Tag Archives: unitlink

Beberapa Manfaat Tapro (Tabungan Proteksi) Allianz

Tapro memiliki manfaat:

Manfaat Dasar (Uang Pertanggungan Meninggal Dunia)

  • Jika tertanggung meninggal dunia sebelum usia 100 tahun, dibayarkan UP jiwa + nilai investasi.
  • Jika tertanggung hidup sampai usia 100 tahun, dibayarkan sebesar nilai investasi.

Manfaat dasar wajib diambil.

table-manfaat-dasar

Manfaat Tambahan (Rider)

Manfaat dasar wajib diambil, sedangkan Rider merupakan opsional (pilihan), boleh ditambahkan boleh tidak, sesuai kebutuhan. Berikut adalah rider-rider pada produk Tapro Allianz.

1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit)

Membayarkan UP jika tertanggung meninggal atau cacat karena kecelakaan sebelum berusia 65 tahun.

2. TPD (Total Permanent Disability)

Membayarkan UP jika tertanggung menderita cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum berusia 65 tahun.

3a. CI+ (Critical Illness Plus)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar.

3b. CI100 (100 Kondisi Penyakit Kritis)

Membayarkan UP jika tertanggung terdiagnosis atau mengalami satu dari 100 kondisi penyakit kritis, sejak tahap awal penyakit, sampai usia 100 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar.

3c. CIA (Critical Illness Accelerated)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 85 tahun. Klaim mengurangi UP dasar.

4. HSC+ (Hospital and Surgical Care +)

Memberikan penggantian biaya rawat inap dan pembedahan di rumah sakit dengan sistem cashless, masa perlindungan sampai usia 80 tahun.

5. Flexicare Family

Santunan rawat inap, pembedahan, dan penyembuhan bagi nasabah dan keluarganya yang tercantum dalam “data polis” jika dirawat di rumah sakit, sd usia 65 tahun.

6a. Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis mencapai 65 tahun.

6b. Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

6c. Spouse Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis mencapai 65 tahun.

6d. Spouse Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

7. Term Life

Merupakan tambahan manfaat meninggal dunia, dibayarkan jika tertanggung meninggal dunia sebelum mencapai usia 70 tahun.

Allianz juga memiliki Tabungan Proteksi Syariah atau dinamakan Allisya Protection Plus.

Ketentuan Umum Allisya Protection Plus

Jenis produkUnit-link (asuransi jiwa + investasi)
Masa kontrakHingga usia tertanggung mencapai 100 tahun
Mata uangRupiah
Usia masuk tertanggungAnak-anak: 15 hari sd 17 tahun (ulang tahun terdekat)Dewasa: 18 sd 70 tahun (ulang tahun terdekat)
Usia maksimum proteksi100 tahun (ulang tahun terdekat)
Usia pemegang polisMinimum 18 tahun
Termaslahat (penerima manfaat, ahli waris)Ada hubungan insurable interest (hubungan keluarga atau hubungan darah): suami, istri, anak, orangtua, saudara kandung.Jika ahli waris masih anak-anak, harus dicantumkan walinya.
Frekuensi pembayaran premiBulanan, triwulanan, semesteran, tahunan.
Minimum premiBulanan 300 ribuTriwulanan 625 ribuSemesteran 1 jutaTahunan 1,5 juta
Maksimum premiTidak dibatasi.
Minimum top up berkalaBulanan 100 ribuTriwulanan 250 ribuSemesteran 500 ribuTahunan 1 juta
Maksimum top up berkala3 (tiga) kali premi berkala
Top up tunggalMinimum 1 juta, maksimum tidak dibatasi
Cara pembayaran premiTransfer (BCA, Mandiri, HSBC, Permata, Indomaret, eAzy Payment)Autodebet tabungan (BRI, BCA, BRI, Mandiri)Kartu kredit (Visa, Master, BCA, Amex)
Laporan transaksiLaporan transaksi dikirimkan secara berkala kepada nasabah setiap kali ada penyetoran premi (setiap bulan, triwulan, semester, atau tahun).Laporan transaksi dan surat-menyurat lainnya dikirimkan melalui kurir atau email (pilih salah satu).
Pemeriksaan kesehatanTidak diperlukan jika sehat tanpa riwayat sakit dan uang pertanggungan masih dalam batas tabel medical.Diperlukan jika uang pertanggungan melebihi batas dalam tabel medical atau ada riwayat sakit. 
Keputusan underwriting (penilaian risiko)Tergantung riwayat kesehatan, pekerjaan, dan hobi tertanggung, keputusan underwriting ada 6 kemungkinan:Diterima standarDiterima dengan ekstrakontribusi
Perubahan polisPerubahan polis ada dua macam:– Non-finansial: Perubahan yang tidak berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan alamat, ahli waris, cara bayar.– Finansial: Perubahan yang berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan premi, perubahan UP, penambahan/pengurangan rider.Perubahan polis finansial maupun non-finansial dapat dilakukan kapan saja.
Berakhirnya polisSaat tertanggung mencapai usia 100 tahunPembayaran premi terhenti di dua tahun pertamaNilai investasi tidak mencukupi untuk membayar biaya-biaya asuransi dan administrasi.Penarikan seluruh dana investasi (surrender)Tertanggung meninggal duniaMana yang terjadi lebih dulu.
Penempatan dana investasiAda 3 pilihan jenis dana:Allisya Rupiah Fix Income Fund: Potensi risiko rendah, potensi hasil menengah (konservatif).Allisya Rupiah Balanced Fund: Potensi risiko sedang, potensi hasil menengah-tinggi (moderat).Allisya Rupiah Equity Fund: Potensi risiko tinggi, potensi hasil tinggi (agresif).
Alokasi investasi (dihitung dari premi berkala dasar)Tahun 1: 25%Tahun 2: 60%Tahun 3: 85%Tahun 4: 92,5%Tahun 5: 92,5%Tahun 6 dst: 105,26%

