Tag Archives: tapro

Melindungi dan Mengembangkan Asset

Ikhsan Rochmadi

Berikut ini adalah sedikit profil Bpk Ikhsan Rochmadi. Beliau adalah agen asuransi yang bergabung di tahun 2018. Domisili di Turen, Malang. Tujuan Bapak Ikhsan bergabung adalah untuk melindungi dan mengembangkan asset.

Saya doakan cepat naik peringkat menjadi seorang manager.

Nama Ikhsan Rochmadi
Kelahiran Malang, 1969
Pendidikan terakhir S2, Univ Gajayana Malang
Pekerjaan sebelumnya Dosen
Status pernikahan Menikah dan memiliki 2 anak
Alamat Turen, Malang, Jatim
Alasan menjadi agen Melindungi dan mengembangkan asset
No HP/WA 0813 5910 6001
Email ikhsantrade12@gmail/.com

Bagi anda yang tinggal di daerah sekitar Malang, Surabaya, Jawa Timur, untuk keperluan asuransinya dapat menghubungi Bpk Ikhsan melalui kontak di atas.

Advertisements

UP Rp 500jt Hanya Bayar Premi Rp 900rb Perbulan untuk Usia 54 Tahun

Pagi ini saya bertemu clien yang sudah berusia 54 tahun. Saya mulai bertanya dan cerita dengan pertanyaan seperti ini.

“Pak, di Allianz ada program yang memberi warisan Rp 500jt sampai milyaran ke anak dan istri kita jika kita.”

“Program apa pak itu,” pertanyaan balik ini menandakan beliau tertarik.

Singkat cerita, beliau ingin dibuatkan ilustrasi jiwa Tapro Allianz dengan UP untuk diwariskan ke istri dan anak-anaknya sebesar Rp 500jt. Kemampuan budget dibawah Rp 1jt perbulan.

Ilustrasi yang saya sajikan ke beliau sebagai berikut:

hal 1

Di gambar di atas dijelaskan bahwa hanya dengan membayar premi Rp 900rb perbulan, maka nasabah saya yang berusia 54 tahun dapat:

  1. Uang Pertanggungan (UP) Warisan meninggal dunia Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah). Uang untuk warisan ini cair jika nasabah saya meninggal sebelum usia 100 tahun. Misal nasabah hidup sampai 100 tahun, manfaat yang dibayar ialah sebesar nilai investasi yang ditabung.
  2. Ditambah TERM Life sebesar Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta ruiah). Term life ini cair jika nasabah saya ini meninggal karena sakit atau kecelakaan sebelum usia 85 tahun.
  3. Jika nasabah terjadi resiko (meninggal) di usia sebelum 85 tahun maka yang di wariskan adalah total dari Rp 200.000.000 + Rp 300.000.000 = Rp 500.000.000,-

 

Saya menulis ini untuk orang yang mencintai anak dan istrinya (bagi suami). Dan bagi istri, untuk anak=anaknya. Bagi anak, untuk orang tuanya.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi kita berbuat yang berharga sebelum meninggal.

Info lebih detail dan pendaftaran polis Tapro dengan UP Jiwa Rp 500jt hingga 10 Milyar bisa menghubungi

Natanael Agen Asuransi Allianz domisili Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email, natanael.allianz@gmail.com

Web: proteksifinancial.com

 

Mengenal Istilah Asuransi (Premi, Polis, Klaim, Underwriting, Penanggung & tertanggung)

Saat ini banyak sekeli penyedia jasa asuransi, semakin banyaknya perusahaan asuransi, tentu makin membuat calon konsumen harus makin jeli membeli asuransi. manfaat, brand, klaim, premi dan segala hal yang berkaitan dengan asuransi patut jadi pertimbangan yang harus dicari dengan detail dan teliti.

Sebelum anda ikut dalam asuransi lebih baik anda memahami dulu segala hal yang berkaitan dengan asuransi tersebut, sehingga dengan memahami segala hal yang berkaitan dengan asuransi termasuk istilah-istilah dalam asuransi diharapkan ada tidak salah pilih ketika anda memutuskan untuk memilih asuransi yang paling cocok untuk anda dan juga keluarga anda.

Sebelum saya bahas apa itu premi, klaim, underwriting, penanggung dan tertanggung dalam asuransi ada baiknya saya akan jelaskan sedikit mengenai apa itu asuransi?

