Tag Archives: Problem keuangan

Jika Saudara Sakit, Seberapa Besar Kita Bisa Membantu?

Memulai tulisan ini saya akan bertanya, seandainya saudara sakit dan dia meminjam uang kepada anda, berapa yang sanggup anda bantu?

Jika anda sudah membantu, tapi ternyata saudara anda sakitnya cukup berat sehingga butuh uang sebesar Rp 100 juta dan dia kembali meminjam uang kepada anda, apakah anda sanggup membantu dengan memberi pinjaman Rp 100 Juta?

Bagaimana jika yang sakit berat itu menimpa kita atau keluarga kita sendiri, apakah kita akan meminta bantuan uang (entah sedekah atau pinjaman) kepada saudara-saudara kita? Apakah yakin kalau mereka akan memberikan bantuan uang kepada kita? Seberapa besar bantuan yang bisa mereka berikan?

Pertanyaan-pertanyaan ini sulit dijawab. Seberat kita membantu mereka dalam hal keuangan, biasanya seberat itu pula mereka membantu kita.

Tapi saya punya solusi bagi anda dan saudara-saudara anda, supaya masalah bantu-membantu dalam urusan yang sensitif (baca: pinjam-meminjam uang) ini tidak perlu terjadi, yaitu:  milikilah asuransi yang tepat.

Untuk risiko sakit yang memerlukan rawat inap, milikilah asuransi kesehatan.

Untuk risiko sakit yang berat (contoh: kanker, jantung, stroke, gagal ginjal), selain asuransi kesehatan, miliki jugalah asuransi penyakit kritis.

Selain memiliki asuransi yang tepat, besarnya manfaat atau uang pertanggungannya atau uang santunan tunai pun harus cukup besar, bukan asal ada. Berapa kecukupannya, disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda membayar premi.

Sebagai gambaran, seorang yang terkena sakit kritis semacam kanker, dia membutuhkan uang hingga miliaran rupiah.

biaya-chrisye

Jadi, sebisa mungkin anda juga punya uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Lalu siapa saja yang harus punya asuransi?

Jika anda khawatir dan akan kerepotan jika dipinjami uang oleh saudara-saudara anda, berarti saudara-saudara anda harus punya asuransi. Begitu pula keluarga dari saudara-saudara anda.

Tentunya saudara-saudara anda pun akan kerepotan jika dipinjami uang oleh anda, jadi anda dan keluarga anda pun harus punya asuransi.

Intinya, semua orang perlu punya asuransi. Anda, pasangan, anak, orangtua, saudara, kerabat dekat dan jauh, tetangga, teman-teman, rekan kerja. Mereka semua sangat mungkin akan menghubungi anda ketika membutuhkan uang.

Setuju?

Jika ya, sampaikan kabar baik ini kepada semua orang. []

(Artikel diambil dari https://myallisya.com/2017/10/06/)

 

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS dan pendaftaran polis hubungi saya:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Advertisements

Seberapa Siapkah Kita menghadapi Problem Keuangan Akibat RSCM?

Saya mengutip pernyataan dari blog myallisya.com (6/9/2017) yakni seberapa siapkah kita menghadapi problem keuangan akibat RSCM yakni Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia.

Kita pasti setuju:

  • Jika terkena salah satu dari RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia), pasti BUTUH UANG?

Pertanyaannya:

  • Mau pakai uang sendiri atau ingin dibantu pakai uang asuransi?
  • Jika pakai uang sendiri, apakah anda sudah siapkan uangnya sejak sekarang? Seberapa besar yang SUDAH anda siapkan?
  • Jika ingin pakai uang asuransi, seberapa besar anda ingin dibantu dan seberapa besar premi yang dapat anda sisihkan?

Dampak Keuangan RSCM

Satu hal yang perlu disadari adalah dampak keuangan dari risiko RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia). Apa saja problem keuangan yang ditimbulkannya?

Dampak RSCM

Program Tapro dari Allianz

Menyadari bahwa RSCM menimbulkan problem keuangan, kita tentu perlu mengetahui apa solusinya agar problem-problem keuangan tersebut dapat tertanggulangi.

Kita butuh program Tapro, yaitu program asuransi yang akan Tanggung Problemkeuangan anda sesuai jenis risiko yang terjadi.

Program Tapro

Perbedaan 2 Macam Sakit

Perlu diketahui pula perbedaan dua macam sakit, agar kita dapat memilih asuransi secara tepat dan hemat.

2 Macam Sakit

Apa maksudnya lebih hemat?

Anda tidak perlu membeli sendiri semua asuransi yang dibutuhkan. Jika misalnya dari kantor anda sudah tersedia asuransi kesehatan, anda bisa berhemat dan cukup membeli asuransi penyakit kritis untuk melengkapi perlindungan kesehatan anda.

Contoh Ilustrasi

Di bawah ini adalah contoh ilustrasi Tapro Allisya Protection Plus untuk seorang bapak yang bijaksana, usia 30 tahun, dengan manfaat proteksi lengkap seperti disarankan di atas.

Ilustrasi Tapro 3jt

Cara membaca ilustrasi di atas:

Bapak Bijaksana usia 30 tahun, mengambil program Tapro dengan premi 3 juta per bulan, dan beliau mendapat sejumlah manfaat proteksi yaitu (sesuai urutan di ilustrasi):

  1. CI+ atau 49 penyakit kritis sebesar 1 miliar sd usia 70 tahun.
  2. CI100 atau 100 kondisi penyakit kritis sebesar 1 miliar sd usia 100 tahun.
  3. ADDB atau cacat/meninggal karena kecelakaan sebesar 1 miliar sd usia 65 tahun
  4. TPD atau cacat tetap total sebesar 1 miliar sd usia 65 tahun
  5. HSC+ atau rawat inap cashless plan kamar 1 juta per hari sd usia 80 tahun
  6. Meninggal sebesar 1 miliar sd usia 100 tahun atau seumur hidup
  7. Payor benefit atau bebas premi jika mengalami sakit kritis (CI+) atau TPD.

Plus ada nilai investasi yang berfungsi pokok untuk melindungi polis agar tetap aktif, tapi bisa diambil sewaktu-waktu jika diperlukan.

Ketujuh manfaat proteksi di atas telah mencakup semua risiko RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia).

Untuk mendaftar Asuransi Tapro hubungi:

Natanael

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

(Artikel ini saya sadur dari https://myallisya.com/2017/09/06/program-asuransi-tapro-tanggung-problem-dari-allianz/)