Tag Archives: rider

Solusi terhadap Mahalnya Biaya Sakit Kanker

Mahalnya Biaya Berobat, Dari Jatuh Sakit Bisa Jatuh Bangkrut
https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20180429164515-33-12936/mahalnya-biaya-berobat-dari-jatuh-sakit-bisa-jatuh-bangkrut

Ketika divonis terkena suatu penyakit kadang-kadang hal yang pertama ditakuti bukan masalah sembuh atau tidaknya. Tetapi justru apakah mereka memiliki uang yang cukup untuk mengobati penyakitnya.

Pengobatan seperti pemasangan pemeriksaan PET SCAN (positron emission tomography scanning) misalnya membutuhkan biaya kurang lebih Rp 11 juta. Hal ini dituturkan oleh Dian yang divonis rumah sakit kanker payudara stadium 3 ketika usianya menginjak 26 tahun. Dian dijadwalkan menjalani operasi pemasangan cell site untuk persiapan kemoterapi sehari setelah divonis. Biaya operasi yang dibutuhkan mencapai Rp 44 juta. Demi membayar biaya tersebut, Dian rela berhutang kepada kantor yang memberikan dana talangan terlebih dahulu (Seperti yang diberitakan oleh CNBC Indonesia

Selanjutnya, dia berujar bahwa saat divonis yang ada di pikirannya cuma ‘Duh, gua punya uang cuma sedikit dan nggak punya tabungan’. Andai aku punya uang Rp 200 juta mungkin akan lebih tenang karena aku tahu biaya pengobatan kanker itu banyak.

Nah, cerita di atas dapat kita ambil pelajaran bahwa kita harus mengantisipasi terhadap mahalnya biaya sakit kanker. Namun jangan kawatir, saya akan menawarkan solusi yang baik buat kita tentang mahalnya biaya sakit kanker tersebut.

Solusi Biaya Sakit Kanker

Solusinya adalah kita harus punya asuransi yang memberi manfaat jika tiba-tiba terkena kanker maka perusahaan asuransi akan memberi kita dana buat berobat. Saya beri penawaran, bahwa kita harus punya sedikitnya :

  1. asuransi yang menanggung biaya rawat kamar,
  2. asuransi yang memberi dana ektra minmal Rp 1 Millyar setelah kita selesai rawat kamar. Tujuannya untuk menanggung kebutuhan hidup seperti makan, dan sebagainya.

Nah, pertanyaannya, asuransi apa yang bagus? Saya merekomendasikan untuk segera bekerjasama atau membuka polis di perusahaan yang cukup ternama dan dana yang sangat kuat yakni PT. AJ. Allianz Life.

Rekomendasi untuk perawatan rawat inap:

  1. Smartmed Premier

Smertmed premier memiliki kerunggulan:

Keunggulan

  • Fasilitas medis kelas VIP dengan kemudahan Cashless di rumah sakit jaringan Allianz di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan lain-lain.
  • Total Manfaat dalam setahun hingga Rp 6 miliar per orang.
  • Penggantian biaya perawatan sesuai tagihan (as charge) jika perawatan sesuai Plan. 
  • Bila memilih kamar lebih dari Plan atau memilih rumah sakit di Amerika Serikat, biaya perawatan akan dibayar sesuai Limit Dasar.
  • Menyediakan Manfaat Rawat Inap dan Manfaat Tambahan seperti Persalinan, Rawat Jalan, serta Rawat Gigi. 
  • Menyediakan Manfaat Spesial yaitu Kemoterapi, Hemodialisis, Evakuasi Medis dan Pemulangan Darurat, HIV/AIDS, serta Biaya Pemakaman. 
  • No Claim Bonus atau diskon bonus sebesar 20% yang diberikan saat perpanjangan polis bila tidak ada catatan klaim selama satu tahun polis. Diskon bonus dihitung dari premi polis tahun lalu dan berlaku untuk premi per Tertanggung.
  • Fasilitas Allianz eAZy Claim dan Reimbursement untuk penggantian biaya perawatan medis yang dilakukan di rumah sakit di luar Jaringan Allianz-Admedika.
  • Pilihan layanan co-share 20%, 10%, dan 0% sesuai perjanjian antara Tertanggung dengan Allianz. 
  • Akses Allianz Medical Hotline 24 jam untuk kebutuhan informasi dan layanan medis, serta Jasa Layanan Bantuan Medis lnternasional.

