Tag Archives: Sakit Kritis Allianz

Prosedur Mendapat Dana Rp 1 M dalam 90 Hari

Terdapat peristiwa penting kehidupan yang harus kita hadapi dan ini hal yang nyata. Seorang teman saya tiba-tiba terkena diagnosa jantung. Dia dirawat di salah satu RS di Surabaya. Beliau sudah memiliki BPJS kesehatan untuk mencover biayanya.

Pertanyaannya? Kalau dicover, apakah biaya lain-lain juga di cover? Jawabannya pasti tidak. Apakah biaya lain-lain itu? Biaya lain-lain misalnya biaya pengganti uang saat aktif bekerja.

Apakah saat didiagnosa jantung, dia masih bekerja? Pasti tidak. Dampaknya pasti berat di keuangan keluarganya. Apalagi istri bekerja tidak dengan penghasilan tidak tentu. Pasti sulit membayangkan bagaimana biaya untuk sekolah dan makan sehari-hari jika ayah tidak bekerja karena sakit yang berat.

Menyikapi masalah tersebut, saya menawarkan program pengganti dana/penghasilan jika kita sewaktu-waktu terdiagnosa dari 100 kondisi sakit berat/kritis.

Silakan perhatikan gambar ini:

UP 1 M Ci100 1 M.PNG

Pada ilustrasi gambar di atas dijelaskan bahwa:

  1. Bila tertanggung meninggal dunia sebelum mencapai usia 100 tahun, Manfaat yang di bayarkan adalah Nilai Investasi + 100% UP. Jadi Nilai investasinya + Rp 1 Milyar.
  2. Manfaat akan dibayarkan sesuai ketentuan pada Polis bila Tertanggung pertama kali terdiagnosa / menderita salah satu dari 100 Kondisi Penyakit Kritis (Critical Illness) sampai dengan Tertanggung mencapai usia 100 tahun sebesar Rp 1 Milyar.

Untuk mendapatkan 1M, perlu 1000 bulan (80 tahun), jika menabung 1 juta sebulan, terlalu lama dan tidak mungkin!
Sekarang ada cara yang efektif dan mudah,  sama-sama menabung 1 juta, setelah 3 bulan, Rp 1Milyar sudah terjamin utk penyakit kritis.

Anda mau yang mana? Yang 1000 bulan atau yang 90 hari?
Apabila Dokter minta bayar biaya Rp1Milyar, apakah Anda mau menggunakan uang Anda sendiri, atau mau jika ada pihak ketiga yang bayarkan?

Silakan pertanyaan ini anda jawab dan renungkan.

Info dan konsultasi atau ingin mendaftar sebagai nasabah dan agen yang minat dengan peluang bisnisnya. Hubungi: 

Natanael (Bisnis Partner ASN) tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA 0811-343-6830

Advertisements

Premi Rp600rb Perbulan dapat UP Sakit Kritis Rp 750jt

Jumpa lagi dengan saya, Natanael, Bisnis Eksekutif Allianz Star Network. Kali ini saya akan cerita dengan sebuah ilustrasi.

“Ada seorang pengendara motor berkendara tanpa memakai helm. Ditengah perjalanan, tiba-tiba dia terjatuh dan kepalanya terbentur dengan sangat keras dan terluka parah”.

Pertanyaan:

  • Kapan saat yang tepat untuk memakai helm?
    • A. Saat terjatuh dari motor, atau
    • B. Saat sebelum terjatuh dari motor.
  • Berapa ukuran helm yang harus digunakan?
    • A. Lebih kecil dari kepala, atau
    • B. Lebih besar dari kepala.

Ilustrasi diatas menggambarkan penggunaan asuransi dalam hidup kita. Banyak orang tidak mau menggunakan asuransi, namun ketika sudah ‘terjatuh‘, barulah terpikir asuransi, apakah terlambat? Bisa ya, bisa tidak. Apabila sakit kritis, maka terlambat. Tetapi apabila sakit biasa, masih belum terlambat.

Pertanyaan kedua berkaitan dengan Uang Pertanggungan. Ukuran helm yang diperlukan pastinya lebih besar dari ukuran kepala, demikian juga Uang Pertanggungan Sakit Kritis, sudah seharusnya lebih besar dari kebutuhan hidup kita.

Jadi, kapan saat yang tepat untuk berasuransi? Proteksi penyakit kritis di Allianz ada masa tunggu 90 hari. Jadi, saat yang tepat berasuransi sebenarnya adalah 90 hari yang lalu. Namun, jika kita sehat masih belum terlambat.

