Tag Archives: smartmed premier

Menemui Calon Prospek yang Berprofesi sebagai Pedagang Mebel

Tadi siang pukul 14.15 kurang lebih, aku segera menemui calon prospek yang kemarin malam sempat kirim pesan lewat Whatssupp ke nomorku 08113436830. Isinya, dia tertarik dengan asuransi Allianz khsusnya asuransi kesehatan dan memintaku menemuinya untuk mendapatkan penjelasan lebih terperinci.

Sebelum ke rumahnya, aku tidak lupa membawa proposal sebagai penawaran produk asuransi kesehatan. Kali ini aku membawa dua produk asuransi kesehatan yakni: asuransi kesehatan Maxi Violet dan Smartmed Premier. Kedua produk ini memiliki kelebihan masing-masing.

Sesampai disana aku terkejut ternyata orang yang kirim pesan adalah pemilik toko mebel yang berdomisili di Sidoarjo tapatnya daerah Candi. Cukup ramai orederan pengiriman mebel bapak ini, pikirku saat masuk ruangannya.

“Silahkan masuk pak.” bapak itu mempersilakanku untuk masuk ruangannya.

Singkat cerita, segera aku jelaskan satu – persatu mulai dari dari produk asuransi kesehatan Maxi Violet.

Smarthealth-Maxi-Violet.jpg

Smarthealth Maxi Violet adalah asuransi kesehatan murni tanpa investasi dan berdiri sendiri (stand-alone). Smarthealth Maxi Violet memberikan manfaat rawat inap yang lengkap meliputi kamar, ICU, konsultasi dokter umum dan spesialis, obat-obatan, pembedahan, sebelum dan sesudah rawat inap, ambulans, rawat jalan dan gigi darurat karena kecelakaan, dan sedikit manfaat kematian. Skema klaimnya bersifat indemnity, yaitu memberikan penggantian biaya rumah sakit dengan batas sesuai plafon yang diberikan dalam tabel manfaat. Kontrak Smarthealth Maxi Violet berjangka tahunan dan dapat diperpanjang tiap tahun sampai usia 70 tahun. Preminya tergantung usia dan jenis kelamin, naik per lima tahun sesuai tabel premi.

tabel-manfaat-rawat-inap

Penjelasan lebih terperinci bisa dibaca di smarthealth-maxi-violet-

Penjelasan produk asuransi kesehatan yang satunya yakni smartmed premier bisa dibaca di sini.

Ingin konsultasi lebih lanjut hubungi saya, Natanael di WA/HP 08113436830

atau kirim pesan ke natanael.albertus@gmail.com

 

 

 

Advertisements

Cara Klaim Asuransi Kesehatan Allianz

Cara Klaim asuransi kesehatan bisa dilakukan secara cashless (menunjukkan kartu) maupun reimbursement (bayar dulu dan kwitansi di claimkan). Klaim secara cashless berlaku untuk produk tertentu dan dilakukan di rumah sakit jaringan Allianz. Prosedurnya dengan menunjukkan kartu peserta ke admininstrasi rumah sakit, lalu admin akan melakukan konfirmasi ke Allianz, dan jika penjaminan disetujui, nasabah dapat dirawat inap tanpa harus setor uang jaminan.

Berikut ini adalah prosedur klaim asuransi kesehatan individu Allianz jika diajukan secara reimbursement.

Prosedur Klaim Asuransi Kesehatan Individu Allianz

Ada 6 langkah dalam prosedur klaim asuransi kesehatan individu Allianz.

  1. Bawa dan isi lengkap Formulir Klaim Allianz saat berobat. Formulir bisa diperoleh di web allianz.co.id.
  2. Minta surat rujukan, hasil pemeriksaan penunjang diagnostik, diagnosa dokter, resume medis ditandatangani dokter dan cap RS, dan salinan resep.
  3. Minta juga bukti pembayaran perincian biaya obat, tindakan, dan lainnya dengan kuitansi asli.
  4. Kirim semua dokumen klaim ke kantor pusat Allianz di Jakarta di bagian Mailing Room, boleh lewat kurir atau aplikasi Allianz Eazy Claim dari ponsel anda.
  5. Bagian analis klaim Allianz akan menganalisis dan memutuskan status klaim sesuai dengan polis asuransi dan peraturan perusahaan.
  6. Service Guarantee menjamin klaim asuransi kesehatan dibayarkan dalam 7 hari kerja (syarat dan ketentuan berlaku), atau dapatkan voucher belanja senilai 100 ribu rupiah jika proses klaim melewati 7 hari kerja.