2. Smartmed Cancer

Keunggulan:

  • Usia Masuk:
    1 bulan 1 hari – 60 tahun (ulang tahun terdekat).
  • Usia Pertanggungan: 
    Maksimal 75 tahun.
  • Mata Uang:
    Rupiah (IDR).
  • Wilayah Pertanggungan: 
    Seluruh dunia, kecuali Amerika Serikat, dan disesuaikan pilihan Plan.
  • Masa Tunggu: 
    90 hari sejak Tanggal Efektif rider.
  • Metode Pembayaran Premi: 
    Mengikuti Polis Dasar (bulanan, kuartalan, semesteran, tahunan).
  • Underwriting:
    • Full Medical Underwriting mengikuti Polis Dasar.
    • Tinggal dan/atau bermukim di Indonesia dengan bukti KTP/KITAS/KIMS.
    • Reinstatement (pemulihan polis):
      • < 75 hari: Polis otomatis aktif kembali. Auto Reinstatement diperbolehkan selama tidak ada catatan klaim akibat kanker atau perawatan apa pun terkait kanker, secara langsung maupun tidak langsung.
      • b)> 75 hari: Polis dianggap new business, masa Tunggu dan Kondisi Pre-existing berlaku. 
  • Kelayakan:
    • Satu Tertanggung hanya diperbolehkan memiliki 1 rider SmartMed Cancer.
    • Tertanggung anak-anak hanya diperbolehkan untuk memiliki Plan 1.
    • Plan tidak dapat diubah.
    • Pertanggungan SmartMed Cancer dihentikan jika Polis Dasar jatuh tempo.
    • Kondisi Pre-Existing (terdeteksi/tidak terdeteksi) berlaku.

3. Flexi CI

Manfaat:

  1. Plan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan
  2. Komprehensif! Menjamin hingga 168 kondisi penyakit kritis dari early stage hingga catastrophe stage.
  3. Total Uang Pertanggungan (UP) yang dapat dibayarkan hingga 150%
  4. Manfaat Opsional (Gender Specific Cancer Benefit, Power Reset for Early Cancer dan Continuous Cancer Benefit) tidak mengurangi Uang Pertanggungan (UP) Plan Silver atau Plan Gold atau Plan Platinum
  5. Usia masuk : mulai 1 bulan hingga 70 tahun (ulang tahun terdekat) dan dapat dipertanggungkan hingga 100 tahun (ulang tahun terdekat)
  6. Tidak ada survival period (jangka waktu Tertanggung bertahan hidup setelah didiagnosis kondisi penyakit kritis)

4. Hospital Premier

Keunggulan Hospital & Surgical Care Premier

  • Mengganti biaya perawatan sesuai tagihan (as charged) dan pilihan kamar sesuai dengan plan yang dipilih.
  • Wilayah pertanggungan dapat dipilih mulai dari Indonesia&Malaysia hingga seluruh dunia.
  • Kamar perawatan private dan semi private sesuai plan yang dipilih.
  • Tersedia manfaat Penyakit kritis seperti perawatan kanker, dialisa, biaya transplantasi & biaya donor transplantasi organ serta rehabilitasi stroke dibayarkan sesuai tagihan.
  • Manfaat Booster yang memberikan tambahan manfaat di luar batas tahunan.
  • Tersedia Layanan Expert Medical Opinion.
  • Tidak ada batas maksimum hari untuk Rawat Inap dan ICU
  • Usia pertanggungan hingga 99 tahun
  • Usia masuk 1 bulan – 70 tahun (ulang tahun terdekat)