Pengertian Asuransi?

menurut wikipedia, asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.

Secara lebih detail pengertian asuransi dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang yaitu sudut finansial, sosial dan hukum sebagai berikut:

1. Dari sudut Finansial:

Jika dilihat dari sudut pandang finansial atau keuangan, asuransi dapat diartikan sebagai suatu alat yang dapat mengurangi risiko yang melekat pada perekonomian, dengan cara manggabungkan sejumlah unit-unit yang terkena risiko yang sama atau hampir sama, dalam jumlah yang cukup besar, agar probabilitas kerugiannya dapat diramalkan, dan bila kerugian yang diramalkan terjadi, maka akan dibagi secara proposional oleh semua pihak dalam gabungan itu.

2. Dari Sudut Hukum

Dari sudut humum asuransi merupakan suatu kontrak (perjanjian) pertanggungan risiko antara tertanggung dengan penanggung. Penanggung berjanji akan membayar kerugian yang disebabkan risiko yang dipertanggungkan kepada tertanggung. Sedangkan tertanggung membayar premi secara periodik kepada penanggung. Jadi, tertanggung mempertukarkan kerugian besar yang mungkin terjadi dengan pembayaran tertentu yang relatif kecil.

3. Dari Sudut Sosial

Sedangkan dari Sudut Sosial, asuransi dapat didefinisikan sebagai organisasi sosial yang menerima pemindahan risiko dan mengumpulkan dana dari anggota-anggotanya guna membayar kerugian yang mungkin terjadi pada masing-masing anggota tersebut. Kerugian setiap anggota dipikul bersama.

Mengenal Istilah Asuransi (Premi, Klaim, Polis, Underwriting, penanggung dan tertanggung)

Setelah Anda memahami pengertian asuransi anda setidaknya harus memahami juga istilah-istilah yang sering dilibatkan di dalam asuransi sehingga pemahaman anda mengenai asuransi bisa lebih baik yang bisa bermanfaat untuk anda ketika memutuskan untuk membeli asuransi, beberapa istilah asuransi yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

a. Polis Asuransi

Polis Asuransi adalah suatu perjanjian  asuransi atau pertanggungan yang bersifat konsensual (adanya kesepakatan), pada umumnya harus dibuat secara tertulis dalam suatu akta antara pihak yang mengadakan perjanjian. Pada akta yang dibuat secara tertulis itu dinamakan “polis”. Jadi, polis adalah tanda bukti perjanjian pertanggungan yang merupakan bukti tertulis.

b. Premi

Premi adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai kewajiban dari tertanggung atas keikutsertaannya di asuransi. Besarnya premi atas keikutsertaan di asuransi yang harus dibayarkan telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan memperhatikan keadaan-keadaan dari tertanggung.

c. Klaim asuransi

Klaim Asuransi adalah Sebuah permintaan resmi kepada perusahaan asuransi, untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan perjanjian.

Klaim Asuransi yang  diajukan akan ditinjau oleh perusahaan untuk validitasnya dan kemudian dibayarkan kepada pihak tertanggung setelah disetujui.

d. Penangguh

Penangguh menurut asuransi jiwa adalah yang memberikan jasa dalam penanggulanggan risiko yang dikaitkan dengan hidup atau matinya seseorang yang diasuransikan. Perusahaan Asuransi Jiwa merupakan badan hukum milik swasta atau badan hukum milik Negara.

Di dalam tapro syariah Allianz ada istilah Penanggung atau pembayar dan Peserta asuransi. Peserta dan Penanggung atau Pembayar memiliki arti yang sama. Ini yang sering disalah artikan nasabah.
Misalnya, Pak Amir ingin mengikutkan anaknya si Buyung usia 15 tahun, maka Pak Amir sebagai peserta atau sekaligus penanggung/pembayar polisnya si Buyung (si Buyung sebagai si Tertanggung). Hal tersebut karena si Buyung masih dibawah 17 tahun (syarat jika sebagai peserta sekaligus tertanggung harus di atas 17 tahun).
Istilah ini mungkin berbeda dengan asuransi lain. Tapi di Allianz sangat detail dan memperhatikan hal ini.
Karena pak Amir sebagai peserta sekaligus pembayar polis si Buyung sehingga Pak Amir jika meninggal berhak mendapat Uang Pertanggungan dan manfaat Payor benefit.

e. Tertanggung

Tertangguh adalah seseorang yang memanfaatkan jasa dari perusahaan asuransi, baik milik swasta ataupun milik Negara, jika anda membeli salah satu jasa asuransi anda bisa dikatakan sebagai pihan tertanggung.