Dan berapa Uang Pertanggungan yang harus disiapkan? Nah, untuk hal ini, mari kita bahas.

img_1699
Biaya sakit kritis

Apabila teman-teman mencari tahu berapa “biaya sakit kritis”, maka hasil pencarian paling atas adalah artikel di koran kompas, Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi.

Bila dibaca dengan seksama, di artikel tersebut dituliskan bahwa tarif medis setiap tahun mengalami kenaikan 8 persen dan terus berkembang. Itu baru tarif medis, belum lagi biaya hidup.

a1

Bukan rahasia lagi kalau penyakit kritis dapat menggerogoti kantong si pasien dan keluarganya. Apa sebabnya? Karena seseorang yang tertimpa penyakit kritis sudah pasti kemampuan bekerjanya menjadi berkurang, seberapa besarnya tergantung seberapa parah penyakitnya. Sedangkan kemampuan bekerja berkaitan erat dengan penghasilan. Tanpa penghasilan, kondisi finansial bisa jadi akan terpuruk.

Ilustrasi Proteksi Penghasilan

a2
Ilustrasi gambar penghasilan dan pengeluaran.

Mari kita perhatikan gambar di atas. Uang tunai di sebelah kanan atas adalah penghasilan seriap bulan yang kita terima, kita simpan di rekening, sebagian menjadi aset, sebagian menjadi tabungan, dan sebagian harus keluar sebagai kebutuhan hidup rutin.

Namun bila diperhatikan, dibagian Uang Tunai di kanan atas tsb ada BOM bertuliskan SKCMT. Apa itu SKCMT? Sakit Kritis, Kecelakaan, Cacat Total, Meninggal, Tua.

Beberapa jenis sakit kritis di atas membuat penghasilan kita terhenti.

a3
Ilustrasi penghasilan terhenti.

Jika tiba-tiba kita terkena sakit kritis salah satu di atas, akibatnya penghasilan terhenti, apakah menjadi MASALAH ?

Tidak ada uang yang ditabung setiap bulan, aset dan tabungan terkuras untuk kebutuhan hidup, salah satunya adalah biaya medis.

Perhatikan lubang yang berwarna merah, biaya medis. Apabila kita memiliki BPJS atau asuransi kesehatan dari kantor / swasta, maka bersyukurlah, karena lubang biaya medis mungkin tertutup. Tetapi, itu baru satu lubang kecil, lubang pengeluaran lainnya tidak dapat dibayar dengan BPJS, semua harus menggunakan uang tunai.

a4
TAPRO Allianz adalah SOLUSINYA.

Saat orang terdiagnosa penyakit kritis, yang pertama dipikir oleh anggota keluarganya adalah uang tunai, baik untuk berobat maupun untuk kebutuhan lain. Kesehatan dipengaruhi pikiran. Beruntung sekarang ada solusi bagi masalah ini. Uang ratusan juta hingga milyaran akan ditransfer ke rekening sehingga menjawab kebutuhan hidup.

a5
Ilustrasi TAPRI vs TAPRO

Gambar diatas adalah perbedaan menabung PRIBADI dengan menabung di ALLIANZ. Yang kiri adalah TAPRI (Tabungan Pribadi), menyimpan uang di bank atau di celengan setiap bulan 1 Juta, untuk mencapai 2 M diperlukan waktu 166 tahun.

Yang kanan adalah TAPRO (Tabungan Proteksi) menyimpan 1 Juta di Allianz, dalam waktu 90 hari sudah ready uang 2 M.

Namun, bagi yang merasa 1 Juta per bulan terlalu tinggi, jangan khawatir, Allianz sangat mengerti kebutuhan kita. Kini dengan menabung 600ribu per bulan, Uang Proteksi Sakit Kritis Rp 750jt pun sudah dapat kita miliki.

Bagi beberapa orang, Uang Proteksi Jiwa (warisan) tidak terlalu dibutuhkan, contohnya adalah orang yang hidup sebatang kara, tanpa sanak saudara maupun orang tua. Namun, Uang Proteksi Sakit Kritis yang besar dapat sangat berguna.

Coba lihat ilustrasi berikut:

UP 1 Milyar Premi 600rb usia 33thn

Dari gambar di atas dapat dijelaskan.

