan asuransi patut jadi pertimbangan yang harus dicari dengan detail dan teliti.

Sebelum anda ikut dalam asuransi lebih baik anda memahami dulu segala hal yang berkaitan dengan asuransi tersebut, sehingga dengan memahami segala hal yang berkaitan dengan asuransi termasuk istilah-istilah dalam asuransi diharapkan ada tidak salah pilih ketika anda memutuskan untuk memilih asuransi yang paling cocok untuk anda dan juga keluarga anda.

Sebelum saya bahas apa itu premi, klaim, underwriting, penanggung dan tertanggung dalam asuransi ada baiknya saya akan jelaskan sedikit mengenai apa itu asuransi?

Pengertian Asuransi?

menurut wikipedia, asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.

Secara lebih detail pengertian asuransi dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang yaitu sudut finansial, sosial dan hukum sebagai berikut:

1. Dari sudut Finansial:

Jika dilihat dari sudut pandang finansial atau keuangan, asuransi dapat diartikan sebagai suatu alat yang dapat mengurangi risiko yang melekat pada perekonomian, dengan cara manggabungkan sejumlah unit-unit yang terkena risiko yang sama atau hampir sama, dalam jumlah yang cukup besar, agar probabilitas kerugiannya dapat diramalkan, dan bila kerugian yang diramalkan terjadi, maka akan dibagi secara proposional oleh semua pihak dalam gabungan itu.

2. Dari Sudut Hukum

Dari sudut humum asuransi merupakan suatu kontrak (perjanjian) pertanggungan risiko antara tertanggung dengan penanggung. Penanggung berjanji akan membayar kerugian yang disebabkan risiko yang dipertanggungkan kepada tertanggung. Sedangkan tertanggung membayar premi secara periodik kepada penanggung. Jadi, tertanggung mempertukarkan kerugian besar yang mungkin terjadi dengan pembayaran tertentu yang relatif kecil.

3. Dari Sudut Sosial

Sedangkan dari Sudut Sosial, asuransi dapat didefinisikan sebagai organisasi sosial yang menerima pemindahan risiko dan mengumpulkan dana dari anggota-anggotanya guna membayar kerugian yang mungkin terjadi pada masing-masing anggota tersebut. Kerugian setiap anggota dipikul bersama.

Mengenal Istilah Asuransi (Premi, Klaim, Polis, Underwriting, penanggung dan tertanggung)

Setelah Anda memahami pengertian asuransi anda setidaknya harus memahami juga istilah-istilah yang sering dilibatkan di dalam asuransi sehingga pemahaman anda mengenai asuransi bisa lebih baik yang bisa bermanfaat untuk anda ketika memutuskan untuk membeli asuransi, beberapa istilah asuransi yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

a. Polis Asuransi

Polis Asuransi adalah suatu perjanjian  asuransi atau pertanggungan yang bersifat konsensual (adanya kesepakatan), pada umumnya harus dibuat secara tertulis dalam suatu akta antara pihak yang mengadakan perjanjian. Pada akta yang dibuat secara tertulis itu dinamakan “polis”. Jadi, polis adalah tanda bukti perjanjian pertanggungan yang merupakan bukti tertulis.

b. Premi

Premi adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai kewajiban dari tertanggung atas keikutsertaannya di asuransi. Besarnya premi atas keikutsertaan di asuransi yang harus dibayarkan telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan memperhatikan keadaan-keadaan dari tertanggung.

c. Klaim asuransi

Klaim Asuransi adalah Sebuah permintaan resmi kepada perusahaan asuransi, untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan perjanjian.

Klaim Asuransi yang  diajukan akan ditinjau oleh perusahaan untuk validitasnya dan kemudian dibayarkan kepada pihak tertanggung setelah disetujui.

d. Penangguh

Penangguh menurut asuransi jiwa adalah yang memberikan jasa dalam penanggulanggan risiko yang dikaitkan dengan hidup atau matinya seseorang yang diasuransikan. Perusahaan Asuransi Jiwa merupakan badan hukum milik swasta atau badan hukum milik Negara.