Untuk bisa membeli asuransi harus bekerja dan berusia di atas 17 tahun (logikanya siapa yang bayar kalau tidak bekerja). Kalau belum bekerja maka yang menjadi peserta dan pembayar polis asuransi adalah orang tua.

f. Underwriting

Underwriting menurut pengertian asuransi jiwa adalah proses penaksiran mortalitas atau morbiditas calon tertanggung untuk menetapkan apakah akan menerima atau menolak calon peserta dan menetapkan klasifikasi peserta. Mortalitas adalah jumlah kejadian meninggal relatif di antara sekelompok orang tertentu, sedang morbiditas adalah jumlah kejadian relative sakit atau penyakit di antara sekelompok orang tertentu.

Dengan memahami segala hal yang berkaitan dengan istilah asuran anda diharapkan lebih cerdas ketika memilih jasa asuransi.

Konsultasi lebih lanjut hubungi:
Agen Allianz Natanael
HP/WA 08113436830

Pentingnya Proteksi Optimal untuk Anak Muda

Lulus dari kampus dan langsung bekerja adalah impian anak muda yang mandiri seperti Anda. Tugas-tugas kuliah yang menyibukkan kini berganti menjadi target perusahaaan yang menantang. Anda yang berjiwa energik pasti akan bersemangat untuk menyelesaikan satu proyek.

 

Di saat itupun status Anda sebagai mahasiswa akan tergantikan dengan status seorang karyawan dan tantangan sebenarnya dalam kehidupan pun di mulai ketika memasuki dunia pekerjaan. Perubahan status itu membuat kita harus memulai belajar lagi menjadi seorang pekerja, dengan adanya deadline terkadang membuat kita bekerja hingga larut malam atau lembur. Tetapi ketika kita berhasil menyelesaikannya akan menjadi kepuasan batin tersendiri yang tidak dapat dinilai dengan materi. Rasa penat akibat lembur dan tekanan selama proyek berlangsung hilang sudah ketika Anda sukses menaklukan rintangan yang menghadang dengan moto “work hard, play hard“. Sibuknya bekerja senin hingga jumat, membuat Anda menunggu-nunggu datangnya akhir pekan untuk banyak menghabiskan waktu dengan bertemu teman-teman seperti di cafe ataupun bertualang kuliner di sudut kota, mencoba berbagai makanan enak. Mumpung masih muda!

Masalahnya, sebagai pegawai baru, mungkin Anda belum bisa mendapat tunjangan lengkap sebagaimana diperoleh karyawan lain yang sudah lama bekerja. Maka, Anda harus pintar-pintar mengatur pengeluaran bulanan dengan cermat apalagi jika Anda memutuskan untuk merantau ke luar kota ataupun keluar dari rumah orang tua untuk tinggal sendiri. Mulailah menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, kemudian habiskan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi, apakah Anda sudah terpikir untuk menyimpan dana darurat? Misalnya biaya yang mungkin Anda butuhkan saat sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Nah, hal-hal seperti ini yang perlu Anda pikirkan dan persiapkan ketika Anda sudah memutuskan untuk tinggal sendiri.

Hidup di jaman serba modern ini, menuntut anak muda untuk dapat mengikuti gaya hidup yang modern, seperti terlalu sering minum kopi, makan junk food setiap saat dan banyaknya virus dari makan-makanan tidak sehat. Jika tidak ingin sakit, maka Anda harus mengimbanginya dengan berolahraga dan istirahat. Selain itu, Anda perlu asuransi untuk memproteksi diri dari kemungkinan sakit yang bisa datang tiba-tiba.

Pastikan kesehatan Anda selalu terlindungi kapanpun dan dimanapun Anda berada.

Sebelum memilih asuransi, Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan Anda sendiri. Beberapa “penyakit langganan” yang sering terjadi antara lain tifus, demam, flu, batuk dan lainnya yang di karenakan Anda kurang beristirahat. Sakit bisa juga timbul karena kebiasaan makan tak sehat dan terlalu sering meminum kopi sebelum makan yang menjadikan sakit maag ataupun asam lambung yang tinggi.