Catatan: Jika diperlukan, Allianz akan meminta tambahan dokumen pendukung untuk menganalisis lebih lanjut pengajuan klaim anda.

Produk asuransi kesehatan individu Allianz yang dapat menggunakan prosedur ini adalah Allisya CareMaxi VioletSmartmed PremierRider HSC+, dan Flexicare Family.

Demikian.

Keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi AllianzCare di 1500136 atau AllianzCare Syariah di 1500139.

Untuk konsultasi asuransi secara gratis, hubungi:

Natanael (Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Punya Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

 Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Di Allianz pun sejak Agustus 2014 lalu telah diluncurkan produk SmartMed Premier, program asuransi kesehatan yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit, untuk penyakit kritis sekalipun, akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar.

Bagus? Tentu saja. (Penjelasan lebih lengkap tentang SmartMed Premier bisa dibaca di SINI).

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU.

Mengapa?

“Karena asuransi kesehatan tidak memberikan uang tunai dalam jumlah besar; sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika mengalami penyakit kritis.”

Aneka biaya tersembunyi penyakit kritis yang tidak ditanggung asuransi kesehatan.


Asuransi kesehatan bisa membantu untuk membiayai segala keperluan pengobatan selama DI DALAM rumah sakit. Tapi untuk segala biaya yang timbul DI LUAR rumah sakit, atau segala keperluan yang TIDAK BERHUBUNGAN dengan rumah sakit, asuransi kesehatan tidak bertanggung jawab lagi.

Apa sajakah itu? Silakan dilihat kembali gambar di atas. Atau dilanjut dengan rangkuman di bawah:

  • Akomodasi untuk orang yang menemani, seperti transportasi, penginapan, biaya makan, dan lain-lain. Orang yang menemani si sakit ini bisa jadi bukan satu-dua orang. Biaya akan lebih besar jika perawatan dilakukan di luar negeri.
  • Perawatan lanjutan sepulang dari rumah sakit, seperti perawat di rumah dalam jangka waktu yang lama (untuk kasus stroke atau lumpuh), cuci darah hingga seumur hidup (untuk kasus gagal ginjal), suplemen untuk penguat tubuh yang pada umumnya berharga mahal (seperti produk kesehatan yang sering ditawarkan MLM), atau perawatan di tempat pengobatan alternatif.
  • Biaya hidup selama tidak bekerja karena menjalani perawatan, dan biaya hidup untuk keluarga jika tidak bisa bekerja lagi untuk seterusnya.
  • Segala keperluan dan cita-cita lain yang bisa terganggu akibat mengalami penyakit kritis, seperti dana pendidikan anak, rencana pensiun, cicilan rumah, cicilan mobil, rencana liburan, hingga perjalanan ibadah.

Asuransi penyakit kritis bisa membantu untuk berbagai biaya dan keperluan semacam itu, karena klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (cash). Besarnya sesuai jumlah uang pertanggungan (UP) yang tercantum dalam polis.

Misalnya dalam polis tertera UP penyakit kritis sebesar 1 miliar, maka akan diberikan sebesar 1 miliar jika tertanggung terdiagnosa suatu penyakit kritis, atau separuhnya jika penyakit kritis terdiagnosa di tahap awal (khusus untuk asuransi penyakit kritis yang menanggung sejak tahap awal, contohnya CI100).

Yang namanya uang tunai, sifatnya sangat fleksibel dan tentunya boleh digunakan untuk apa saja. Mau dipakai berobat boleh, tidak berobat pun silakan saja. Berobat di rumah sakit boleh, di klinik alternatif juga boleh. Mau digunakan untuk biaya hidup sehari-hari boleh, disimpan saja untuk keperluan pendidikan anak pun baik. Untuk melunasi utang boleh, diinvestasikan untuk menambah dana pensiun pun tak masalah.

