Tag Archives: up 1 milyar

UP Rp 500jt Hanya Bayar Premi Rp 900rb Perbulan untuk Usia 54 Tahun

Pagi ini saya bertemu clien yang sudah berusia 54 tahun. Saya mulai bertanya dan cerita dengan pertanyaan seperti ini.

“Pak, di Allianz ada program yang memberi warisan Rp 500jt sampai milyaran ke anak dan istri kita jika kita.”

“Program apa pak itu,” pertanyaan balik ini menandakan beliau tertarik.

Singkat cerita, beliau ingin dibuatkan ilustrasi jiwa Tapro Allianz dengan UP untuk diwariskan ke istri dan anak-anaknya sebesar Rp 500jt. Kemampuan budget dibawah Rp 1jt perbulan.

Ilustrasi yang saya sajikan ke beliau sebagai berikut:

hal 1

Di gambar di atas dijelaskan bahwa hanya dengan membayar premi Rp 900rb perbulan, maka nasabah saya yang berusia 54 tahun dapat:

  1. Uang Pertanggungan (UP) Warisan meninggal dunia Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah). Uang untuk warisan ini cair jika nasabah saya meninggal sebelum usia 100 tahun. Misal nasabah hidup sampai 100 tahun, manfaat yang dibayar ialah sebesar nilai investasi yang ditabung.
  2. Ditambah TERM Life sebesar Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta ruiah). Term life ini cair jika nasabah saya ini meninggal karena sakit atau kecelakaan sebelum usia 85 tahun.
  3. Jika nasabah terjadi resiko (meninggal) di usia sebelum 85 tahun maka yang di wariskan adalah total dari Rp 200.000.000 + Rp 300.000.000 = Rp 500.000.000,-

 

Saya menulis ini untuk orang yang mencintai anak dan istrinya (bagi suami). Dan bagi istri, untuk anak=anaknya. Bagi anak, untuk orang tuanya.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi kita berbuat yang berharga sebelum meninggal.

Info lebih detail dan pendaftaran polis Tapro dengan UP Jiwa Rp 500jt hingga 10 Milyar bisa menghubungi

Natanael Agen Asuransi Allianz domisili Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email, natanael.allianz@gmail.com

Web: proteksifinancial.com

 

Advertisements

Punya Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

 Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Di Allianz pun sejak Agustus 2014 lalu telah diluncurkan produk SmartMed Premier, program asuransi kesehatan yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit, untuk penyakit kritis sekalipun, akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar.

Bagus? Tentu saja. (Penjelasan lebih lengkap tentang SmartMed Premier bisa dibaca di SINI).

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU.

Mengapa?

“Karena asuransi kesehatan tidak memberikan uang tunai dalam jumlah besar; sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika mengalami penyakit kritis.”

Aneka biaya tersembunyi penyakit kritis yang tidak ditanggung asuransi kesehatan.


Asuransi kesehatan bisa membantu untuk membiayai segala keperluan pengobatan selama DI DALAM rumah sakit. Tapi untuk segala biaya yang timbul DI LUAR rumah sakit, atau segala keperluan yang TIDAK BERHUBUNGAN dengan rumah sakit, asuransi kesehatan tidak bertanggung jawab lagi.

Apa sajakah itu? Silakan dilihat kembali gambar di atas. Atau dilanjut dengan rangkuman di bawah:

  • Akomodasi untuk orang yang menemani, seperti transportasi, penginapan, biaya makan, dan lain-lain. Orang yang menemani si sakit ini bisa jadi bukan satu-dua orang. Biaya akan lebih besar jika perawatan dilakukan di luar negeri.
  • Perawatan lanjutan sepulang dari rumah sakit, seperti perawat di rumah dalam jangka waktu yang lama (untuk kasus stroke atau lumpuh), cuci darah hingga seumur hidup (untuk kasus gagal ginjal), suplemen untuk penguat tubuh yang pada umumnya berharga mahal (seperti produk kesehatan yang sering ditawarkan MLM), atau perawatan di tempat pengobatan alternatif.
  • Biaya hidup selama tidak bekerja karena menjalani perawatan, dan biaya hidup untuk keluarga jika tidak bisa bekerja lagi untuk seterusnya.
  • Segala keperluan dan cita-cita lain yang bisa terganggu akibat mengalami penyakit kritis, seperti dana pendidikan anak, rencana pensiun, cicilan rumah, cicilan mobil, rencana liburan, hingga perjalanan ibadah.

