Tag Archives: Sakit Kritis Allianz

Pentingnya Seorang Ayah Melengkapi Diri dengan Asuransi Penyakit Kritis Allianz

Saya sangat kasihan melihat kondisi keluarga yang berubah drastis. Sebelumnya hidup berkecukupan karena sang ayah (kebetulan teman saya) adalah seorang dokter. Namun tiba-tiba hidup sangat prihatin sepeninggal ayah karena serangan jantung mendadak.

Jantung bukan penyakit yang bisa diremehkan. Jantung adalah pembunuh nomor satu di antara beberapa sakit kritis.

Dari peristiwa yang menimpa teman saya, jiwa saya terpanggil ingin menginfo kan bahwa semua keluarga wajib memiliki asuransi yang bertujuan melindungi keuangan keluarga jika tiba-tiba suami atau kepala keluarga terkena sakit yang kritis.

Jangan lupa, dampak penyakit kritis bukan hanya soal biaya berobat di rumah sakit, tapi juga bisa mengurangi kemampuan bekerja. Jika ini terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, berarti keluarga tsb kehilangan sumber penghasilan.

Nah, jika besok atau lusa dokter mendiagnosa suatu penyakit yang butuh biaya ratusan juta sampai miliaran, siapkah kita dan keluarga kita?

Asuransi Allianz menyediakan produk bernama CI plus, CI 100 dan Flexi CI. Produk ini merupakan bagian dari Tapro (Tabungan Proteksi).

  1. CI+: Menanggung 49 penyakit kritis tahap lanjut dengan masa perlindungan sd usia 70 tahun.
  2. CI100: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal hingga tahap yang paling parah, bisa diambil mulai usia 5 tahun dengan maca perlindungan sd usia 100 tahun.
  3. Flexi CI: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI100. Terdiri dari tiga plan dan tiga manfaat tambahan. Tertinggi plan Platinum, menanggung 168 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal.

CI+ dan CI100 memiliki masa tunggu 90 hari dari tanggal disetujuinya polis atau dari tanggal pemulihan polis. Sedangkan Flexi CI memiliki masa tunggu 80 hari. Jadi, waktu terbaik memiliki produk ini adalah 3 bulan yang lalu. Tapi jika sekarang masih sehat, semoga belum terlambat.

Tabel Premi Asuransi Penyakit Kritis

Catatan:

  • UP (uang pertanggungan) penyakit kritis bisa diambil maksimal 5 kali UP jiwa. Jadi, untuk mendapatkan UP penyakit kritis 1 miliar, UP jiwanya minimal 200 juta.
  • Tabel premi di atas adalah untuk pria/wanita sehat tidak merokok dan pekerjaannya tergolong tidak berisiko tinggi.
  • Untuk melengkapi perlindungan, bisa ditambahkan rider Payor Benefit dengan tambahan premi, yang memberikan pembebasan premi jika pembayar premi mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi, selain mendapat uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar, pembayaran polis juga dibebaskan sd usia 65 tahun.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz

  1. Klaim tidak mengurangi UP jiwa.
  2. Menanggung mulai tahap awal (Ci100 dan Flexi CI)
  3. Masa perlindungan hingga usia 100 tahun (CI100 dan Flexi CI)
  4. Syarat survival period paling singkat. Tanpa survival period (CI+ dan Flexi CI) dan 7 (CI100).
  5. Menanggung hingga 168 kondisi penyakit kritis (Flexi CI Platinum)
  6. Dilengkapi manfaat Expert Medical Opinion (Flexi CI)
  7. Premi dan biaya asuransi paling murah dibanding produk sejenis di pasaran.
  8. UP penyakit kritis bisa diambil hingga 5 kali dari UP jiwa. Cocok untuk anak-anak, lajang, dan ibu rumah tangga yang secara teori tidak terlalu membutuhkan UP jiwa yang besar.

Siapa Yang Cocok dengan Penawaran Ini?

Penawaran ini menggunakan produk unitlink yang telah dimaksimalkan manfaat proteksinya sehingga nilai investasinya kecil.