Itulah kekuatan uang tunai dalam jumlah besar, sesuatu yang tidak diberikan oleh asuransi kesehatan sebagus apa pun.

Klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (hard-cash). Penggunaannya diserahkan sepenuhnya kepada nasabah.

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (manfaat tambahan) pada produk asuransi jiwa Tapro. Saat ini terdapat dua macam rider penyakit kritis, yaitu CI+ dan CI100. CI+ memberikan perlindungan dari 49 penyakit kritis sampai usia 70 tahun, sedangkan CI100 memberikan perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. (Mengenai perbedaan keduanya, bisa dibaca di Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dengan CI100).

Bagaimana dengan preminya? Sebagai contoh bisa dilihat pada gambar ilustrasi berikut:

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

.

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, atau menginginkan manfaat tambahan yang lain, silakan menghubungi saya melalui kontak di bawah.

sumber: myallisya.com/2014/08/29/punya-asuransi-kesehatan-sesuai-tagihan-masih-perlukah-asuransi-penyakit-kritis/

Terima kasih.

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Seputar Asuransi Kesehatan Allianz yang Mencover Biaya Sesuai Tagihan, Limit 6 Miliar

Kali ini saya akan jelaskan tentang Asuransi Kesehatan terbaik yang dimiliki Allianz yakni Smartmed Premier. Keunggulannya adalah limit pertahun Rp 6 Miliar dan mencover biaya sakit di Rumah Sakit sesuai tagihan.

Keunggulan asuransi kesehatan smartmed premier sebagai berikut:

  1. Sebuah produk asuransi kesehatan yang komprehensif bagi individu & keluarga dengan cakupan seluruh dunia, memberikan manfaat Rawat Inap, Kemoterapi, Hemodialisis, Manfaat Biaya Pemakaman, Evakuasi Medis Darurat & Repatriasi, fasilitas cashless di Singapura &Malaysia, HIV/AIDS, Rawat Jalan, Persalinan, Rawat Gigi, dan Bonus apabila Tidak Ada Klaim (sebagai pilihan yang bisa ditambah).
  2. As Charge (sesuai dengan tagihan biaya dirumah sakit)* dam memiliki limit tahunan yang besar.*sesuai dengann ketentuan di polis
  3. Sistem pembayaran dengan kartu (Cashless) dalam jaringan penyedia di Indonesia, Singapura & Malaysia dan reimburst jika diluar jaringan provider.
  4. Memiliki 10 pilihan Plan Kamar mulai dari Rp.500.000/hari s/d Rp.6.000.000/hari
  5. Peserta dapat memilih antara Batasan Tahunan yang berbeda dan tingkat co-share (0%, 10%, 20%) hanya untuk Rawat Inap & Manfaat Persalinan dan yang pertama kali ada pada produk kesehatan individual.

Di produk Smartmed ada istilah layanan CO-Share. Layanan Co-Share adalah layanan yang diberikan kepada peserta SmartMed Premier untuk memilih berapa pertanggungan yang akan dibebankan ke PT Allianz Life dan berapa yang dibebankan ke peserta itu sendiri (Khusus untuk benefit Rawat Jalan & Persalinan) dan 3 pilihan layanan Co-Share yang bisa dipilih diawal kepesertaan (20%,10% dan 0%), sebagai contoh : peserta memilih layanan Co-Share 20%, maka jika terjadi klaim yang sesuai dengen ketentuan klaim didalam polis dan layak untuk dibayarkan, maka PT Allianz Life akan membayarkan 80% dari biaya yang dimaksud (total semua biaya atau inner limit) dan peserta akan menanggung sebesar 20% nya (Ekses Klaim).

Jika nasabah dalam setahun tidak melakukan klaim maka yang menarik di Smartmed premier asuransi kesehatan ini memberlakukan perhitungan no claim bonus. Artinya, jika peserta selama 1 tahun kepesertaan tidak pernah melakukan klaim dan mau melanjutkan kepesertaannya untuk 1 tahun kedepan, maka premi untuk perpanjangan kepesertaan tersebut akan mendapat discount 20% dari premi yang seharusnya dibayar peserta.