Asuransi penyakit kritis bisa membantu untuk berbagai biaya dan keperluan semacam itu, karena klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (cash). Besarnya sesuai jumlah uang pertanggungan (UP) yang tercantum dalam polis.

Misalnya dalam polis tertera UP penyakit kritis sebesar 1 miliar, maka akan diberikan sebesar 1 miliar jika tertanggung terdiagnosa suatu penyakit kritis, atau separuhnya jika penyakit kritis terdiagnosa di tahap awal (khusus untuk asuransi penyakit kritis yang menanggung sejak tahap awal, contohnya CI100).

Yang namanya uang tunai, sifatnya sangat fleksibel dan tentunya boleh digunakan untuk apa saja. Mau dipakai berobat boleh, tidak berobat pun silakan saja. Berobat di rumah sakit boleh, di klinik alternatif juga boleh. Mau digunakan untuk biaya hidup sehari-hari boleh, disimpan saja untuk keperluan pendidikan anak pun baik. Untuk melunasi utang boleh, diinvestasikan untuk menambah dana pensiun pun tak masalah.

Itulah kekuatan uang tunai dalam jumlah besar, sesuatu yang tidak diberikan oleh asuransi kesehatan sebagus apa pun.

Klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (hard-cash). Penggunaannya diserahkan sepenuhnya kepada nasabah.

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (manfaat tambahan) pada produk asuransi jiwa Tapro. Saat ini terdapat dua macam rider penyakit kritis, yaitu CI+ dan CI100. CI+ memberikan perlindungan dari 49 penyakit kritis sampai usia 70 tahun, sedangkan CI100 memberikan perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. (Mengenai perbedaan keduanya, bisa dibaca di Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dengan CI100).

Bagaimana dengan preminya? Sebagai contoh bisa dilihat pada gambar ilustrasi berikut:

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

.

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, atau menginginkan manfaat tambahan yang lain, silakan menghubungi saya melalui kontak di bawah.

sumber: myallisya.com/2014/08/29/punya-asuransi-kesehatan-sesuai-tagihan-masih-perlukah-asuransi-penyakit-kritis/

Terima kasih.

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Penawaran Ini untuk Istri dan Anak Anda, UP Rp 2,5 Miliar dengan Premi Rp 600rb Perbulan

Saya tawarkan UP Warisan lebih dari 2,5 miliar untuk keluarga anda. Sekali lagi, untuk keluarga (istri/suami, anak). Bukan untuk anda sendiri. Jika kita hanya berpikiran keuntungan pribadi sendiri, maka tidak perlu membaca semua artikel saya ini. Memang benar, kita nanti meninggal tidak membawa harta. Tetapi, orang yang kita tinggal apakah harus membayar hutang-hutang kita?

Kalau kita meninggal tidak membawa hutang tidak masalah, tetapi bagaiman jadinya jika kita meninggal ternyata meninggalkan hutang ratusan juta rupiah.

Penawaran ini buat orang yang mementingkan finansial istri dan anak-anaknya.

Karena risiko hidup ada berbagai macam, dan semuanya bukan soal pilihan ganda yang bisa dipilih salah satu, langkah paling menentramkan adalah menyiapkan skenario untuk beberapa kemungkinan sekaligus.

Di bawah ini saya menawarkan proteksi jiwa UP 1 miliar ditambah 4 bentuk proteksi lain dengan total UP lebih dari 2,5 miliar.