Oleh karena itu, penawaran ini cocok untuk anda yang:

  1. Ingin manfaat proteksi maksimal dengan premi minimal
  2. Tidak masalah nilai investasinya kecil (investasi bukan tujuan)
  3. Tidak keberatan bayar terus (bayar premi, atau tepatnya biaya asuransi, selama butuh proteksi)

Cara Mendaftar Polis

Bertemu dengan agen untuk mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa), dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Bukti transfer premi pertama (kecuali menggunakan kartu kredit)
  3. Fotokopi buku tabungan/kartu kredit (untuk cara pembayaran dengan autodebet)
  4. Lampiran lain jika diperlukan

Form Permohonan Ilustrasi

ntuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Natanael ( Business Partner ASN)

HP/WA: 08113436830 | Email: natanael.allianz@gmail.com | Tinggal di Surabaya-Sidoarjo | Agen asuransi Allianz sejak November 2011

Bukti Klaim Asuransi Sakit Kritis karena Terbakar

Selamat berjumpa dengan saya, Natanael Konsultasi Perlindungan Aset lain-lain.

Kali ini saya akan ulas gambar di atas. Penjelasan sebagai berikut.

Hanya dengan premi Rp 300rb perbulan maka dapat mewariskan total Rp 6oojt. Perinciannya sebagai berikut:

  1. Sakit Kritis karena kebakaran. 300rp
  2. Flexicare familya Bpk Andi
  3. Kecelakaan Rp 200jt
  4. Cacat Tetap Rp 200jt

Asuransi Penyakit Kritis, Pentingkah?

Jika ada pertanyaan seperti judul di atas, asuransi penyakit kritis, pentingkah? Saya akan jawab dengan beberapa argumen sebagai berikut:

“Siapa Pun Bisa mengalami kebangkrutan”

Banyak orang berpikir bahwa kata “bangkrut” hanya dimiliki seorang pe- bisnis, tetapi kenyataannya kondisi tersebut bisa terjadi pada karyawan maupun para profesional, seperti dokter, arsitek, fotografer, dan sebagainya.

Bangkrut pada karyawan bisa terjadi karena di-PHK, sedangkan pada profesional bisa terjadi karena kehilangan klien ataupun sudah tidak diminati lagi jasanya.

Ada satu faktor lagi penyebab kebangkrutan seorang karyawan ataupun seorang profesional, yaitu penyakit kritis, seperti jantung, stroke, kanker, dan lain-lain.

Bagaimana dengan perlindungan rawat inap seperti BPJS, bukankah peserta tidak perlu lagi dibebani biaya perawatan rumah sakit?

Asuransi rawat inap, baik yang diselenggarakan oleh asuransi swasta maupun yang disediakan oleh BPJS hanya memberikan fasilitas perawatan gratis sesuai dengan kelas kamar yang ditentukan. Tidak ada uang tunai yang diberikan kepada pasien dan keluarganya. Sementara jika seseorang terkena penyakit serius seperti yang disebutkan di atas, ada kemungkinan orang tersebut menjadi tidak mampu bekerja lagi. Lalu, bagaimana dengan biaya hidup selanjutnya?

Orang yang menderita stroke, misalnya, sebagian besar tidak dapat bekerja lagi sehingga dapat secara legal di-PHK dan nyaris mustahil mendapat pekerjaan yang baru. Jika sudah demikian, keluarga akan menanggung bebannya. Aset satu per satu dijual untuk biaya hidup dan jika sudah habis, maka akan berutang kiri kanan, bahkan sekolah anak pun bisa turut dikorbankan.

Jika seseorang memiliki proteksi sakit kritis, pengalaman terbelit hutang, atau kesulitan keuangan saat tertimpa stroke atau sakit kritis lain tidak akan terjadi. Mengapa demikian, karena saat seseorang terdiagnosis penyakit kritis, maka akan diberikan santunan tunai yang dapat dipakai untuk biaya hidup, biaya sekolah anak, dan sebagainya.