Di dalam tapro syariah Allianz ada istilah Penanggung atau pembayar dan Peserta asuransi. Peserta dan Penanggung atau Pembayar memiliki arti yang sama. Ini yang sering disalah artikan nasabah.
Misalnya, Pak Amir ingin mengikutkan anaknya si Buyung usia 15 tahun, maka Pak Amir sebagai peserta atau sekaligus penanggung/pembayar polisnya si Buyung (si Buyung sebagai si Tertanggung). Hal tersebut karena si Buyung masih dibawah 17 tahun (syarat jika sebagai peserta sekaligus tertanggung harus di atas 17 tahun).
Istilah ini mungkin berbeda dengan asuransi lain. Tapi di Allianz sangat detail dan memperhatikan hal ini.
Karena pak Amir sebagai peserta sekaligus pembayar polis si Buyung sehingga Pak Amir jika meninggal berhak mendapat Uang Pertanggungan dan manfaat Payor benefit.

e. Tertanggung

Tertangguh adalah seseorang yang memanfaatkan jasa dari perusahaan asuransi, baik milik swasta ataupun milik Negara, jika anda membeli salah satu jasa asuransi anda bisa dikatakan sebagai pihan tertanggung.

Untuk bisa membeli asuransi harus bekerja dan berusia di atas 17 tahun (logikanya siapa yang bayar kalau tidak bekerja). Kalau belum bekerja maka yang menjadi peserta dan pembayar polis asuransi adalah orang tua.

f. Underwriting

Underwriting menurut pengertian asuransi jiwa adalah proses penaksiran mortalitas atau morbiditas calon tertanggung untuk menetapkan apakah akan menerima atau menolak calon peserta dan menetapkan klasifikasi peserta. Mortalitas adalah jumlah kejadian meninggal relatif di antara sekelompok orang tertentu, sedang morbiditas adalah jumlah kejadian relative sakit atau penyakit di antara sekelompok orang tertentu.

Dengan memahami segala hal yang berkaitan dengan istilah asuran anda diharapkan lebih cerdas ketika memilih jasa asuransi.

Konsultasi lebih lanjut hubungi:
Agen Allianz Natanael
HP/WA 08113436830

Mengumpulkan Polis Asuransi Lebih Penting Daripada Mengumpulkan Asset

Saat perjalanan ke Malang, saya kembai merenung tentang mana yang lebih penting, mengumpulkan polis asuransi atau mengumpulkan asset.

Ketika masih hidup, menurut teman saya yang saat itu berbincang di rumahnya adalah yang paling penting mengumpulkan asset sebanyak mungkin. Kemudian saya jawab, jika kita menjalani hidup hanya mengumpulkan asset sebanyak mungkin tetapi sama sekali tidak membeli polis asuransi, itu adalah tindakan yang sangat nekad dan tidak bijaksana sekali.

Jujur saja, saya tidak pernah menemukan ada orang yang selama hidup nya memiliki asset yang berlimpah namun sama sekali tidak memiliki polis asuransi khususnya polis asuransi jiwa dan asuransi penyakit kritis. Rata rata orang yang saya kenal dan saya temui dan kebetulan memiliki aset yang banyak, pasti memiliki polis asuransi lebih dari satu.

Jika saat anda membaca artikel ini, anda mengenal seseorang yang mungkin adalah kerabat maupun teman anda dan kebetulan teman anda ini memiliki aset yang banyak tetapi sama sekali belum memiliki asuransi baik asuransi jiwa maupun asuransi penyakit kritis, anda bisa meminta kerabat atau teman anda itu untuk sama sama membaca artikel ini.

Mengapa? Karena sangat penting sekali bagi anda untuk memiliki polis asuransi untuk melindungi finansial anda. Anda boleh tidak mengumpulkan aset tetapi anda wajib memiliki polis asuransi. Tetapi anda tidak boleh memiliki aset yang banyak namun sama sekali tidak memiliki asuransi. Itu sangat berbahaya sekali dan sangat beresiko. Dan saya yakin jika anda adalah seorang yang suka berinvestasi dan mengumpulkan aset, pasti anda orang yang pintar dan bijak yang telah mengasuransikan diri anda dan keluarga.

Bayangkan saja jika seumur hidup, anda bekerja mati matian banting tulang untuk mengumpulkan aset, tetapi di saat anda terkena penyakit kritis, anda menjual semua asset anda yang telah anda kumpulkan dari sejak muda dengan keringat dan air mata hanya demi disumbangkan kepada dokter dan rumah sakit untuk menyembuhkan penyakit kritis yang tengah anda derita saat ini?

Jika anda memiliki polis asuransi penyakit kritis, anda tidak perlu sampai menjual aset anda apabila anda terdiagnosa penyakit kritis. Biarkan perusahaan asuransi saja yang mengeluarkan uang untuk membayar biaya pengobatan anda. Simpel kan?

dokter juga butuh uang

Ada sebuah kisah yang ingin saya sharing kan dengan anda sekalian. Mungkin setelah membaca kisah ini dapat mengubah paradigma anda tentang asuransi.