Jika anda pria umur 26-30 tahun, bekerja dalam ruangan, dan sehat, maka yang perlu anda sisihkan cukup 600 ribu per bulan. Premi untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, dapat dilihat di Ilustrasi Total UP > 2,5 Miliar Manfaat Lengkap (ini bisa saya buatkan jika anda minta).

Lengkap dan murah, bukan? Semuanya ada dalam 1 program yang disebut Allisya Protection Plus atau Tapro Allisya.
Keterangan Manfaat

  • Jika tutup usia sebelum usia 70 tahun, akan cair uang 1 miliar ditambah nilai investasi.
  • Jika tutup usia setelah usia 70 tahun, akan cair uang 500 juta ditambah nilai investasi.
  • Jika tutup usia karena kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan cair uang 1,5 miliar ditambah nilai investasi.
  • Jika mengalami cacat akibat kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan diberikan sebesar persentase dari 500 juta.
  • Jika terdiagnosa 1 dari 49 penyakit kritis sebelum umur 70 tahun, akan keluar uang 500 juta.
  • Jika mengalami cacat tetap total, akibat kecelakaan ataupun sakit, akan cair lagi 500 juta.
  • Jika terdiagnosa sakit kritis atau cacat tetap total sebelum usia 65 tahun, maka selain mendapat 500 juta, akan dibayarkan pula tabungan otomatis sebesar premi sampai umur 65 tahun.
  • Jika selamat sehat wal afiat sampai umur 100 tahun, maka alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan atas karunia nikmatnya kepada anda. Anda dipersilakan menarik semua nilai investasinya.

Ilustrasi Produk

Untuk keterangan lebih lanjut, atau ingin mendapatkan ilustrasi, silakan menghubungi kontak di bawah ini:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Mau Uang Cash 1M ?

Mari baca artikel yang satu ini, artikel ini disadur dari presentasi oleh Pak Venny Wantouw, senior kami di Allianz, beliau sudah melanglang buana di dunia asuransi lebih dari 10 tahun.

Pak Venny Wantouw mengatakan :
Always Listening, Always Understanding

Slogan di atas mungkin tidak asing bagi teman-teman, yap, betul itu adalah slogan salah satu perusahaan terkemuka. Dan memang ternyata slogan tersebut sangat tepat, karena kunci dari segalanya adalah mendengarkan orang lain.

Selling is asking the right question

Ini adalah kata-kata kunci yang sering dipakai oleh Ibu Liem Lie Sia. Jadi, supaya kita bisa bertanya pertanyaan yang tepat, kita harus bisa mengerti kebutuhan orang lain, dengan cara mendengarkan.

Ada dua pertanyaan yang terlihat sederhana, namun mengena:

Tanyakan kepada orang yang Anda cintai, pilih mana:

Diwariskan hutang atau Uang cash 1M ?

Tanyakan kepada diri Anda sendiri, pilih mana:

Jual harta atau dapat Uang cash 1M ?

Kalau saat ini Anda sedang duduk bersama pasangan Anda, coba tanyakan pertanyaan pertama.

Kalau saat ini Anda sedang sendirian, tanyakan ke diri sendiri pertanyaan kedua.

Kalau Anda seorang agen asuransi, tanyakan kepada calon nasabah Anda kedua pertanyaan tersebut.

Asuransi Jiwa Allianz (TAPRO) - terbaik, premi termurah, manfaat terbesar
Coba lihat gambar di atas. Dengan mencicil Rp 1 juta per bulan, hitung secara matematika harus berapa lama menabung hingga Rp 1 Miliar. Lihat yang berwarna merah, ternyata butuh 100 tahun.

Lihat yang berwarna biru, sebelah kiri, dengan mencicil Rp 1 juta per bulan, dalam hitungan 1 hari saja setelah polis inforce, maka Rp 1 Miliar sudah tersedia tanpa perlu menunggu 100 tahun, itu adalah warisan yang tersedia untuk keluarga.