Nasabah asuransi kesehatan Allianz dengan produk smartmed premier dapat berobat di Ruma Sakit jaringan provider Allianz. Jaringan provider adalah Rumah Sakit atau Klinik yang sudah melakukan kerjasama dengan provider produk SmartMed Premier (Provider = AdMedika) yang terdapat di seluruh wilayah Indonesia, Malaysia & Singapore dan diluar jaringan provider adalah Rumah Sakit/Klinik di seluruh dunia yang belum bekerja sama dengan provider.

Jadi jika peserta menjalani perawatan di jaringan provider maka peserta bisa menggunakan kartu SmartMed Premier sebagai alat pembayaran/Cashless (selama tidak melebihi dari plan kamar yang dipilih dan sesuai dengan ketentuan klaim yang terdapat dalam polis ) dan peserta hanya membayar Ekses klaim yang terjadi (jika ada), tapi jika perawatan dilakukan di luar jaringan provider, maka peserta harus membayar dulu ke rumah sakit/klinik tersebut dan kemudian kwitansi pembayaran serta dokumen-dokumen yang diperlukan bisa di reimburst ke PT Allianz Life dalam waktu maksimal 30 hari setelah meninggalkan Rumah Sakit/Klinik tersebut.

Yang membuat kantong saat gak punya uang aman adalah fasilitas Cashless. Cashless untuk klaim Rawat Inap & Persalinan hanya bisa dilakukan di jaringan provider (Admedika) di Indonesia, Malaysia dan Singapore sedangkan Cashless rawat jalan & Gigi hanya bisa di jaringan provider Admedika di Indonesia.

Apakah dengan bayar premi bulanan bisa dapat fasilitas Cashless? Tidak. Hanya polis dengan metode pembayaran premi 6 bulanan & tahunan saja yang bisa mendapatkan fasilitas Cashless.

Misalnya peserta tidak dapat kamar sesuai plan, maka peserta boleh melakukan perawatan di ruangan yang lebih tinggi  1 plan diatas plan yang dimiliki dan maksimal 2 hari. Tapi jika peserta secara sengaja memilih kamar yang lebih tinggi dari plan maka akan diberlakukan inner limit sesuai dengan tabel manfaat SmartMed Premier.

Bagaimana dengan koordinasi manfaatnya, contoh : jika peserta sudah membeli maxiviolet plan Rp 500.000, lalu membeli lagi SmartMed Premier Plan Rp. 1000.000 kemudia peserta dirawat di RS jaringan provider Admedika dengan kamar Rp 1.300.000/hari, apakah selisihnya bisa dicover oleh produk MaxiViolet?

Jika peserta klaim dengan menggunakan cashless maka peserta diharuskan membayar ekses klaimnya terlebih dahulu, setelah itu ekses klaimnya bisa direimburst ke Allianz Life dengan melampirkan medical record Rumah Sakit dan kwitansi biaya perawatan yang dibayarkan.

Suatu saat nasabah saya kena loading karena pernah operasi batu empedu dan gula darahnya tinggi. Keputusan underwriting produk ini bisa salah satu dari 5 keputusan berikut ini : Diterima, Diterima dengan Extrapremi, Diterima dengan pengecualian, Diterima dengan Extra premi & Pengecualian, dan ditolak. Dan nasabah saya waktu itu harus kena loading 100% yang semula preminya pertahun Rp 9jt menjadi Rp 18jt pertahun.

Tentang aturan polis apakah bisa diperpanjang otomatis saat berakhirnya kontrak. Jawabannya adalah tidak otomatis, tetapi 30 hari sebelum polis berakhir akan dikirim surat pemberitahuan, bisa berupa renewal notice atau surat pemberitahuan bahwa polisnya tidak dapat diperpanjang, untuk yang dikirim renewal notice, jika ada konfirmasi & pembayaran, maka polis akan diperpanjang (prosedur renewal), jika peserta sudah pernah melakukan klaim tidak akan langsung distop/tidak boleh perpanjangan saat renewal, tetapi akan ada re- underwritting untuk melihat apakah klaimnya wajar atau tidak , akan ada pertimbangan dari riwayat klaim tersebut.