Masa tunggu (kecuali kecelakaan)

  • Kanker : 90 hari
  • Penyakit Katastropik: 90 hari
  • Penyakit khusus : 12 bulan
  • Penyakit lainnya : 30 hari

Info lebih lanjut atau ingin membuka polis asuransi sakit kanker hubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz BErlisensi)

HP/WA 08113436830

Asuransi Unit Link: Tambah Rider, Tambah Manfaat

Jurnal Allianz , Asuransi Jiwa Unit Link , 18 Sep 2015

Tentunya kita sering mendengar mengenai jenis asuransi unit link. Dengan jenis asuransi ini kita bisa mendapatkan proteksi sekaligus dengan investasi. Meskipun demikian, yang diutamakan dari jenis asuransi ini tetaplah dari sisi proteksi atau perlindungan diri. Manfaat investasi adalah kelebihan dari asuransi unit link yang cocok bagi kita yang menginginkan adanya dana darurat tambahan yang dijadikan investasi pribadi di masa yang akan datang.

Namun, apakah bisa jika kita ingin meng-upgrade polis untuk mendapatkan manfaat lebih? Tentu saja bisa. Setiap asuransi biasanya bisa dilengkapi asuransi tambahan atau biasa disebut rider. Untuk bisa memiliki asuransi tambahan, kita hanya perlu menabah biaya premi asuransi. Asuransi lain yang bisa didapatkan antara lain biaya perawatan rumah sakit, perlindungan diri terhadap penyakit kritis, cacat tetap, serta manfaat lainnya yang belum tentu dimiliki oleh asuransi dasar unit link. Untuk besaran biaya yang diperlukan, biasanya bergantung dari masing-masing penyedia asuransi unit link.

Jika kita memiliki concern yang lebih terhadap perlindungan, kita bisa menentukan bobot manfaat perlindungan yang lebih besar dibandingkan bobot manfaat investasi. Begitu pun sebaliknya, jika kita ingin lebih meningkatkan dana darurat berupa investasi di masa akan datang yang jumlahnya lebih banyak, kita bisa menentukan bobot tersebut. Bahkan, kita juga bisa menambah besaran premi yang harus kita bayarkan setiap bulan/tahunnya untuk manfaat yang kita inginkan

Jumlah manfaat yang kita dapatkan nanti akan bergantung terhadap jumlah dana premi yang kita bayarkan. Kita harus sering berkonsultasi dengan agen asuransi yang bekerjasama dengan kita agar bisa mendapatkan gambaran perhitungan (ilustrasi) manfaat yang akan dapatkan. Kita perlu memerhatikan hal ini agar tidak salah melakukan perhitungan manfaat yang akan kita dapatkan.

Sakit dapat Uang Saku?

Flexicare Family adalah salah satu rider pada asuransi jiwa Tapro Allisya Protection Plus. Rider ini memberikan manfaat santunan uang tunai atau uang saku jika dirawat inap dan pembedahan. Ada tambahan kata “family” karena rider ini bisa menyertakan anggota keluarga dalam satu polis, tentunya dengan tambahan premi.

Rider Flexicare Family merupakan pelengkap dari asuransi kesehatan yang mungkin sebelumnya sudah anda miliki. Sebagai pelengkap, sifatnya bukan prioritas. Saya tidak sarankan rider ini jika anda belum memiliki asuransi kesehatan untuk rawat inap cashless (HSC+ atau Allisya Care). Dan untuk anda pencari nafkah, saya pun tidak sarankan rider ini jika anda belum memiliki asuransi jiwa, penyakit kritis, dan kecelakaan/cacat tetap dengan UP yang memadai.