Dengan banyaknya pilihan asuransi kesehatan di luar sana, Anda pun dapat memilih sesuai dengan kemampuan finansial dan kebutuhan Anda. Allianz pun memiliki produk asuransi kesehatan SmartHealth MaxiViolet yang memiliki dari Allianz memberikan manfaat dasar rawat inap dan manfaat tambahan rawat jalan, rawat gigi hingga persalinan. Jika Anda mengunjungi fasilitas medis di rumah sakit jaringan Allianz-Admedika, pilihan pembayaran non-tunai atau cashless juga bisa dilakukan di ratusan mitra klinik dan rumah sakit seluruh Indonesia.

Apabila Anda mengunjungi fasiltas perawatan di luar jaringan Allianz pun, kini melakukan klaim Asuransi kesehatan semakin mudah dan cepat melalui aplikasi Allianz eAZy Claim. Hanya dengan menggunakan smartphone, Anda dapat melakukan klaim secara online, dimanapun, kapanpun. Dengan aplikasi Allianz eAZy Claim, Anda pun bisa melacak cek status klaim Anda kapan saja, sehingga Anda tidak perlu repot untuk mengisi dokumen klaim polis secara manual atau khawatir untuk mencari riwayat klaim Anda. Peta interaktif juga tersedia di aplikasi eAZy Claim ini untuk memudahkan Anda mencari rumah sakit rekanan Allianz terdekat.

Aplikasi Allianz eAZy Claim memberikan kemudahan ketika Anda sedang repot dengan pekerjaan kantor yang sedang deadline, sehingga Anda tidak memiliki waktu mengurus klaim asuransi Anda. Dan Allianz pun mengerti akan kebutuhan anak muda yang ingin semua hal dapat di lakukan secara online dan cepat.

Jika asuransi kesehatan SmartHealth MaxiViolet , masuk dalam list Anda, silakan untuk menghubungi Agen Natanael di nomor HP: 08113436830

Sudah cukupkah perlindungan kesehatan Anda?

 

“Kenapa Saldo Polis Saya Kecil Sekali?”

“Kenapa saldo polis saya kecil sekali?”

“Kenapa nilai tunainya tidak ada?”

Itulah pertanyaan yang lazim saya dengar jika ada nasabah yang menutup polis unit-linknya di tahun-tahun awal. Kenapa bisa begitu?

Hal ini terkait dengan komponen biaya yang dikenakan dalam polis unit-link. Biaya-biaya ini sebaiknya dikenali di awal sebelum membeli polis, supaya kelak tidak kaget ketika terpaksa menutup polis.

Apa saja biaya yang dikenakan dalam produk unit-link? Berikut ini adalah biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Tapro dari Allianz. Saya tidak akan bicara unit-link lain, tapi pada intinya tidak jauh beda, hanya mungkin ada variasi istilah yang digunakan.

  1. Biaya Akuisisi dan Pemeliharaan

Seperti disebutkan dalam polis, biaya akuisisi dan pemeliharaan adalah biaya sehubungan dengan penerbitan polis yang antara lain meliputi: ongkos pemeriksaan kesehatan, ongkos pengadaan polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi, serta remunerasi karyawan dan agen.

Biaya akuisisi dikenakan di lima tahun pertama dengan besar yang cenderung turun. Biaya ini dipotong langsung dari premi sebelum diinvestasikan. Jadi, biaya akuisisi merupakan kebalikan dari alokasi investasi. Besarnya biaya akuisisi dan alokasi investasi bisa dilihat di tabel berikut.

Tahun Biaya Akuisisi Alokasi Investasi
1 75 % 25 %
2 40 % 60 %
3 15 % 85 %
4 7,5 % 92,5 %
5 7,5 % 92,5 %
6 dst 0 % 105,26 %
Total 145 %

Biaya akuisisi dihitung dari premi berkala atau premi dasar. Top up berkala tidak kena biaya akuisisi.

Biaya akuisisi adalah biaya yang paling besar di tahun-tahun awal polis. Biaya inilah yang menyebabkan nilai investasi polis unit-link anda belum terbentuk jika anda menutup polis di tahun pertama atau kedua, terutama jika polis anda tanpa top up berkala atau top up berkalanya kecil.