Lihat biru sebelah kanan, cicilan sama Rp 1 juta per bulan, proteksi terhadap diri supaya jangan menjual harta sudah tersedia, karena Rp 1 Miliar tidak perlu keluar dari kantong pribadi, melainkan dari kantong Allianz.

Percaya tidak percaya, semua orang perlu asuransi.

Mau yang sudah punya polis atau belum punya polis, semua orang masih perlu asuransi.

Karena banyak orang yang belum punya asuransi yang tepat dan mencukupi.

Anda percaya bahwa asuransi bukan satu keinginan tapi suatu KEBUTUHAN?
Saya PERCAYA dan YAKIN, asuransi adalah suatu KEBUTUHAN.

Problem, Need, Solution.

Mengapa asuransi adalah KEBUTUHAN? Karena Asuransi adalah solusi dari masalah yang ada.

Sekian dan terima kasih.

Semoga bermanfaat.

Saya adalah Agen Asuransi Allianz dan saya bangga apabila saya bisa menjadi bagian dari hidup Anda.

Natanael, HP/WA: 08113436830

Apakah UP Jiwa Perlu Dinaikkan Seiring Waktu?

Pertanyaan pada judul di atas berkaitan dengan fakta bahwa inflasi membuat nilai uang semakin menurun seiring waktu. Misalnya kita punya asuransi jiwa dengan UP 1 miliar. Pada masa sekarang, uang tersebut mungkin terasa besar, tapi 10 atau 20 tahun kemudian, nilainya akan mengecil. Dengan tingkat inflasi 8% per tahun, misalnya, maka uang 1 miliar pada 10 tahun mendatang akan setara dengan uang 472 juta saat ini, dan 20 tahun mendatang setara dengan 205 juta.

Tapi apakah lalu UP jiwa harus dinaikkan setiap periode tertentu? Jawabannya bisa ya bisa tidak.

Ya, jika seiring waktu, penghasilan dan gaya hidup kita meningkat secara signifikan, sehingga jika terjadi klaim, UP yang ada tidak mencukupi untuk menopang gaya hidup keluarga yang kita tinggalkan.

Tidak, jika seiring waktu, aset-aset kita bertambah dan utang-utang kita berkurang. Dari tadinya tidak punya rumah jadi punya rumah, dari tadinya punya utang jadi tidak punya utang, dari tadinya punya simpanan emas 10 gram jadi 100 gram, dan seterusnya. Aset-aset yang kita miliki dapat berfungsi sama seperti UP jiwa, yaitu sama-sama bisa dijadikan warisan.

Jika kita bisa mengelola gaya hidup dan pengeluaran dengan benar, seharusnya aset-aset kita bertambah seiring waktu. Pertambahan aset yang normal adalah seimbang dengan tingkat inflasi, dan yang ideal adalah lebih besar daripada inflasi.

Jika ini yang terjadi (aset bertambah), maka kebutuhan UP jiwa kita tidak akan sebesar sebelumnya, sehingga menurunnya nilai UP tidak lagi menjadi masalah karena tertutupi oleh penambahan aset-aset kita.

Namun jika meningkatnya penghasilan dan gaya hidup tidak diimbangi dengan meningkatnya aset, kebutuhan UP jiwa kita memang akan meningkat. Pada kasus ini, UP jiwa kita perlu dinaikkan setelah periode tertentu. Tapi perlu diingat juga, bahwa peningkatan UP jiwa berarti peningkatan premi yang harus dibayar. Dan karena usia pun sudah bertambah lebih tua, maka penambahan preminya pun akan lebih besar lagi.

Tinggal sekarang, kita termasuk kategori yang mana: gaya hidup yang meningkat ataukah aset yang bertambah? []

Kesimpulan

  1. UP jiwa perlu dinaikkan jika pengeluaran dan gaya hidup kita meningkat, sementara aset kita tidak bertambah.
  2. UP jiwa tidak perlu dinaikkan jika aset-aset kita bertambah, dan penambahannya lebih tinggi daripada peningkatan gaya hidup.