Selengkapnya tentang rider Flexicare Family bisa dibaca di bawah.

flexicare-family

TABEL MANFAAT FLEXICARE FAMILY (10 UNIT)

Tabel Manfaat Flexicare

Contoh Ilustrasi

Di bawah ini, untuk mendapatkan Flexicare Family senilai 10 unit (santunan 1 juta per hari), seorang pria usia 30 tahun cukup membayar premi 350 ribu per bulan, dengan UP jiwa dan investasi yang kecil.

Flexicare 10 Unit

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya

Natanael Agen Allianz Life

HP 08113436830

 

sumber: https://myallisya.com/produk/allisya-protection-plus-premi-berkala/rider-5-flexicare-family/

Poin Penting yang Dimiliki Asuransi Allianz namun Tidak Dimiliki Asuransi Lain

“Pak, apa sih kelebihan asuransi Allianz dibandingkan dengan asuransi lain?” Pertanyaan ini suatu ketika ditanyakan calon nasabah sambil menunjukkan beberapa polis asuransi lain di depan saya.

Membandingkan antara asuransi yang satu dengan asuransi yang lain adalah kegiatan yang sah sah saja. Untuk menghemat waktu anda di saat anda ingin membandingkan asuransi Allianz dengan asuransi lainnya, ada baiknya anda hanya fokus di beberapa poin penting saja yang dimiliki oleh asuransi Allianz namun tidak dimiliki oleh asuransi lain.

 

 

Kelebihan Asuransi Allianz Yang Patut Menjadi Perhatian Saat memilih Asuransi

Bagi para calon nasabah yang menginginkan adanya perusahaan asuransi yang bagus pelayanannya, maka perusahaan asuransi Allianz merupakan pilihan yang tepat.  Berikut kelebihan yang bisa didapat dengan menjadi nasabah asuransi Allianz.

PENYAKIT KRITIS (CI100)

1. Pertanggungan s/d usia 100 tahun untuk asuransi penyakit kritis CI100. Hanya di Allianz saja yang berani memberikan perlindungan penyakit kritis sampai usia si tertanggung mencapai 100 tahun. Di asuransi lain, tidak ada yang berani.

2. Tersedia perlindungan terhadap 100 Jenis Penyakit kritis + 2 manfaat tambahan penyakit kritis (Total 102 penyakit kritis sebenarnya). Hebatnya 2 manfaat tambahan penyakit kritis ini malah Uang Pertanggungan (UP) nya tidak mengurangi UP manfaat penyakit kritis sebenarnya.

3. Perlindungan terhadap Terminal Illness di asuransi penyakit kritis Allianz (CI, CI+, CI100). Terminal illness artinya semua penyakit kritis yang telah mendapatkan diagnosa dokter & dokter Allianz dan mereka setuju berdasarkan hasil diagnosa untuk memberikan pernyataan bahwa harapan hidup dari si pasien kurang dari 12 bulan.)

4. Uang Pertanggungan yang diklaim cair sebesar 50% di tahap early stage dan 100% di tahap menengah  dan lanjutan. Bahkan untuk 5 kondisi penyakit kritis yang sangat kritis (catastrophic), Allianz menambahkan 20% dari UP lagi sehingga total UP yang dibayarkan menjadi 120%.

5. Periode Eliminasi 90 hari dihitung sejak polis aktif. Periode eliminasi ini termasuk yang paling singkat dibandingkan di asuransi lain. Asuransi lain ada yang sampai 180 hari bahkan lebih.

TOTAL PERMANENT DISABILITY (CACAT TETAP TOTAL)

6. Uang Pertanggungan dibayarkan 100 % sekaligus.

7. Jika sudah diklaim, manfaat lain seperti CI+ dan CI100 (sakit kritis), Payor, Meninggal, tetap jalan kecuali ADDB (Accidental Death & Disability Benefit).