Menurut saya, pengetahuan yang saya dapatkan ini sangat penting dalam hidup kita. Di saat semua orang sedang berlomba dan bersaing untuk memiliki berbagai macam aset yang bernilai tinggi, seperti properti, Tanah, dan lain lain, Saya mendapatkan sebuah pengetahuan yang sangat berharga dari seorang teman. Saya harap mudah mudahan pengetahuan ini dapat bermanfaat untuk anda juga.

Bulan Januari 2016 lalu, saya pergi keluar kota untuk bertemu dengan calon nasabah. Ketika saya bertemu dengan beliau, Saya terpana dan bersyukur mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dari calon nasabah saya tersebut. Sebut saja namanya Bpk. Yusuf, Beliau bekerja di salah satu perusahaan minyak asing dengan jabatan Direktur. Istri beliau juga bekerja di sebagai seorang bankir, dengan jabatan yang sudah tinggi. Singkatnya, saya terpana dengan sebuah penjelasan dari beliau,saat kami mengobrol sebelum masuk ke penjelasan mengenai produk asuransi, Saya bertanya mengenai aset yang dipunyai beliau, mulai dari tanah, rumah dan lainnya.

Dan beliau menyampaikan hanya mempunyai:
– 2 aset tanah kosong masing-masing luasnya 7.500an m persegi saja
– 1 apartemen dan rumah yang beliau tempati.

Dengan tidak merasa takut saya bertanya, “Pak, kenapa sosok seperti Bapak tidak punya aset tanah yang banyak? Maaf, karena menurut saya, dengan latar pekerjaan Bapak seharusnya Bapak lebih dari mampu untuk punya aset yang banyak.”

Kemudian beliau menjawab, “Coba temukan saya satu orang di Indonesia yang bisa menjual aset tanah saya dalam waktu kurang dari 1 jam jika saya terkena atau terdiagnosa penyakit kritis, dan uang penjualan tanah saya yang bernilai di atas Rp. 1 Milyar tersebut harus bisa di transfer ke rekening bank saya tidak lebih dari 1 hari, Adakah orang yang sanggup melakukannya??”

Lalu saya terdiam dan menjawab, “Tidak ada,Pak.” Kemudian beliau menunjukan note/arsip penting beliau kepada saya,dan saya sangat terkejut, Karena beliau sendiri sudah mempunyai 82 polis dengan beliau sbagai pemilik polis dan tertanggung, Istri beliau sudah mempunyai 27 polis, Anak-anak beliau masing-masing yang sulung 13 polis dan yang bungsu 7 polis..

Dan beliau berkata,”Kalau saya sakit dan meninggal, uang santunan yang diterima oleh anak-anak dan istri saya totalnya adalah Rp. 220 Milyar. Bagaimana menurut kamu? Apakah cara saya sudah tepat?”, tanya Bapak tersebut. Lalu saya mengangguk dan menjawab ” Luar Biasa Pak ”

Bagaimana? Anda mengerti dengan pengetahuan yang baru saja saya bagikan? Saya harap anda dapat mengerti karena hal ini sangat penting dalam kehidupan kita semuanya. Selain aset, asuransi merupakan hal yang tidak kalah pentingnya untuk di miliki apalagi di masa krisis ekonomi sekarang ini sangat lah membantu, apalagi di saat seseorang harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Karena, seperti yang kita ketahui, sekarang untuk biaya pengobatan tidaklah murah, terkadang kita sampai menjual segala aset yang kita miliki hanya untuk biaya perawatan.

Jika demikian, berarti sia-sia bukan uang yang selama ini kita tabung untuk membeli aset, jika pada akhirnya akan kita jual kembali asetnya hanya untuk membiayai biaya pengobatan kita kelak apabila kita terkena penyakit kritis?

Disaat usia kita masih muda, alangkah baiknya jika anda sudah memiliki asuransi, dimana asuransi sudah memproteksi anda dari muda sampai anda tua. Kita tidak akan pernah tahu atau bisa memprediksi apa yang akan terjadi dengan kita besok.

Oleh sebab itu miliki sekarang juga proteksi untuk diri kita dan juga untuk menjaga masa depan anda kelak. Jika anda ingin berkonsultasi dengan saya, dan anda membutuhkan keterangan apapun seputar asuransi, silakan hubungi saya di sini.

 

Contact: Natanael

Agen Allianz Life / Phone: 08113436830 (WA/SMA)

email: natanael.albertus@gmail.com

sumber: Mengumpulkan Polis Asuransi lebih penting daripada Mengumpulkan Asset