Bapak Bijaksana menabung Rp 600rb perbulan

Manfaat yang didapat:

  1. Jika terdiaknosa sakit kritis seperti stroke atau jantung maka Asuransi Allianz bertanggung jawab memberi uang cash sejumlah Rp 750jt.
  2. Pembebasan Premi Berkala jika Pembayar Premi terdiagnosa salah satu dari 49 Penyakit Kritis atau TPD dan Allianz membayarkan sebesar Premi Berkala tsb s/d usia Pembayar Premi mencapai 65 tahun.
  3. Bila pihak yang diasuransikan hidup sampai usia 100 tahun, Manfaat yang dibayarkan adalah sebesar Nilai Investasi.
    Bila pihak yang diasuransikan meninggal dunia sebelum mencapai usia 100 tahun, Manfaat yang di bayarkan adalah Nilai Investasi + 100% UP.
  4. JIka pada usia 80 thn masih hidup dan membutuhkan keperluan lain, saldo dana tabungannya bisa diambil sesuai hasil investasi saat tahun tersebut. Jika di ilustrasi diperkirakan mencapai Rp 30 Milyar.

Tentang jangka wakut bayar/menabung itu terserah nasabah. JIka pada tahun ke 10 ingin cuti membayar premi juga bisa. Namun, sebelum cuti bayar premi harus melihat saldo investasi di rekening polis nasabah. Kalau tidak tahu jumlah saldo, bisa habis atau istilahnya leaps.

info lebih lanjut segera hubungi

Bisnis Eksekutif Allianz Star Network

Natanael

HP/WA 08113436830

Premi Rp700rb dapat Income Rp1jt/hari+Uang Cash Sakit Kritis Rp100jt+HS Rp500rb/hari

Selamat berjumpa dengan saya, Natanael, Konsultan Asuransi berlisensi. Saya akan mengupas sebuah ilustrasi asuransi. Lihat Gambar di bawah ini.

Bijaksana1.PNG

Sebut saja Bapak Bijaksana. Yah. Saya sebut bijaksana karena beliau sadar akan pentingnya asuransi.

Pada gambar di atas, Bapak Bijaksana rela menyisihkan dana sejumlah Rp 700.000 perbulan.

Manfaat yang diperoleh:

  1. Perawatan rumah sakit di kamar Rp 500.000 perhari (harus opname tentunya)
  2. Jika Bapak tersebut terdiaknosa sakit kritis misalnya Jantung, gagal ginjal, dsb maka dapat uang cash Rp 100jt (ini langsung ditransfer ke rekening)
  3. Ditambah jika terkena sakit kritis sehingga beliau tidak bisa bekerja maka premi perbulan dibayar oleh asuransi.
  4. Bapak tersebut juga dapat income perhari Rp1.000.000 (satu juta rupiah). Syaratnya harus sakit dan dirawat inap di rumah sakit.
  5. Bapak tersebut jika meninggal maka keluarga dapat warisan Rp 100.000.000
  6. Kalau sehat, di tahun ke 11 sebagian hasil pembayaran premi bisa diambil untuk menambah modal usaha.

Ke enam poin di atas merupakan manfaat yang diperoleh Bapak Bijaksana. Mari kita budayakan hidup berasuransi sehingga finansial atau keuangan kita terjaga dengan baik. Bayangkan jika Bapak Bijaksana tidak ikut asuransi. Maka beliau akan kehabisan uang hanya untuk biaya rumah sakit.

Info pendaftaran hubungi:

Bisnis Eksekutif Allianz Life (Your digital insurance) tinggal di Surabaya – Sidoarjo

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

alamat: Jl. Kolonel Sugiono 4 Wedoro=Waru, Sidoarjo

 

Antisipasi Biaya Pengobatan dan Perawatan Kanker

Sebuah survei yang dimuat di Harian Kompas menyebutkan bahwa 85% pasien kanker dan keluarga bangkrut. Mengapa? Karena saking besarnya biaya untuk pengobatan dan perawatan kanker, bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Solusi: Asuransi Penyakit Kritis dari Tapro Allianz

Dengan program ini, anda tidak perlu merogoh uang 1 miliar saat dibutuhkan, tapi cukup dengan mencicil mulai sekarang premi 300 ribu per bulan (tergantung usia dan jenis kelamin), maka anda telah menyiapkan uang tunai untuk biaya penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Ada dua produk asuransi penyakit kritis yang disarankan. Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Anda boleh mengambil salah satu saja atau sekaligus dua-duanya.

  1. CI+: Menanggung 49 penyakit kritis tahap lanjut dengan masa perlindungan sd usia 70 tahun.
  2. CI100: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai tahap yang paling parah, bisa diambil mulai usia 5 tahun dengan maca perlindungan sd usia 100 tahun.