8. Dicover sampai usia 65 tahun

9. Cacat tetap total tetap dibayar meskipun sudah ada klaim ADDB, CI+, CI100, Payor.

10. Cacat tetap total memiliki Uang Pertanggungan (UP) yang terpisah dari Uang Pertanggungan meninggal dunia/ jiwa. Di Asuransi lain, jika si nasabah terkena cacat tetap total, maka setelah nasabah melakukan klaim dan UP telah diterima maka polis langsung berakhir. Di Allianz, setelah nasabah menerima klaim UP cacat tetap total, polis belum berakhir dan masih tetap mengcover sampai dengan usia 100 tahun atau meninggal dunia (mana yang duluan terjadi)

MENINGGAL DUNIA

11. Uang Pertanggungan yang diterima ahli waris sebesar 100% meskipun sudah ada klaim CI+, CI100, TPD, ADDB & PAYOR kecuali sudah ada klaim CI Accelerated yang UP nya merupakan UP gabungan dengan UP Meninggal Dunia.

12. Untuk kasus bunuh diri atau meninggal dunia karena AIDS, tetap bisa klaim dengan catatan polis asuransinya telah berusia lebih dari 2 tahun. (Untuk kasus bunuh diri, tidak bisa dilakukan klaim di asuransi syariah/ Tapro Allisya Allianz)

ACCIDENTAL DEATH AND DISABILITY BENEFIT (CACAT ATAU MENINGGAL KARENA KECELAKAAN)

13. Dicover sampai usia 65 tahun.

ASURANSI JIWA BERJANGKA (TERM LIFE)

14. Memberikan perlindungan meninggal dunia tambahan sampai dengan usia tertanggung mencapai 70 tahun. Besar UP nya maksimal 2x UP manfaat meninggal dunia dasar.

PAYOR

15. Payor karena kondisi CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

16. Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

17. Payor dibagi 2 yaitu : Payor Benefit ( CI+ / TPD ) dan Payor Protection ( Meninggal ). Jika CI+ ditolak, maka masih pemegang polis masih bisa ambil manfaat Payor Protection (meninggal).

18. Payor karena CI+, TPD maupun meninggal dunia, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pemegang polis berusia 65 tahun (Seolah olah pemegang polis berusia 65 tahun untuk payor karena meninggal dunia).

SPOUSE PAYOR

19. Spouse Payor karena CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

20. Spouse Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

21. Spouse Payor karena CI+, TPD, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pasangan pemegang polis berusia 65 tahun.

FLEXICARE FAMILY (CASH PLAN/ SANTUNAN HARIAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT)

22. Untuk santunan harian rawat inap rumah sakit Flexicare minimal dirawat inap 1 x 24 jam saja sudah bisa reimburse. Di asuransi lain minimal harus dirawat inap 2 x 24 jam baru bisa reimburse.

23. Cover santunan rawat inap di rumah sakit maksimal 180 hari / tahun

24. Bedah tanpa disertai rawat inap tetap bisa dicover

25. Jika dirawat karena kecelakaan, manfaat yang diberikan sebesar 2 x daripada jika dirawat karena sakit penyakit

26. Tambahan santunan yang dibayarkan secara sekaligus (lump sum) apabila dirawat lebih dari 30 hari berturut turut di rumah sakit.

HOSPITAL & SURGICAL CARE PLUS (HSC +)

27. Manfaat bedah yang diberikan rata rata jumlahnya lebih besar daripada di asuransi lain

28. Mendapatkan manfaat tambahan perawatan kanker, dialisa (cuci darah) dan fisioterapi

29. Rawat jalan yang dilakukan 30 sebelum menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga bisa di klaim.

30. Rawat jalan yang dilakukan 90 hari setelah menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga masih bisa diklaim (dengan catatan untuk kontrol penyakit yang sama dengan penyakit yang diderita saat rawat inap rumah sakit). Di asuransi lain paling lama hanya 30 hari lamanya tetapi Allianz berani mengcover sampai dengan 90 hari setelah rawat inap rumah sakit.