 

sumber: https://myallisya.com/2012/03/06/apakah-up-jiwa-perlu-dinaikkan-seiring-waktu/

UP Jiwa 1 Milyar dengan Premi Terjangkau

Tapro Allisya Protection Plus dari Allianz menyediakan UP (uang pertanggungan) jiwa 1 miliar dengan premi yang terjangkau dan bisa dibayar bulanan. Di bawah ini adalah premi per bulan berdasarkan usia masuk dan jenis kelamin yang berbeda. Silakan dicermati.

tabel-premi-up-jiwa-1m

 

Keterangan:

1. Maslahat meninggal sebelum usia 70 tahun: Rp 1 miliar + nilai investasi

2. Maslahat meninggal usia 70 s.d. 100 tahun: Rp 340 juta + nilai investasi

3. Produk ini bisa ditambahkan rider sesuai kebutuhan, antara lain ADDB (kecelakaan), CI+ (sakit kritis), TPD (cacat tetap total), Flexicare Family (rawat inap, pembedahan, dan penyembuhan), dan Payor Benefit (tabungan otomatis).

4. Profil peserta untuk ilustrasi ini: kerja dalam ruangan, tidak merokok, sehat.

5. Premi yang tercantum di tabel adalah premi minimal untuk mendapatkan UP 1M, dengan nilai investasi yang minimal. Jika ingin investasi lebih besar, harus ditambahkan top up berkala (opsional).

6. Masa pembayaran tanpa asumsi cuti premi (bayar terus).

7. Cuti premi dapat dibuat misalnya setelah 10 tahun atau 5 tahun, jika ditambahkan top up berkala dengan jumlah yang cukup.

,

Contoh ilustrasi maslahat meninggal dan nilai investasi:

Contoh ilustrasi maslahat meninggal dengan asumsi hasil investasi yang berbeda:

Untuk penjelasan lebih lanjut, atau permintaan ilustrasi, silakan hubungi saya. Terima kasih.

Sumber: UP 1 Milyar Tanpa Rider

Salam,

Natanael

HP/WA: 08113436830

Email: natanael.albertus@gmail.com

Pentingnya Memiliki Asuransi (Jilid1)

Pada Pentingnya Memiliki Asuransi (Jilid 1) saya akan jelaskan mengenai pentingnya memiliki asuransi bagi anak yang orang tuanya bergantung hidup padanya. Contohnya seperti ini. Jika seorang anak telah dewasa dan telah bekerja, bisa jadi si anak ini akan menjadi penopang dan tulang punggung bagi orang tua nya ataupun adik adiknya yang masih kecil, terlepas dari apakah si anak ini telah menikah dan berkeluarga ataupun belum.

Jika dia telah menikah berarti semakin banyak orang yang bergantung hidup padanya karena bertambah lagi istri dan anak anak nya yang perlu dipelihara olehnya. Usia orang tua kita itu tentunya semakin lama semakin bertambah. Orang tua kita yang dulunya masih kuat untuk bekerja sekarang telah memasuki masa pensiun. Orang tua kita yang dulunya memiliki usaha sendiri, mungkin saat ini sudah tidak bekerja lagi dikarenakan faktor fisik yang sudah tidak memungkinkan lagi.

Yang pasti jika orang tua kita telah pensiun dan sudah tidak bekerja lagi, otomatis semua pengeluaran sehari harinya sudah menjadi tanggungan dari si anak. Jadi sekarang gantian. Kalau dulu si anak yang bergantung pada orang tua, saat si anak sudah dewasa, orang tua nya yang bergantung pada anak nya. Jika anda anak yang berbakti kepada orang tua, tidak mungkin kan anda menelantarkan mereka.