Pada tabel di atas, Bapak Bijaksana mendaftar polis asuransi Allianz Tabungan proteksi dengan manfaat CI Flexi Platinum yang memiliki UP Dana jika terdiagnosa sakit kritis (stroke, jantung, kanker, dll) sebesar Rp 1,250,000,000 (satu milliar dua ratus lima puluh ribu rupiah)

UP Dana Sakit kritis adalah Santunan tunai yang merupakan warisan untuk anak atau istri. Santunan tunai tersebut bisa buat modal usaha pengganti gaji dari suami yang sudah tidak bekerja. Misal, warisan sakit kritis sebesar Rp 1,250 Milliar, jika ditaruh di deposito, bunga pertahun cukup lumayan buat hidup anak kita.

Semoga dapat memberikan inspirasi bagi kita.

Info pendaftaran asuransi yang mengganti dana jika tertimpa sakit kritis bisa menghubungi saya, Natanael, Partner Anda dalam solusi keuangan.

Natanael (Bisnis Partner Allianz Life)

HP/WA 08113436830

Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi dan Solusi Mengatasi Biayanya

https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi

Seperti liputan KOMPAS.com – menulis bahwa dalam laporan organisasi kesehatan dunia (WHO), di tahun 2020 tiga perempat kematian di negara berkembang disebabkan oleh penyakit kritis. Dari beberapa penyakit kritis, ada tiga yang memiliki presentase cukup tinggi yaitu penyakit jantung dengan 70 persen, stroke dengan 75 persen, dan diabetes dengan 70 persen. Wah, kita perlu hati-hati dengan ketiga penyakit kritis ini!

Namun, tidak hanya itu saja, selain berisiko tinggi terhadap kematian, penyakit kritis juga memiliki biaya pengobatan yang tinggi. Hasil survei Global Medical Trend yang diadakan oleh Willis Tower Watson, sebuah perusahaan konsultan internasional pada April 2016, menyatakan adanya kenaikkan tarif medis dunia sekitar 8 persen dan akan terus berkembang.

Berikut biaya pengobatan yang harus dikeluarkan pasien dan keluarganya akibat tiga penyakit di atas menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI:

1. Penyakit jantung

Penyakit ini disebabkan tersumbatnya aliran darah ke jantung. Dari kurang lebih 232.000 kasus penyakit jantung membutuhkan dana sekitar Rp1,82 triliun. Hal itu masih bisa bertambah tergantung jenis penyakit jantung yang diderita pasien. Seperti biaya katerisasi jantung yang membutuhkan Rp7 juta sampai Rp12 juta. Atau pemasangan ring pada jantung yang menelan harga Rp45 juta sampai Rp75 juta.

2. Stroke

Sama dengan penyakit jantung, stroke disebabkan oleh penyumbatan aliran darah. Bedanya hal ini terjadi di otak manusia. Sehingga pasien bisa mengalami cacat seumur hidup. Terdapat sekitar 172.000 kasus untuk penyakit stroke dengan jumlah biaya kurang lebih Rp 794 miliar.

3. Diabetes

Jenis penyakit ini tidak bisa dianggap remeh. Biaya yang dibutuhkannya cukup tinggi dibanding penyakit kritis lainnya. Sekitar Rp319.000 miliar. (https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi)

Nah, ini sekilas tentang biaya pengobatan yang cukup membuat kantong kita habis. Bagaimana solusinya?

Solusinya adalah anda harus lekas ikut program perlindungan keuangan yakni ikut asuransi yang menanggung atau membayar/ memberi santunan jika kita atau keluarga kita terkena sakit kritis. Misalnya program CI100 punya asuransi terbesar di dunia Allianz Life.

Apa itu CI100? CI100 memiliki sejumlah manfaat antara lain:

Menangggung 100 jenis kondisi penyakit kritis mulai tahanp awal hingga akhir. lihat tabel ini:

Selengkapnya tentang Rider CI100 bisa dibaca di bawah ini. 

ci100-1
ci100-2
pengecualian-ci100
100 Ci 1
100 Ci 2

Bagusnya program ini tidak mengurangi Uang Pertanggungan anda.