31. Juga mengcover rawat jalan dan rawat gigi darurat yang diakibatkan oleh kecelakaan (perawatan dilakukan dalam tempo 48 jam setelah terjadi kecelakaan dan masih tetap dicover untuk rawat jalan lanjutan samai dengan 14 hari ke depan).

HAL – HAL YANG UMUM

32. Perusahaan Allianz memberikan pengalaman akan proses klaim asuransi yang mudah

33. Biaya asuransi (cost of insurance) pada produk asuransi yang ditawarkan sangat murah

34. Cost of Insurance (COI) / Biaya Asuransi tahun ke 1 dihutangkan dulu oleh Allianz dan baru dibebankan separuhnya di tahun ke 2 dan separuhnya lagi di tahun ke 3. (perhitungan COI sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

35. Biaya administrasi Rp. 26,500 / bulan baru mulai dibebankan di bulan ke 13. (perhitungan biaya administrasi sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

36. Usia masuk maksimal 70 tahun untuk asuransi jiwa.

Banyaknya kelebihan asuransi Allianz membuatnya menjadi pilihan utama bagi yang mencari asuransi yang berkualitas.

Tujuan utama dari mengikuti asuransi adalah sebagai persiapan atau upaya untuk berjaga-jaga terhadap peristiwa yang tidak diharapkan seperti sakit, kecelakaan, ataupun meninggal dunia, sehingga bila hal tersebut terjadi sudah ada asuransi yang menanggung biayanya atau memberikan santunan pada keluarga yang ditinggalkan agar tidak kekurangan.

Jadi salah satu usaha terbaik yang bisa dilakukan untuk melindungi keluarga adalah dengan memiliki asuransi Tapro Allianz.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz Berlisensi.

Natanael

HP : 08113436830 (WA/Call)

email: natanael.allianz@gmail.com / natanael.albertus@gmail.com

 

Apa Itu Critical Illness?

Critical Illness merupakan rider (proteksi tambahan) pada unit link Tapro Allisya dan Smartlink.

  1. Rider Critical Illness ada tiga macam, yaitu CI, CI+ dan CI 100
  2. Rider CI dan CI+ memberikan uang pertanggungan jika peserta pertama kali terdiagnosa salah satu dari 49 penyakit kritis. Dan sesuai namanya, Critical Illness berarti “penyakit kritis” atau “penyakit kronis”. Artinya kalau belum tahap kritis belum bisa klaim. Kriteria penyakit kritis dicantumkan secara jelas dan lengkap dalam polis.
  3. Rider CI 100 memberikan uang pertanggungan jika peserta pertama kali terdiagnosa salah satu dari 100 kondisi penyakit kritis. 100 kondisi penyakit kritis mencakup diagnosa penyakit kritis dalam tahap awal, intermediate dan advance.  Dalam tahap awal claim CI 100 uang pertanggungan akan cair sebesar 50% UP atau maksimal 500 juta. Dalam tahap intermediate klaim CI 100 uang pertanggungan akan cair sebesar 100% UP atau maksimal 1 Miliar. Dalam tahap advance  klaim CI 100 uang pertanggungan akan cair sebesar 100% UP atau maksimal 2 Miliar.
  4. Tidak ada syarat masa bertahan hidup untuk CI dan CI+. Contoh: kena serangan jantung lalu meninggal dunia, dan sebelum meninggal sempat didiagnosa untuk mendapatkan bukti medis serangan jantung, maka UP-nya dobel (UP jiwa + UP penyakit kritis). Sedangkan untuk CI 100 berlaku masa bertahan hidup selama 7 hari.
  5. Minimum uang pertanggungan Critical Illness 8 juta rupiah.
  6. Maksimum uang pertanggungan adalah sebesar UP dasar, atau maksimum 2 miliar rupiah.
  7. Rider CI dapat diambil mulai usia 1 tahun sampai 64 tahun dan masa pertanggungan CI berlaku sampai menjelang umur 85 tahun, klaim CI mengurangi UP dasar.
  8. Rider CI+ dapat diambil mulai usia 1 tahun sampai 64 tahun dan masa pertanggungan CI+ berlaku sampai menjelang umur 70 tahun, dan klaim CI+ tidak mengurangi UP dasar.
  9. Rider CI 100 dapat diambil mulai usia 5 tahun sampai 70 tahun dan masa pertanggungan CI100 berlaku sampai menjelang usia 100 tahun dan claim CI 100 tidak mengurangi UP dasar.
  10. Berlaku masa tunggu selama 90 hari untuk semua jenis rider critical illness sejak polis di setujui
  11. Klaim Critical Illness diajukan selambat-lambatnya 30 hari setelah diagnosa ditegakkan.
  12. Selanjutnya tim dokter Allianz akan mengadakan pemeriksaan terhadap klaim peserta.
  13. Dana segera dicairkan begitu klaim disetujui.

