Tag Archives: Tapro Allisya Protection Plus

Ibu Baru Saja Operasi Kanker. Kami Sudah Habis Rp 200 Juta

“Pak bisa tanya-tanya tentang asuransi?”

“Bisa pak, silahkan,” saya mempersilahkan dia untuk bertanya.

“Ibu saya ini sudah operasi kanker. Beliau dirawat di rs darmo dan selama 2 bulan.
Kami sudah habis 200jt.” cerita orang itu sedih.

“Kami berencana mendaftarkan ibu saya sebagai nasabah asuransi Allianz.” pintanya.

“Aduh pak, kenapa baru setelah sakit sadar tentang asuransi?” tanya saya pada orang itu.

“Asuransi pastinya menolak dan tidak mau menanggung biayanya jika sudah sakit. Apalagi kanker.” Semoga jawaban saya membuat dia sadar.

“Seandainya bapak mengikutkan ibu sebelum kena Kanker, pasti bapak diberi dana Rp 500jt atau Rp 1 Milyar (tergantung prmintaan awal) oleh asuransi Allianz.

Solusi

Nah, apakah saat ini anda sudah punya uang tunai miliaran rupiah di rekening anda?

Jika sudah punya, apakah rela jika diserahkan begitu saja ke pemilik rumah sakit?

Jika belum, bagaimana cara anda akan mengatasi masalah ini?

Jangan khawatir. Kami punya solusinya. Syarat: ambil selagi sehat dan punya uang.

  1. Untuk antisipasi tagihan rumah sakit, pilih Smartmed Premier, askes sesuai tagihan dengan limit 6 miliar.
  2. Untuk antisipasi biaya hidup dan kehilangan penghasilan, pilih Rider CI+ dan atau Rider CI100 pada unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Jangan tanggung-tanggung, ambil uang pertanggungan miliaran.

Hubungi saya untuk konsultasi GRATIS.

Natanael (Business Eksekutife ASN dan Agen Asuransi

HP/WA 08113436830

Advertisements

Menjadikan Polis Asuransi Jiwa Individu sebagai Jaminan Kredit atau Klausula Bank

pendekatan-dalam-penawaran-polis-8-638.jpg   

Jika anda mengajukan pinjaman ke bank, baik itu pinjaman untuk mencicil rumah (KPR), pinjaman untuk mencicil kendaraan (KKB), pinjaman usaha, dan pinjaman lainnya, anda diwajibkan memiliki asuransi jiwa dengan UP (uang pertanggungan) yang nilainya sama dengan nilai pinjaman.

Fungsi asuransi jiwa kredit ini adalah untuk melindungi pihak bank dari kerugian akibat gagal bayar yang mungkin terjadi jika peminjam meninggal dunia. Tapi sebetulnya terutama melindungi pihak peminjam, atau ahli warisnya, dari penyitaan aset (yang menjadi jaminan) yang akan dilakukan bank jika utang tidak dapat dilunasi karena peminjam meninggal dunia.

Untuk keperluan ini, pihak bank bekerja sama dengan perusahaan asuransi yang menjadi rekanannya akan menyediakan asuransi jiwa kredit yang preminya harus dibayar oleh peminjam saat akad kredit atau akan diperhitungkan dalam cicilan.

Tapi jika anda punya polis asuransi jiwa dengan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai kredit anda, anda bisa menjadikan polis asuransi jiwa anda itu sebagai banker’s clauseatau klausula bank untuk menjamin kredit anda. Dengan demikian, anda tidak perlu membeli asuransi jiwa kredit yang disertakan dalam pinjaman anda.

Hal tersebut sesuai pengalaman dari rekan saya bahwa pada bulan September – Oktober 2017 ini, beliau baru saja membantu seorang nasabah menjadikan polis asuransi jiwanya sebagai banker’s clause di bank tempat dia mengajukan kredit. Nasabah punya polis asuransi jiwa dengan UP 850 juta, sedangkan nilai pinjamannya 750 juta. (baca: menjadikan-polis-asuransi-jiwa-individu-sebagai-banker-clause/)

Dengan adanya klausula bank, maka jika anda meninggal dunia, perusahaan asuransi akan terlebih dahulu membayarkan UP ke pihak bank untuk melunasi sisa pinjaman anda, dan jika ada sisanya barulah diserahkan ke ahli waris anda.

Cara Mengajukan Permohonan Banker’s Clause

Klausula bank dapat diterapkan ke polis baru maupun polis lama yang sudah dimiliki.

Cara mengajukan permohonan klausula bank dengan membuat surat yang intinya meminta perusahaan asuransi untuk menjadikan polis asuransi jiwa anda sebagai klausula bank. Sebutkan nama bank dan alamat bank tempat anda meminjam uang. Surat harus ditandatangani oleh anda sebagai tertanggung/pemegang polis, pejabat bank, dan ahli waris atau penerima manfaat dari polis anda.

Ahli waris harus ikut tanda tangan karena UP yang menjadi hak mereka akan berkurang dengan adanya perubahan polis ini.

Jika polis baru akan diambil bersamaan dengan pengajuan kredit, maka form permohonan klausula bank dilampirkan bersama SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa).

Jika polis sudah lama, selain surat permohonan banker’s clause, sertakan juga Form Perubahan Polis Non-Financial yang menerangkan penerima manfaat diprioritaskan ke bank.

Contoh surat permohonan klausula bank:

Surat permohonan Banker Clause

Dan berikut adalah hasilnya.

Banker Clause

Seperti terlihat pada lembar Klausula Bank di atas, produk asuransi jiwa yang diambil nasabah adalah Allisya Protection Plus. Ini adalah produk asuransi jiwa jenis unit-link, yang memberikan perlindungan dari risiko meninggal dunia sampai tertanggung berusia 100 tahun.

Produk ini disebut juga Tapro (Tanggung Problem), karena akan membantu pemiliknya menanggung problem-problem keuangan yang mungkin timbul jika dia mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.

Selengkapnya tentang Tapro, bisa dibaca di “Allisya Protection Plus”.

Jika anda berminat menjadikan polis asuransi jiwa anda sebagai jaminan kredit, jangan lupa hak ahli waris anda akan berkurang. Jadi, hitung kembali nilai UP jiwa anda agar sesuai dengan rencana semula.

 

Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz- Bisnis Eksekutive ASN) – tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA: 0811-343-6830 | Email: natanael.allianz@gmail.com 

3 Hal Yang Dilakukan Istri Jika Suami Meninggal Dunia Tanpa Asuransi Jiwa

Istri asuransi jiwa

Ketika agen asuransi datang dan menawarkan asuransi jiwa, tak jarang para suami khawatir istrinya tidak setuju, dan istri terkadang khawatir uang belanjanya jadi berkurang. Suami-istri yang bijak seharusnya membujuk pasangannya untuk setuju dengan asuransi jiwa.

Karena pernahkah terpikirkan oleh anda, terutama istri, apa yang harus dilakukan jika suami meninggal dunia dalam usia muda dengan kondisi meninggalkan anak-anak yang masih belia?

Setidaknya ada 3 langkah yang pada umumnya dilakukan istri jika suaminya meninggal dunia tanpa memiliki asuransi jiwa. Continue reading