Kelebihan lain adalah jika tertanggung terdiagnosa HIV/AIDS dengan atau tanpa melakukan rawat inap di rumah sakit maka Allianz Life akan membayarkan manfaat secara lumpsump sebesar Rp 10.000.000.

Sumber: pertanyaan-seputar-asuransi-kesehatan-smartmed-premier/

Konsultasi lebih lanjut atau pendaftaran asuransi kesehatan Smartmed Premier

Hubungi: Natanael, Konsultan Asuransi Allianz

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Saya sudah kena HIV, apakah ditanggung Allianz?

Suatu hari ada yang menghubungi saya, “Pak, saya baca di internet kalau Allianz menanggung biaya pasien yang kena HIV, apa benar?”

“Iya benar bu, tetapi bagi peserta asuransi yang memang sebelum ikut asuransi Allianz sebelumnya masih belum terdeteksi HIV saja yang ditanggung.” Jawaban saya suatu ketika.

“Oh, jadi kalau sudah terdeteksi HIV trus sekarang misalnya ingin daftar sebagai nasabah Allianz, tidak ditanggung?”

“Maaf, sudah terlambat bu, Allianz tidak menanggung orang yang sudah terdeteksi HIV. Karena HIV termasuk pengecualian dari penyakit preexisting condition.”

Mendengar jawaban saya, orang tadi sampai saat ini tidak memberi kabar lagi.

Sebenarnya sedih tidak bisa menolongnya namun apa dikata, nasi sudah jadi bubur begitula peribahasanya.

Produk Smartmed premier memang mencover HIV tetapi bagi yang sebelumnya sehat dan tidak terkena HIV. HIV termasuk penyakit yang dikecualikan dari penyakit preexisting condition.

Mungkin jika penyakit yang bukan HIV masih ditanggung oleh Allianz tetapi harus kepesertaan polis selama dua tahun.

Ingin info atau diskusi lebih lanjut hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz berlisensi)

HP/WA 08113436830

Ketentuan Asuransi Kesehatan Allianz dan Tanya Jawab

Apa ketentuan-ketentuan yang ada pada produk asuransi kesehatan perorangan Allianz?

Berikut ini adalah ketentuan-ketentuan yang ada pada produk asuransi kesehatan perorangan Allianz (Allisya Care, Maxi Violet, SmartMed Premier, dan termasuk juga rider Hospital & Surgical Care + di unitlink Tapro). 

Ketentuan tentang Penyakit atau Luka yang Telah Ada Sebelumnya (Preexisting Diseases) dan Penyakit Khusus

Ketentuan tentang penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya dan penyakit khusus

Ketentuan tentang Pengecualian

FullSizeRender(1)IMG_2620

Ketentuan Lainnya

FullSizeRender(2)Tanya Jawab

Tanya: Ini kan produk yang masa kontrak dan pembayarannya tahunan. Apakah produk ini ada garansi dapat diperpanjang?

Jawab: Allisya Care dan Maxi Violet ada jaminan dapat diperpanjang. Smartmed Premier tidak.

Tanya: Premi produk askes apakah naik setiap tahun atau flat?

Jawab: Premi sesuai dengan tabel premi, secara umum cenderung naik pada rentang usia tertentu. Premi tergantung jenis kelamin dan kelompok usia. Contoh tabel premi bisa dilihat di bawah ini.

Tabel Premi Allisya CareTanya: Saya ingin mengasuransikan ibu saya. Beliau sudah memiliki darah tinggi sejak dua tahun lalu. Apakah jika dirawat karena darah tinggi akan ditanggung?

Jawab: Tekanan darah tinggi (hipertensi) jika sudah ada dan masih ada sampai sekarang, termasuk ke dalam preexisting diseases (penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya). Pada produk Allisya Care dan Maxi Violet, biasanya dikecualikan secara permanen (selamanya). Pada produk Smartmed Premier, dikecualikan atau dikenakan masa tunggu selama lima tahun (60 bulan), dengan catatan tidak ada klaim dalam lima tahun tsb.

 

sumber: https://myallisya.com/2015/08/04/ketentuan-asuransi-kesehatan-allianz-dan-tanya-jawab/