Biaya-biaya Polis

1. Biaya akuisisi dan pemeliharaan (dipotong dari premi berkala dasar; top up tidak dihitung).Tahun 1: 75%Tahun 2: 40%Tahun 3: 15%Tahun 4: 7,5%Tahun 5: 7,5%Tahun 6 dst: 0%Total: 145%
2. Selisih harga jual-beli unit (bid over price)5%
3. Biaya administrasiRp. 26.500 per bulan, mulai dikenakan di tahun kedua. 12 bulan pertama gratis.
4. Biaya asuransi (tabarru)– Besarnya tergantung usia, jenis kelamin, pekerjaan, kondisi kesehatan, dan uang pertanggungan.– Biaya asuransi ditagihkan secara bulanan (tanpa melihat frekuensi pembayaran premi)– Biaya asuransi 12 bulan pertama ditagihkan di tahun kedua dan ketiga (masing-masing setengahnya).– Biaya asuransi tahun kedua dan seterusnya ditagihkan di tahun berjalan.– Biaya asuransi tahun pertama dan kedua dicantumkan di data polis. Biaya asuransi tahun-tahun selanjutnya akan diberitahukan setiap menjelang ulang tahun polis.
5. Biaya pengelolaan investasi2% per tahun
6. Biaya penarikan danaTidak dikenakan biaya
7. Biaya top up tunggalTidak dikenakan biaya, tapi kena selisih harga jual-beli unit 5%
8. Biaya switching (pengalihan dana)Gratis 4 kali dalam setahun. Lebih dari 4 kali dikenakan biaya 1% atau minimal 100 ribu.

Anda pun dapat menghubungi saya secara langsung untuk konsultasi GRATIS.

Natanael

HP/WA: 08113436830 | Email: natanael.albertus@gmail.com

Bagaimana Jika Nilai Investasi Unit Link Hampir Habis?

 

Bagaimana jika nilai investasi unit link hampir habis?

Untuk menanggulanginya, bisa dilakukan salah satu dari dua cara:

Pertama, melakukan top up tunggal. Atau;

Kedua, membayar biaya-biayanya saja. Biaya-biaya unit link di masa depan adalah 1) administrasi; 2) cost of insurance (COI); 3) pengelolaan investasi. Nomor 1 dan 2 ditagihkan per bulan, nomor 3 per tahun.

Contoh:

Bapak Z ikut unit link A pada usia 30. Ia telah membayar selama 10 tahun dan habis itu cuti premi. Dalam perjalanannya, ternyata kinerja investasi tidak memadai sehingga pada usia 55 tahun, nilai unitnya telah turun banyak, yang kalau dirupiahkan tinggal tersisa ratusan ribu saja. Apa yang harus dilakukan bapak Z agar polisnya tetap berlaku lebih lama?

Ada dua cara.

Pertama, top up tunggal. Misalnya ia menyetor uang 10 juta atau 20 juta sekaligus ke rekening unit linknya.