Info lebih detail atau ingin ilustrasi lebih jelas bisa saya buatkan. Tinggal hubungi saya, Natanael Partner Anda menuju sukses (saya berdomisili Surabaya dan Sidoarjo, jadi jika ada yang ingin bertemu saya silakan buat janji dulu)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Kupasan tentang Allianz Smartlink Plus

 

biaya-pengobatan-sakit-kritisSelamat berjumpa dengan saya, Natanael, Bisnis Partner dari perusahaan asuransi terbesar di dunia yakni Allianz. Saya kali ini akan mengulas tentang produk unggulan dari asuransi Allianz yakni Allianz Smartlink Flezi Account Plus.

Produk Allianz Smartlink Flezi Account Plus adalah salah satu produk yang paling istimewa untuk kategori asuransi jiwa individu. Apa yang membuat istimewa dari peroduk ini, antara lain:

1. Produk asuransi jiwa ini sekaligus memberikan kesempatan keuntungan investasi dari polis asuransi jiwa yang Anda miliki. Tersedia manfaat dari asuransi jiwa tambahan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan Anda serta peluang memasuki pasar yang mungkin tidak dapat Anda masuki sebagai investor tunggal

2. Cara pembayaran  premi secara berkala yaitu bulanan, kuartalan, semesteran dan tahunan. Anda dapat menambah dana kapan saja dan dapat ditambahkan dengan riders atau asuransi tambahan untuk mendapatkan perlindungan yang lebih luas.

Keistimewaan lainnya yakni:

  • produk ini bisa ditambah rider yang dapat menanggulangi kerugian dana akibat terkena 49 jenis penyakit kritis (49 Critical Illness), pemberian santunan meninggal dunia dan cacat tetap total karena kecelakaan, santunan cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan\
  • Pembebasan premi apabila terkena penyakit kritis dan cacat tetap total
  • Pembebasan premi apabila meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan
  • Pembebasan premi apabila pasangan terkena penyakit kritis dan cacat tetap total
  • Pembebasan premi apabila pasangan meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan
  • Santunan rawat inap dan pembedahan

Selain poin di atas, smartlink flexi account plus juga ada keuntungan investasi. Ada enam pilihan dana investasi yakni:

Di acungi jempol untuk produk asuransi jiwa Allianz, Ayo teman-teman,

Ingin informasi lebih lanjut hubungi saya, Natanael, HP/WA 08113436830

Prosedur Mendapat Dana Rp 1 M dalam 90 Hari

Terdapat peristiwa penting kehidupan yang harus kita hadapi dan ini hal yang nyata. Seorang teman saya tiba-tiba terkena diagnosa jantung. Dia dirawat di salah satu RS di Surabaya. Beliau sudah memiliki BPJS kesehatan untuk mencover biayanya.

Pertanyaannya? Kalau dicover, apakah biaya lain-lain juga di cover? Jawabannya pasti tidak. Apakah biaya lain-lain itu? Biaya lain-lain misalnya biaya pengganti uang saat aktif bekerja.

Apakah saat didiagnosa jantung, dia masih bekerja? Pasti tidak. Dampaknya pasti berat di keuangan keluarganya. Apalagi istri bekerja tidak dengan penghasilan tidak tentu. Pasti sulit membayangkan bagaimana biaya untuk sekolah dan makan sehari-hari jika ayah tidak bekerja karena sakit yang berat.

Menyikapi masalah tersebut, saya menawarkan program pengganti dana/penghasilan jika kita sewaktu-waktu terdiagnosa dari 100 kondisi sakit berat/kritis.

Silakan perhatikan gambar ini:

UP 1 M Ci100 1 M.PNG

Pada ilustrasi gambar di atas dijelaskan bahwa:

  1. Bila tertanggung meninggal dunia sebelum mencapai usia 100 tahun, Manfaat yang di bayarkan adalah Nilai Investasi + 100% UP. Jadi Nilai investasinya + Rp 1 Milyar.
  2. Manfaat akan dibayarkan sesuai ketentuan pada Polis bila Tertanggung pertama kali terdiagnosa / menderita salah satu dari 100 Kondisi Penyakit Kritis (Critical Illness) sampai dengan Tertanggung mencapai usia 100 tahun sebesar Rp 1 Milyar.