Daftar 49 Penyakit Kritis
1. Serangan jantung pertama
2. Stroke
3. Operasi jantung koroner
4. Operasi penggantian katup jantung
5. Kanker
6. Gagal ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple sclerosis
9. Transplantasi organ vital tubuh
10. Penyakit alzheimer/gangguan otak organik degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit parkinson
13. Terminal illness
14. Penyakit paru-paru kronis/tahap akhir
15. Penyakit hati kronis
16. Penyakit motor neuron
17. Muscular dystrophy
18. Anemia aplastis
19. Operasi pembuluh aorta
20. Hepatitis fulminant
21. Pulmonary arterial hypertension primer
22. Meningitis bakteri
23. Tumor otak jinak
24. Radang otak
25. Luka bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma kepala serius
28. Apallic syndrome
29. Penyakit jantung koroner lain yang serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk penyakit jantung koroner
31. Lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus)
32. HIV yang didapatkan melalui transfusi darah dan pekerjaan
33. Tuli (hilangnya fungsi indra pendengaran)
34. Bisu (kehilangan kemampuan bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit kista medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma pembuluh darah otak yang mensyaratkan pembedahan
40. Terputusnya akar-akar syaraf plexus brachialis
41. Stroke yang memerlukan operasi arteri carotid
42. Operasi scoliosis idiopatik
43. Pankreatitis menahun yang berulang
44. Penyakit kaki gajah kronis
45. Hilangnya kemandirian hidup
46. Kematian selaput otot atau jaringan (gangrene)
47. Rheumatoid arthritis berat
48. Colitis ulterative berat (cronh’s disease)
49. Penyakit kawasaki yang mengakibatkan komplikasi pada jantung

image

image

Pentingnya Rider Pembebasan Premi pada Polis Asuransi Jiwa

Rider Waiver of Premium dan Payor Benefit memberikan pembebasan premi jika pemegang polis mengalami Penyakit Kritis (Critical Illness [CI]) atau Cacat Tetap Total (Total Permanent Disability [TPD]). Ada yang membebaskan premi dari CI saja, atau TPD saja, ada juga yang dari kedua-duanya.

Perbedaan Rider Waiver of Premium dan Payor Benefit

Perbedaan rider Waiver of Premium pada asuransi jiwa tradisional dan rider Payor Benefit pada unit-link ada dua:

Pertama, Waiver of Premium memberikan pembebasan premi sesuai dengan masa pembayaran premi dari polis dasarnya. Jika polis dasarnya berjangka waktu pembayaran 10 tahun, maka manfaat Waiver pun berlaku selama 10 tahun. Misalnya terjadi TPD di tahun ke-5, maka nasabah dibebaskan dari membayar premi mulai tahun ke-6 sd tahun ke-10.