Kedua, membayar biaya-biayanya saja. Misalnya, COI pada usia 55 tahun ditetapkan sebesar 950 ribu per bulan, admin 26.500 ribu. Maka yang wajib dibayar bapak Z cukup 950.000 + 26.500 = 976.500.

Bapak Z bisa membayar COI+admin itu secara bulanan, boleh pula sekaligus untuk beberapa bulan atau setahun.

Misalnya, penagihan biaya dilakukan setiap tanggal 5. Maka pada tanggal 4 bulan bersangkutan, bapak Z menyetor uang Rp 976.500 ke rekening unit linknya.

Pada tanggal 4 bulan berikutnya, bapak Z kembali menyetor Rp 976.500. Demikian seterusnya, sampai tahun polis berganti.

Tahun polis berikutnya (di usia 56), COI akan naik tapi admin tetap. Katakanlah COI-nya menjadi Rp 1.040.000. Maka di setiap tanggal 4, bapak Z menyetor 1.066.500 (ditambah admin 26.500) ke rekening unit linknya.

Biaya pengelolaan investasi bisa diabaikan karena jumlahnya relatif kecil (2% per tahun), dan biaya itu akan terkover oleh nilai unit yang masih tersisa.

Biaya-biaya di unit link ditetapkan flat selama satu tahun (actual premium), dan ini merupakan sistem yang adil karena nasabah tidak perlu menyubsidi biaya-biaya di tahun selanjutnya.

Selain itu, cara penagihan yang dilakukan per bulan bisa meringankan beban nasabah daripada ia harus membayar sekaligus untuk satu tahun.

Pertanyaan hal ini bisa lewat HP 08113436830

sumber: bagaimana-jika-nilai-investasi-unit-link-hampir-habis/

Apa Itu Front End, Back End, dan Hybrid?

Di dalam Jurnal Allianz , 31 May 2016 dijelaksan bahwa jenis asuransi unit link bisa dibedakan berdasarkan bobot alokasi preminya. Agar tak salah pilih, temukan penjelasannya di sini.

Pasti sudah banyak yang tahu kan mengenai asuransi unit link? Yaitu jenis asuransi yang populer di Indonesia karena menempatkan dana premi ke proteksi dan investasi. Tapi tahukah kamu bahwa asuransi unit link  juga terbagi dalam beberapa jenis menurut alokasi premi?

1.Unit Link Front end

Unit link jenis front end lebih memprioritaskan bobot proteksi dibandingkan investasi. Perusahaan asuransi  mengalokasikan premi yang nasabah bayarkan untuk memaksimalkan uang pertanggungan yang akan diterima nasabah ketika risiko terjadi.  Unit link jenis front end ini dipasarkan melalui agen.

 

2.Unit Link Hybrid

Seperti namanya, hybrid merupakan jenis unit link yang alokasinya menyeimbangkan bobot proteksi dan investasi. Dengan unit link jenis hybrid ini nasabah bisa merasakan bobot manfaat yang seimbang antara proteksi serta investasi secara maksimal. Produk asuransi unit link hybrid umumnya dipasarkan melalui bank (bancassurance).

 

3.Unit Link Back end

Bagi nasabah yang sudah memilki asuransi dengan bobot proteksi sebagai prioritas, bisa mencoba unit link jenis back end ini. Unit link ini menjadikan bobot  investasi sebagai fokus utama dengan mengalokasikan premi  100% ke investasi, namun nasabah tetap mendapatkan manfaat proteksi. Produk asuransi unit link back end bisa didapatkan melalui bank (bancassurance).

Penjelasan lebih detail atau ingin daftar asuransi unit link Allianz, hubungi:

Financial Consultan Allianz Life tinggal di Surabaya – Sidoarjo

Natanael HP/WA 08113436830

 

Asuransi Unit Link: Tambah Rider, Tambah Manfaat

Jurnal Allianz , Asuransi Jiwa Unit Link , 18 Sep 2015

Tentunya kita sering mendengar mengenai jenis asuransi unit link. Dengan jenis asuransi ini kita bisa mendapatkan proteksi sekaligus dengan investasi. Meskipun demikian, yang diutamakan dari jenis asuransi ini tetaplah dari sisi proteksi atau perlindungan diri. Manfaat investasi adalah kelebihan dari asuransi unit link yang cocok bagi kita yang menginginkan adanya dana darurat tambahan yang dijadikan investasi pribadi di masa yang akan datang.