  1. Biaya Asuransi (Cost of Insurance, atau Tabarru dalam asuransi syariah)

Banyak orang menyangka, bukan hanya nasabah tapi juga sebagian agen, bahwa biaya akuisisi adalah satu-satunya biaya yang dikenakan dalam produk unit-link. Setelah periode lima tahun pertama, mulai tahun keenam dan seterusnya premi seluruhnya diinvestasikan dan tidak dipotong biaya apa pun lagi.

Tidak. Bahkan bukan hanya setelah tahun kelima, sejak tahun pertama pun ada biaya-biaya lain yang dikenakan, seperti akan diterangkan berikut ini.

Salah satunya adalah biaya asuransi (terjemahan dari cost of insurance, atau tabarru dalam asuransi syariah). Biaya asuransi adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat asuransi yang diambil, baik asuransi dasar maupun asuransi tambahan (rider). Manfaat asuransi adalah perlindungan keuangan yang diterima jika tertanggung mengalami risiko yang ditanggung dalam polis, misalnya meninggal dunia, rawat inap, sakit kritis, atau cacat tetap, tergantung mana yang diambil oleh nasabah.

Besarnya biaya asuransi tergantung usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, pekerjaan, dan uang pertanggungan, baik untuk asuransi dasar maupun rider. Angka ini dicantumkan di proposal halaman 1.

Biaya asuransi cenderung naik tiap tahun seiring usia. Khusus rider ADDB (Accidental Death and Disability Benefit), biaya asuransinya sama setiap tahun, karena risiko kecelakaan tidak terpengaruh usia.

Di unit-link Tapro Allianz berlaku ketentuan yaitu biaya asuransi tahun pertama tidak dipotong di tahun pertama, melainkan dipotong mulai bulan ke-13 sd bulan ke-36 (setengahnya di tahun kedua dan setengahnya lagi di tahun ketiga), bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi tahun kedua dan tahun ketiga. Dengan kata lain, biaya asuransi tahun pertama dianggap utang, yang baru dibayar di tahun kedua dan ketiga.

Setelah polis berusia tiga tahun, tidak ada lagi biaya asuransi terutang. Biaya asuransi tahun keempat, kelima, keenam, dan seterusnya dipotong di tahun berjalan.

Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai masa perlindungan berakhir. Kapan masa perlindungan berakhir? Untuk asuransi dasar, masa perlindungannya sampai usia 100 tahun, jadi biaya asuransinya pun dipotong sampai usia 100 tahun (jika masih hidup dan polis masih aktif). Untuk ridernya, beda-beda tergantung masa berlaku rider yang diambil. Misalnya, rider ADDB masa pemotongan biaya asuransinya adalah sampai usia 65 tahun, CI+ masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 70 tahun, CI100 masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 100 tahun.

  1. Biaya Administrasi

Biaya administrasi polis Tapro adalah sebesar 26.500 per bulan. Tahun pertama gratis. Benar-benar gratis, bukan diutangi.

Biaya administrasi dipotong bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi setiap bulannya. Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai polis berakhir (entah karena meninggal dunia, polis ditutup, atau saldo tidak cukup).

  1. Biaya Pengelolaan Investasi

Biaya pengelolaan investasi adalah upah bagi manajer investasi yang mengelola dana unit-link. Besarnya biaya tergantung jenis dana, yaitu antara 1 sd 2 % per tahun.

  1. Biaya Selisih Harga Jual-Beli Unit

Pada tabel biaya akuisisi dan alokasi investasi di atas, mungkin ada yang bertanya, kenapa di tahun keenam dan seterusnya alokasi investasi ditulis 105,26%, bukan 100%? Kenapa dilebihkan 5,26%? Untuk apa? Apakah itu bonus?

Jawabnya: Penetapan harga unit di unit-link Allianz menerapkan sistem dual price atau dua harga dengan selisih 5%. Jadi, kelebihan 5,26% bukanlah bonus, melainkan untuk menutupi selisih harga jual-beli unit (bid-offer price).

Karena adanya sistem dua harga ini, unit-link Tapro Allianz tidak lagi mengenakan biaya untuk top up berkala, top up tunggal, dan penarikan dana. Biaya tersebut sudah termasuk dalam selisih harga.

Di unit-link lain yang mengenakan sistem satu harga, ada biaya yang dikenakan untuk top up berkala, top up tunggal, dan kadang untuk penarikan dana.

  1. Biaya Pengalihan Dana (Switching)

Pengalihan dana misalnya dana yang disimpan di Equity Fund dialihkan ke Balanced Fund atau Money Market Fund, atau sebaliknya, karena suatu pertimbangan tertentu.