CI+ maupun CI100 memiliki masa tunggu 90 hari dari tanggal disetujuinya polis atau dari tanggal pemulihan polis. Jadi, waktu terbaik memiliki produk ini adalah 3 bulan yang lalu. Tapi jika sekarang masih sehat, semoga belum terlambat.

Tabel Premi Asuransi Penyakit Kritis

 tabel-premi-ci-1m-dengan-payor-benefit

tabel-premi-ci-1m-tanpa-payor-benefit

Catatan:

  • UP penyakit kritis (CI+ dan CI100) bisa diambil maksimal 5 kali UP jiwa. Jadi, untuk mendapatkan UP penyakit kritis 1 miliar, UP jiwanya minimal 200 juta.
  • Untuk melengkapi perlindungan, bisa ditambahkan rider Payor Benefit, yang memberikan pembebasan premi jika pembayar premi mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi, selain mendapat uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar, pembayaran polis juga dibebaskan sd usia 65 tahun.
  • Tabel premi di atas adalah untuk pria/wanita tidak merokok dan pekerjaannya tergolong tidak berisiko tinggi. Jika merokok (khusus CI100) atau pekerjaan berisiko (CI+ dan CI100), preminya akan lebih tinggi.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz

  1. Menanggung hingga 100 kondisi penyakit kritis (Ci100)
  2. Menanggung mulai tahap awal (early stage) (Ci100)
  3. Masa perlindungan hingga usia 100 tahun (CI100)
  4. Klaim tidak mengurangi UP jiwa (CI+ dan CI100)
  5. Syarat survival period paling singkat. Tanpa survival period untuk CI+ dan 7 hari untuk CI100.
  6. Premi dan biaya asuransi paling murah dibanding produk sejenis di pasaran.
  7. UP penyakit kritis bisa diambil hingga 5 kali dari UP jiwa. Cocok untuk anak-anak, lajang, dan ibu rumah tangga yang secara teori tidak terlalu membutuhkan UP jiwa yang besar.

Ilustrasi Asuransi Penyakit Kritis

ilustrasi-ci100-1m-anak

Ilustrasi di atas adalah untuk anak usia 5 tahun. Selain CI100 UP 1M, polis juga dilengkapi UP jiwa sebesar 200 juta dan fasilitas bebas premi jika pembayar premi (ayah) mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

Bagaimana dengan ayahnya?

Jika ayahnya usia 30 tahun, preminya cukup 400 ribu per bulan jika pakai CI+ (49 penyakit kritis) dan 600 ribu per bulan jika pakai CI100 (100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal) dengan nilai sebesar 1M. Selain itu dilengkapi UP jiwa 200 juta plus fasilitas bebas premi jika mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

ilustrasi-ci-1m

ilustrasi-ci100-1m

Catatan:

  • Ilustrasi dibuat dengan memaksimalkan proteksi sehingga nilai investasinya minim.
  • Jika ingin nilai investasi lebih besar, disarankan menambahkan top up berkala, minimal 100 ribu per bulan, maksimal 3 kali premi berkala.

Sumber: myallisya.com/

Info lebih lanjut atau permintaan ilustrasi hubungi:

Natanael (Bisnis Eksekutive ASN) HP/WA 0811-343-6830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Bukti Klaim Rp400jt ke Nasabah yang Sakit Kritis

bukti klime nasabah 400jt.jpg

Selamat Berjumpa di Tahun Baru 2018

Berikut saya mau bagikan bukti klaim nasabah yang terdiagnosa sakit krits. Kebetulan bukti ini saya dapat dari group WA sesama agen asuransi.

Bukti diatas menjelaskan tentang pencairan klaim sakit kritis asurnasi Allianz, sebesar Rp400juta-an yang langsung ditransfer ke rekening nasabah. Ini berbeda dengan klaim chassles. Kalau Chassles, asuransi hanya mencover seluruh biaya sakit di rumah sakit. Sedangkan klaim sakit kritis ini, asuransi mentransfer dana berupa uang sejumlah Rp 400jt sesuai kontrak di awal pembelian polis. Misalnya di awal kontrak nilai pertanggungan sakit kritis sebesar Rp1 Milyar, pasti Asuransi akan mentransfer dana sebesar Rp 1 Milyar.

Kalau misalnya si nasabah ini punya hutang saat sakit, bisa dibayangkan bagaimana pusingnya keluarga mereka membayar hutang si nasabah. Namun karena dibantu dengan dana dari Allianz sebesar Rp 400jt maka bisa buat melunasi hutangnya dan tidak membebani keluarga.