Namun, apakah bisa jika kita ingin meng-upgrade polis untuk mendapatkan manfaat lebih? Tentu saja bisa. Setiap asuransi biasanya bisa dilengkapi asuransi tambahan atau biasa disebut rider. Untuk bisa memiliki asuransi tambahan, kita hanya perlu menabah biaya premi asuransi. Asuransi lain yang bisa didapatkan antara lain biaya perawatan rumah sakit, perlindungan diri terhadap penyakit kritis, cacat tetap, serta manfaat lainnya yang belum tentu dimiliki oleh asuransi dasar unit link. Untuk besaran biaya yang diperlukan, biasanya bergantung dari masing-masing penyedia asuransi unit link.

Jika kita memiliki concern yang lebih terhadap perlindungan, kita bisa menentukan bobot manfaat perlindungan yang lebih besar dibandingkan bobot manfaat investasi. Begitu pun sebaliknya, jika kita ingin lebih meningkatkan dana darurat berupa investasi di masa akan datang yang jumlahnya lebih banyak, kita bisa menentukan bobot tersebut. Bahkan, kita juga bisa menambah besaran premi yang harus kita bayarkan setiap bulan/tahunnya untuk manfaat yang kita inginkan

Jumlah manfaat yang kita dapatkan nanti akan bergantung terhadap jumlah dana premi yang kita bayarkan. Kita harus sering berkonsultasi dengan agen asuransi yang bekerjasama dengan kita agar bisa mendapatkan gambaran perhitungan (ilustrasi) manfaat yang akan dapatkan. Kita perlu memerhatikan hal ini agar tidak salah melakukan perhitungan manfaat yang akan kita dapatkan.

Bagaimana Pembayaran Premi pada Asuransi Unit Link

Kita sudah sering mendengar produk asuransi unit link, produk asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu proteksi dan investasi. Produk ini menjadi produk asuransi yang paling diminati masyarakat Indonesia. Namun, hingga saat ini masih banyak dari kita yang belum benar-benar memahami bagaimana sistem pada produk asuransi unit link.

Masih sering kita menganggap bahwa premi yang akan dibayarkan setiap bulannya akan 100% teralokasikan pada unit investasi yang kita miliki dalam produk unit link. Atau, bahkan beranggapan bahwa total nilai tunai pada produk unit link adalah hasil akumulasi dari premi yang dibayarkan dengan jumlah bulan atau periode pembayaran yang telah dilakukan. Hal ini yang sering menjadikan perdebatan saat kita sebagai nasabah melihat nilai tunai yang dimiliki tidak sesuai dengan perhitungan kita.

Sesuai dengan manfaatnya, premi pada produk unit link akan dialokasikan pada proteksi atau biaya asuransi dan investasi. Besaran alokasi akan ditentukan pada awal kesepakatan antar pemegang polis dan perusahaan asuransi. Yang perlu kita ketahui adalah pada produk unit link, premi juga akan digunakan untuk membayar biaya akuisisi seperti biaya marketing, komisi agen dan biaya operasional. Setelah itu, juga akan digunakan untuk membayaran biaya tetap seperti biaya administrasi, biaya asuransi dan biaya manfaat tambahan (riders).

Produk unit link pada umumnya di tahun-tahun awal alokasi investasinya akan kecil sehingga investasi pada produk unit link merupakan jenis investasi jangka panjang. Dengan adanya biaya-biaya tersebut, nilai tunai pada produk unit link baru akan terbentuk setelah tahun kedua atau ada juga yang sudah terbentuk semenjak tahun pertama polis, tergantung jenis unit link yang kita pilih. Dan nilai tunainya, seperti pada produk investasi lainnya, sangat dipengaruhi oleh faktor keadaan pasar dan ekonomi.

Namun kita tidak perlu khawatir, karena produk unit link adalah produk asuransi yang akan memberikan perlindungan terhadap jiwa dan perlindungannya sudah dimulai semenjak hari pertama dari polis aktif. Cari tahu informasi mengenai produk asuransi yang akan kita beli, tanyakan manfaat perlindungan yang dimiliki, serta tanyakan mengenai alokasi Investasi dengan sejelas-jelasnya pada agen penjual atau melalui perwakilan perusahaan asuransi. Semakin banyak kita tahu, maka semakin kecil risiko terjadi perselisihan di masa yang akan datang. (Jurnal Allianz , Asuransi Jiwa Unit Link , 03 Jul 2015)