Payor Benefit memberikan pembebasan premi sampai usia tertentu, biasanya sampai usia pemegang polis 65 tahun. Walaupun masa pembayaran premi direncanakan hanya 10 tahun, pembebasan premi tetap sampai usia 65 tahun. Misalnya nasabah usia 30 tahun, terkena TPD tahun kelima (usia 35 tahun), maka ia mendapatkan pembebasan premi sampai usianya 65 tahun.

Kedua, Waiver of Premium memberikan pembebasan dalam bentuk berhenti bayar premi, sedangkan Payor Benefit memberikan pembebasan dalam bentuk premi dibayarkan oleh perusahaan. Jika sebelumnya nasabah yang menyetor premi, setelah Payor Benefit berlaku, ganti perusahaan asuransi yang menyetor premi. Premi yang disetorkan perusahaan akan menjadi nilai investasi pada unit-link nasabah, dan nasabah boleh saja mengambil nilai investasi tersebut.

Dengan kata lain, pada Waiver of Premium, nasabah mendapatkan polis secara gratis, sedangkan pada Payor Benefit, nasabah mendapatkan uang tunai sebesar premi, adapun biaya-biaya polisnya tetap harus bayar dengan cara dipotong dari nilai investasi.

Pentingnya Rider Pembebasan Premi.

Jika seseorang mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total, menurut anda apakah yang ia butuhkan?

Penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar untuk pengobatan dan perawatan. Apa yang dibutuhkan di sini? Uang tunai yang besar. Penyakit kritis juga bisa menimbulkan kehilangan kemampuan produktif, berarti uang tunai yang besar itu juga harus ada lebihnya untuk biaya hidup.

Cacat tetap total atau lumpuh menimbulkan kehilangan kemampuan produktif alias tidak bisa bekerja lagi. Apa yang orang butuhkan saat ini? Tidak lain adalah uang tunai yang besar untuk menggantikan penghasilan, di mana penghasilan ini diperlukan untuk memenuhi biaya hidup dan kebutuhan lainnya.

Rider pembebasan premi berfungsi melindungi polis dari lapse karena ketidakmampuan bayar. Sedangkan untuk biaya sakit kritis atau cacatnya sendiri tidak menyediakan. Oleh karena itu, polis asuransi jiwa yang anda miliki sebaiknya dilengkapi pula dengan manfaat yang memberikan perlindungan berbentuk uang tunai dari risiko sakit kritis dan cacat tetap total.

Perlindungan terhadap penghasilan karena ketidakmampuan total diperoleh jika seseorang mengambil rider TPD (Total Permanent Disability). Sedangkan perlindungan terhadap biaya pengobatan yang mahal akibat penyakit kritis, dan juga terhadap kehilangan penghasilan yang mungkin disebabkannya, disediakan melalui rider CI (Critical Illness).

Dengan kata lain, rider pembebasan premi (Payor Benefit) menempati prioritas yang lebih rendah setelah rider cacat tetap total (TPD) dan rider penyakit kritis (CI).

Penawaran standar yang saya berikan ke calon nasabah melalui produk Tapro Allisya adalah:

  1. Asuransi Dasar (proteksi meninggal dunia)
  2. CI (proteksi penyakit kritis). Di Tapro Allisya ada rider CI+ (49 CI) dan CI100 (100 kondisi kritis sejak tahap awal).
  3. ADDB (proteksi cacat/meninggal karena kecelakaan)
  4. TPD (proteksi cacat tetap total)
  5. Payor Benefit (pembebasan premi)

Jika uang tak masalah, saya sarankan untuk mengambil semuanya. Tapi jika anggaran terbatas, ambil proteksi sesuai urutan di atas.

Contoh penawaran standar bisa dilihat di link berikut:

  1. 600 Ribu Per Bulan Dapat Total UP 2,5 Miliar.
  2. 1 Juta Per Bulan Dapat Total UP 4 Miliar

info lebih detail: hubungi

Natanael Allianz

HP 08113436830 (WA/SMA/TLP)

email: natanael.albertus@gmail.com