Pertanyaan lebih detail atau ingin dibuatkan ilustrasi hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi 100 Penyakit Kritis (CI100)

Tapro Allianz memiliki produk asuransi penyakit kritis yang sangat luar biasa membantu keuangan kita yaitu produk asuransi yang mencover 100 kondisi penyakit kritis yang dinamakan CI100. CI100 menanggung 100 kondisi penyakit kritis yang dibagi menjadi beberapa tahap:

  1. Tahap awal (early stage), 32 kondisi. Klaim dibayar 50% dari uang Pertanggungan (UP), maksimum 500 juta.
  2. Tahap menengah (intermediate stage), 13 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 1 miliar.
  3. Tahap lanjut (advanced stage), 48 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 2 miliar.
  4. Tahap katastropik (catasthropic), 5 kondisi. Klaim dibayar 120% (ada tambahan 20% UP).
  5. Manfaat tambahan: Angioplasti, klaim sebesar 10% UP, maksimum 75 juta (tidak mengurangi UP).
  6. Manfaat tambahan: Komplikasi diabetes, klaim sebesar 20% UP, maksimum 200 juta (tidak mengurangi UP).

Allianz-CI100

Untuk selengkapnya, kondisi penyakit kritis yang diberi uang santunan oleh Manfaat tambahan CI100, dapat dilihat di tabel berikut ini :

100-ci-1

100-ci-2

manfaat ci 100

CI100 dari Allianz adalah produk yang memberikan uang tunai mulai Rp 100jt hingga Milyaran (tergantung premi), jika kita teridentifikasi penyakit kritis jenis early stage (bisa diklaim sejak tahap awal penyakit kritis). Inilah beberapa keunggulan produk CI100 dibanding produk sejenis di perusahaan lain.

  1. Jumlah cakupan kondisi penyakit yang lebih banyak (100 kondisi penyakit).
  2. Masa perlindungan yang lebih lama (hingga usia 100 tahun atau seumur hidup, sama dengan asuransi dasar).
  3. Usia masuk yang lebih tua (usia 70 tahun masih bisa).
  4. Syarat survival period yang paling singkat (7 hari).
  5. Klaim tidak mengurangi UP asuransi dasar.
  6. Biaya asuransi yang relatif lebih murah.

Konsultasi gratis mengenai Santunan Uang Tunai jika terdeteksi Sakit Kritis dapat menghubungi saya di HP/WA 08113436830 (Natanael, Agen Asuransi Allianz berlisensi)

 

Asuransi Sakit Kritis Membantu Biaya Jika Kita Terdiaknosa Sakit Kritis

Smartlink Allianz memiliki fasilitas yang salah satunya bermanfaat jika kita tiba-tiba terdiaknosa sakit kritis, misalnya jantung, stroke, gagal ginjal, kanker, dll.

Asuransi sakit kritis adalah asuransi yang wajib dibeli oleh setiap orang agar supaya di saat terkena/ terdiagnosa penyakit kritis, keuangan/ finansial dari orang itu tidak sampai habis/bangrut. Anda akan diberikan uang santunan dalam jumlah besar (sesuai kontrak saat di awal kita beli polis) jikalau di masa yang akan datang, Anda terkena penyakit kritis.

Sebenarnya apa saja sih penyakit kritis yang diberi santunan? Artinya sakit kritis yang seperti apa yang mesti dialami oleh nasabah asuransi sakit kritis Allianz, barulah Allianz akan memberikan uang santunan kepada si nasabah tersebut? Hampir sebagian besar jenis penyakit kritis yang kita tahu dan telah pernah kita dengar sebelumnya, termasuk di dalamnya seperti :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Artinya jika kita sampai terkena salah satu dari penyakit kritis tersebut maka kita tidak perlu bingung memikirkan masalah uang. Karena uang dalam jumlah besar telah dipersiapkan untuk kita.

Hebatnya, jika kita baru terdiagnosa dan terkena penyakit kritis di tahap awal (early stage), kita juga sudah bisa mendapatkan 50% dari total uang santunan asuransi sakit kritis Allianz.

Penjelasan lebih lanjut atau pendaftaran polis asuransi Smartlink dengan tambahan fasilitas manfaat uang santunan jika terkena sakit kritis dapat menghubungi:

Agen Asuransi Allianz

Natanael

HP/WA 08113436830

line: natanael1975