Biaya pengalihan dana gratis 5 kali dalam setahun, dan setelahnya dikenakan biaya sebesar 1% dari nilai dana yang dialihkan, dengan minimal 100 ribu per sekali transaksi.

 

Itulah biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Tapro Allianz. Komponen biaya dan besarnya sama antara Tapro syariah (Allisya Protection Plus) maupun Tapro konvensional (Smartlink Flexi Account Plus).

 

Tanya-Jawab

Tanya: Saya ambil Tapro dengan premi 1 juta per bulan. Setelah bayar 12 bulan, polisnya saya tutup. Berapakah nilai tunai yang bisa saya ambil?

Jawab: Nilai tunai yang bisa diambil tergantung komposisi premi dasar dan top up berkala, dan tergantung besarnya biaya asuransi (tabarru) yang dikenakan.

Sebagai contoh: Jika premi 1 juta per bulan itu seluruhnya merupakan premi berkala atau premi dasar, maka premi anda kena potongan 75% (750 ribu) untuk biaya akuisisi tahun pertama. Sisanya 250 ribu diinvestasikan. Dalam 12 bulan, berarti alokasi premi yang diinvestasikan adalah 3 juta.

Tapi uang 3 juta ini belum bersih karena masih ada biaya lainnya, yaitu biaya asuransi atau tabarru. Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), maka dana yang bisa ditarik adalah sekitar 600 ribu (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi). Tapi jika biaya asuransinya misalnya 300 ribuan per bulan, maka tidak ada dana yang bisa ditarik, malah polis anda minus.

Lain halnya jika setoran 1 juta itu sebagian berupa premi berkala dan sebagian lagi top up berkala, misalnya premi berkala 500 ribu dan top up berkala 500 ribu. Maka premi yang kena potongan biaya akuisisi adalah 75% dari 500 ribu, yaitu 375 ribu. Sisanya 125 ribu diinvestasikan, ditambah dengan top up berkala 500 ribu. Jadi, nilai yang masuk ke investasi adalah 625 ribu per bulan atau 7,5 juta setahun.

Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), berarti dana yang bisa ditarik adalah sekitar 5,1 juta (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi).

Jadi, jika anda ingin investasinya besar, premi berkala harus diperkecil dan top up berkala diperbesar, supaya potongan biaya akuisisinya kecil. Dan supaya biaya asuransinya pun kecil, manfaat asuransinya kecil saja. Tapi itu berarti anda ambil produk unitlink ini bukan untuk tujuan proteksi. Dan jika dibilang untuk tujuan investasi pun kurang tepat karena banyak potongan biayanya (untuk keperluan proteksi).

Unit-link adalah produk asuransi. Walaupun ada investasinya, unit-link sebaiknya tetap ditujukan untuk tujuan proteksi. Jika untuk tujuan investasi, besar kemungkinan anda akan tertipu, dan kecewa.

Tanya: Apa keunggulan Allianz dibanding asuransi lain?

Jawab: Salah satunya, komponen biaya di unitlink Tapro Allianz lebih murah dibanding asuransi lain. Silakan dibandingkan misalnya pada biaya akuisisi, di Tapro Allianz totalnya 145% dalam lima tahun, sedangkan di asuransi lain rata-rata sekitar 200%.

Tanya: Kenapa biaya asuransi dan administrasi dipotong hingga seumur hidup? Bukankah di asuransi lain hanya 10 tahun saja?

Jawab: Tidak benar jika dikatakan bayar premi dan bayar biaya-biaya unitlink hanya 10 tahun, kecuali setelah itu anda menutup polis. Jika setelah 10 tahun anda masih ingin mendapat proteksi, anda tetap harus membayar biaya-biayanya, dalam ini terutama biaya asuransi dan administrasi, sampai masa proteksinya berakhir. Biaya-biaya tersebut dipotong dari nilai investasi. Polis aktif selama nilai investasi masih cukup untuk membayar biaya-biaya, dan akan lapse jika tidak cukup. Jadi sebaiknya anda terus bayar premi selama masih butuh proteksi, tidak berhenti setelah 10 tahun.

Demikian. Artikel ini terbuka untuk pertanyaan lebih lanjut hubungi:

Natanael, Agen Asuransi Allianz domisili Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830