Untuk mendapatkan 1M, perlu 1000 bulan (80 tahun), jika menabung 1 juta sebulan, terlalu lama dan tidak mungkin!
Sekarang ada cara yang efektif dan mudah,  sama-sama menabung 1 juta, setelah 3 bulan, Rp 1Milyar sudah terjamin utk penyakit kritis.

Anda mau yang mana? Yang 1000 bulan atau yang 90 hari?
Apabila Dokter minta bayar biaya Rp1Milyar, apakah Anda mau menggunakan uang Anda sendiri, atau mau jika ada pihak ketiga yang bayarkan?

Silakan pertanyaan ini anda jawab dan renungkan.

Info dan konsultasi atau ingin mendaftar sebagai nasabah dan agen yang minat dengan peluang bisnisnya. Hubungi: 

Natanael (Bisnis Partner ASN) tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA 0811-343-6830

Premi Rp600rb Perbulan dapat UP Sakit Kritis Rp 750jt

Jumpa lagi dengan saya, Natanael, Bisnis Eksekutif Allianz Star Network. Kali ini saya akan cerita dengan sebuah ilustrasi.

“Ada seorang pengendara motor berkendara tanpa memakai helm. Ditengah perjalanan, tiba-tiba dia terjatuh dan kepalanya terbentur dengan sangat keras dan terluka parah”.

Pertanyaan:

  • Kapan saat yang tepat untuk memakai helm?
    • A. Saat terjatuh dari motor, atau
    • B. Saat sebelum terjatuh dari motor.
  • Berapa ukuran helm yang harus digunakan?
    • A. Lebih kecil dari kepala, atau
    • B. Lebih besar dari kepala.

Ilustrasi diatas menggambarkan penggunaan asuransi dalam hidup kita. Banyak orang tidak mau menggunakan asuransi, namun ketika sudah ‘terjatuh‘, barulah terpikir asuransi, apakah terlambat? Bisa ya, bisa tidak. Apabila sakit kritis, maka terlambat. Tetapi apabila sakit biasa, masih belum terlambat.

Pertanyaan kedua berkaitan dengan Uang Pertanggungan. Ukuran helm yang diperlukan pastinya lebih besar dari ukuran kepala, demikian juga Uang Pertanggungan Sakit Kritis, sudah seharusnya lebih besar dari kebutuhan hidup kita.

Jadi, kapan saat yang tepat untuk berasuransi? Proteksi penyakit kritis di Allianz ada masa tunggu 90 hari. Jadi, saat yang tepat berasuransi sebenarnya adalah 90 hari yang lalu. Namun, jika kita sehat masih belum terlambat.

Dan berapa Uang Pertanggungan yang harus disiapkan? Nah, untuk hal ini, mari kita bahas.

img_1699
Biaya sakit kritis

Apabila teman-teman mencari tahu berapa “biaya sakit kritis”, maka hasil pencarian paling atas adalah artikel di koran kompas, Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi.

Bila dibaca dengan seksama, di artikel tersebut dituliskan bahwa tarif medis setiap tahun mengalami kenaikan 8 persen dan terus berkembang. Itu baru tarif medis, belum lagi biaya hidup.

a1

Bukan rahasia lagi kalau penyakit kritis dapat menggerogoti kantong si pasien dan keluarganya. Apa sebabnya? Karena seseorang yang tertimpa penyakit kritis sudah pasti kemampuan bekerjanya menjadi berkurang, seberapa besarnya tergantung seberapa parah penyakitnya. Sedangkan kemampuan bekerja berkaitan erat dengan penghasilan. Tanpa penghasilan, kondisi finansial bisa jadi akan terpuruk.

Ilustrasi Proteksi Penghasilan

a2
Ilustrasi gambar penghasilan dan pengeluaran.

Mari kita perhatikan gambar di atas. Uang tunai di sebelah kanan atas adalah penghasilan seriap bulan yang kita terima, kita simpan di rekening, sebagian menjadi aset, sebagian menjadi tabungan, dan sebagian harus keluar sebagai kebutuhan hidup rutin.

Namun bila diperhatikan, dibagian Uang Tunai di kanan atas tsb ada BOM bertuliskan SKCMT. Apa itu SKCMT? Sakit Kritis, Kecelakaan, Cacat Total, Meninggal, Tua.