Tentunya anda akan memberikan uang bulanan kepada orang tua anda yang berasal dari gaji maupun hasil usaha anda untuk uang belanja sehari hari mereka. Sekarang, pernahkah terpikir oleh anda, jika tiba tiba anda jatuh sakit dan tidak dapat bekerja lagi, atau yang lebih tragis lagi, jika tiba tiba anda meninggal dunia karena sakit ataupun kecelakaan, bagaimana dengan nasib orang tua anda?

Bagaimana nasib adik adik anda yang masih sekolah dan masih berharap uang kiriman dari anda untuk menopang biaya sekolah mereka? Bisa bisa mereka putus sekolah dan yang lebih parahnya lagi bisa bisa orang tua anda jadi hidup susah.

Seharusnya di saat sekarang, orang tua sudah harus menikmati masa pensiun mereka. Mereka harusnya tidak usah bekerja lagi karena sudah ada anak yang memberi mereka nafkah. Tapi tiba tiba karena anaknya sudah gak ada, mereka terpaksa harus mulai bekerja lagi untuk menyambung hidup. Orang tua anda yang mestinya menikmati masa masa tua mereka akhirnya harus banting tulang lagi untuk mencari uang.

Apakah anda mau kejadian ini terjadi dalam keluarga anda? Apakah anda bisa disebut sebagai seorang anak berbakti jika anda membiarkan ini semua terjadi tanpa dapat anda cegah? Yang namanya suratan takdir dan nasib buruk, memang tidak dapat dihindari jika memang itu akan terjadi.

Tetapi sebagai anak, anda dapat melakukan persiapan agar dampak yang ditimbulkan dari risiko hidup yang menimpa anda, setidaknya tidak memberikan akibat yang sangat besar kepada orang tua anda.

Bagaimana caranya?

Caranya dengan membeli asuransi Tapro Allianz sejak dini. Manfaat perlindungan jiwa yang ada dalam produk Tapro Allianz akan memberikan santunan/uang pertanggungan kepada orang tua anda di saat suatu musibah menimpa anda. Anda dapat memilih uang pertanggungan yang diinginkan mulai dari ratusan juta sampai dengan miliaran rupiah.

Arti dari Uang Pertanggungan ini adalah jumlah uang yang ingin diberikan kepada orang tua sebagai ahli waris anda apabila tiba tiba anda dipanggil Yang Maha Kuasa. Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tua, pastilah anda akan mengkuatirkan bagaimana nasib orang tua dan adik adik anda di rumah jika anda sudah tidak berada bersama sama dengan mereka lagi.

Hal terakhir yang ada di pikiran anda pastilah bagaimana mereka bisa melanjutkan hidup nantinya sepeninggal anda? Bukankah selama ini anda yang memberikan uang kepada mereka setiap bulannya? Bukankah selama ini semua biaya dan ongkos rumah tangga, anda yang tanggung?

Dengan memiliki asuransi Tapro Allianz, hal hal seperti ini tidak perlu dikuatirkan lagi karena Allianz akan mengambil alih tugas anda untuk memelihara orang tua dan adik adik yang anda tinggalkan. Anda bisa meninggalkan mereka dengan tenang karena anda telah mempercayakan kelanjutan hidup mereka kepada Allianz.

Begitu anda pergi selama lama nya meninggalkan mereka, Uang Pertanggungan akan diberikan oleh Allianz kepada orang tua anda agar mereka dapat melanjutkan hidup. Tentunya pada saat awal di saat anda membeli asuransi tapro Allianz, anda harus menentukan berapa Uang Pertanggungan / Uang Santunan yang anda ingin berikan kepada orang tua anda disaat anda sudah tidak bisa lagi menjaga mereka.

Apakah Rp 1 miliar cukup? Atau mau Rp 2 miliar? Atau bahkan Rp 5 miliar? Uang sebesar itu dapat dipergunakan oleh orang tua anda untuk melanjutkan hidup.

Konsultasi lebih lanjut hubungi Natanael, HP 08113436830