Beberapa jenis sakit kritis di atas membuat penghasilan kita terhenti.

a3
Ilustrasi penghasilan terhenti.

Jika tiba-tiba kita terkena sakit kritis salah satu di atas, akibatnya penghasilan terhenti, apakah menjadi MASALAH ?

Tidak ada uang yang ditabung setiap bulan, aset dan tabungan terkuras untuk kebutuhan hidup, salah satunya adalah biaya medis.

Perhatikan lubang yang berwarna merah, biaya medis. Apabila kita memiliki BPJS atau asuransi kesehatan dari kantor / swasta, maka bersyukurlah, karena lubang biaya medis mungkin tertutup. Tetapi, itu baru satu lubang kecil, lubang pengeluaran lainnya tidak dapat dibayar dengan BPJS, semua harus menggunakan uang tunai.

a4
TAPRO Allianz adalah SOLUSINYA.

Saat orang terdiagnosa penyakit kritis, yang pertama dipikir oleh anggota keluarganya adalah uang tunai, baik untuk berobat maupun untuk kebutuhan lain. Kesehatan dipengaruhi pikiran. Beruntung sekarang ada solusi bagi masalah ini. Uang ratusan juta hingga milyaran akan ditransfer ke rekening sehingga menjawab kebutuhan hidup.

a5
Ilustrasi TAPRI vs TAPRO

Gambar diatas adalah perbedaan menabung PRIBADI dengan menabung di ALLIANZ. Yang kiri adalah TAPRI (Tabungan Pribadi), menyimpan uang di bank atau di celengan setiap bulan 1 Juta, untuk mencapai 2 M diperlukan waktu 166 tahun.

Yang kanan adalah TAPRO (Tabungan Proteksi) menyimpan 1 Juta di Allianz, dalam waktu 90 hari sudah ready uang 2 M.

Namun, bagi yang merasa 1 Juta per bulan terlalu tinggi, jangan khawatir, Allianz sangat mengerti kebutuhan kita. Kini dengan menabung 600ribu per bulan, Uang Proteksi Sakit Kritis Rp 750jt pun sudah dapat kita miliki.

Bagi beberapa orang, Uang Proteksi Jiwa (warisan) tidak terlalu dibutuhkan, contohnya adalah orang yang hidup sebatang kara, tanpa sanak saudara maupun orang tua. Namun, Uang Proteksi Sakit Kritis yang besar dapat sangat berguna.

Coba lihat ilustrasi berikut:

UP 1 Milyar Premi 600rb usia 33thn

Dari gambar di atas dapat dijelaskan.

Bapak Bijaksana menabung Rp 600rb perbulan

Manfaat yang didapat:

  1. Jika terdiaknosa sakit kritis seperti stroke atau jantung maka Asuransi Allianz bertanggung jawab memberi uang cash sejumlah Rp 750jt.
  2. Pembebasan Premi Berkala jika Pembayar Premi terdiagnosa salah satu dari 49 Penyakit Kritis atau TPD dan Allianz membayarkan sebesar Premi Berkala tsb s/d usia Pembayar Premi mencapai 65 tahun.
  3. Bila pihak yang diasuransikan hidup sampai usia 100 tahun, Manfaat yang dibayarkan adalah sebesar Nilai Investasi.
    Bila pihak yang diasuransikan meninggal dunia sebelum mencapai usia 100 tahun, Manfaat yang di bayarkan adalah Nilai Investasi + 100% UP.
  4. JIka pada usia 80 thn masih hidup dan membutuhkan keperluan lain, saldo dana tabungannya bisa diambil sesuai hasil investasi saat tahun tersebut. Jika di ilustrasi diperkirakan mencapai Rp 30 Milyar.

Tentang jangka wakut bayar/menabung itu terserah nasabah. JIka pada tahun ke 10 ingin cuti membayar premi juga bisa. Namun, sebelum cuti bayar premi harus melihat saldo investasi di rekening polis nasabah. Kalau tidak tahu jumlah saldo, bisa habis atau istilahnya leaps.

info lebih lanjut segera hubungi

Bisnis Eksekutif Allianz Star Network

Natanael

HP/WA 08113436830