Tag Archives: up 2 miliar tanpa tes medis

Tanggung Problem Keuangan dengan Asuransi Allianz

Suatu hari saya bertemu seorang pengusaha perumahan atau istilahnya developer. Pada saat itu saya bertanya, “Berapa dana yang dibutuhkan untuk membuka lahan ini bu. Rencana mau buka perumahan ya.”

“Saya berencana membangun perumahan di daerah ini. Kurang lebih dana yang saya pinjam untuk membeli lahan ini Rp 10 Milyar”, jawab ibu ini.

“Oh 10 Milyar ya, trus bagaimana jika tiba-tiba ibu tidak bisa bayar hutang di Bank oleh karena sakit kritis misal kanker jantung dan lainnya, kecelakaan atau meninggal. Kan resiko di jalan kita tidak bisa menebak. Apa ibu sudah memperhitungkan segala resiko tersebut?”

Apakah ibu akan membebankan hutang ibu ini ke anak ibu? atau Saudara?

Kebetulan saya punya program menanggung problem keuangan karena hutang.  saya bantu dengan program Tanggung Problem dari asuransi Allianz. Coba ibu perhatikan gambar di bawah ini:

Bijaksana 4 tabel.PNG

Pada gamber di atas dijelaskan bahwa:

Ibu akan dapat manfaat yakni: sejak ibu menandatangai permohonan pengajuan polis, ibu sudah dapat dana yang siap untuk cair kapanpun juga sebesar Rp 15 Milyar.

Kok bisa bagaimana mungkin?

Program ini tidak mustahil. Karena ibu dibantu oleh asuransi yakni asuransi Allianz.

Manfaat berikutnya: Jika ibu tiba-tiba di jalan kecelakaan dan meninggal maka anak ibu sebagai ahli waris mendapat dana Rp20 Milyar. (bisa buat melunasi hutang)

Jika saat hutang belum lunas, ibu terkena sakit kanker, maka anak sebagai ahli waris mendapat dana Rp 5 Milyar (jika ibu masih hidup) dan Jika meninggal sebelum usia 85tahun karena sakit kritis maka anak ibu mendapat Rp 20 Milyar. Uang ini bisa untuk melunasi hutang dan modal kerja.

Seandainya ibu panjang umur, maka di tahun 100, ibu dapat dana investasi sebesar Rp 6,6 Triliun kurang lebih. Jadi tidak rugi. Karena jika terjadi resiko maka ahli waris mendapat dana dan jika tidak ada resiko sampai 100 tahun, maka ibu mandapat dana investasi dari polis asuransi ibu sebesarRp 6,6 Triliun

bijaksana 4 summary.PNG

Lihat tabel di atas:

Di tahun pertama pada saat mendaftar pengajuan polis asuransi, maka ib sudah dapat sesuatu yang dapat diwariskan sebesar Rp 15 Milyar. Coba hitung jika nabung di bank konvensional, misal menabung sebesar Rp 10jt kali berapa sehingga mendapat saldo Rp 15 Milyar? Butuh waktu lama bukan.

Nah, sebaliknya jika ibu menjadi nasabah Allianz yang memiliki fasilitas / manfaat penanggungan terhadap sakit kritis, kecelakaan, meninggal di atas, maka di tahun pertama sudah siap dana Rp 15 Milyar.

Ingin info/konsultasi dan pendaftaran hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz)

HP/WA: 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Advertisements

Resiko Menunda Asuransi: Sebuah Kisah Nyata

(Video dan tulisan ini di ambil dari blog myallisya.com)

Seorang leader asuransi di Palangkaraya. Penanya di acara ini adalah Pak Didik sendiri. 

Tanya:

Pak Tung, saya Didik dari Palangkaraya. Saya datang khusus datang untuk acara ini. Kebetulan saya di bidang asuransi, saya sering bertemu nasabah-nasabah yang dia tahu persis sebenarnya asuransi itu penting, dia tahu biaya kesehatan itu mahal, tapi menunda-nunda, nanti ya nanti ya. Ada saran gak dari Bapak untuk kami yang bekerja di bidang asuransi, apa yang bisa kami sampaikan kepada para nasabah yang sebenarnya sangat tahu tentang pentingnya asuransi?

Jawab dari Bapak Tung Desem Waringin:

Begini bapak-ibu, kalau ini saya ingat kisah pribadi saya. Saya dulu juga menunda-nunda asuransi. Ternyata begini, orang menunda karena dia merasa untungnya buat dia tidak jelas. Saya untungnya apa, saya kan asuransi keluar terus nih. Lalu untungnya apa? Nanti kalau mati, kan gak enak.

Tapi satu hari saya gabung asuransi karena agen asuransinya sakti mandraguna. Pada waktu itu saya tunda tunda, tapi orangnya ulet sekali. Padahal telepon sudah saya persulit, tetap dia datang lagi. Dia tanya kapan saya kosong, wah saya tidak tahu kosongnya kapan. Satu hari dia nongol di rumah saya, wah ini mesti karyawan saya yang bocorin. Saya bilang, sori ya sekarang ini waktu untuk keluarga. Dia tetep oke, tetep baik, dia tangguh.

Dan karena saya gak enak hati, lama-lama saya nerima juga. Saya heran. Saya itu kalau ada orang yang dahsyat tangguh, saya jadi kepengen tahu kenapa kok tangguh. Kenapa sih, kalau orang lain saya tolak satu kali dua kali, anda terus menerus dahsyat luar biasa?

Dia langsung cerita. Pak Tung, saya dulu juga gak setangguh ini. Tapi hari ini saya tangguh karena kenapa?  Satu hari pada waktu saya mau nawarkan asuransi juga, hampir close, saya merasa bahwa orang ini penting, bahwa dia harus punya asuransi, ternyata orang ini sibuk jadi gak bisa ketemu. Pada waktu itu sudah hampir ya, tapi dia sibuk lagi dan sibuk lagi. Akhirnya saya merasa gak enak hati, saya jadi lupa untuk tangguh, saya gembos, saya pikir nanti kalau butuh dia akan telpon sendiri, dan ini orang adalah saudara saya.

Ternyata dia tabrakan dan meninggal dunia. Ini sodara pak. Waktu saya datang, saya kecewa pak. Saya nangis lebih kenceng dari istrinya. Kenapa? Karena saya datang hanya membawa ucapan duka dan bunga doang. Mestinya saya datang harus ngasih dia 2 miliar.

Mulai hari itu saya janji pada diri saya sendiri, bahwa kalau saya merasa bahwa yang saya jual ini penting, saya harus sungguh-sungguh, saya tidak mau menunda-nunda, saya akan ketemu, kalau akhirnya dia nolak ya terserah dia. Akan saya usahakan terus, akan saya uber, karena saya tahu bahwa ini penting untuk dia. Nah, kalau saya melihat Pak Tung, Pak Tung ini mirip saudara saya.

Cilaka gak bapak ibu?

Ternyata begini lho bapak ibu. Orang menunda karena tidak jelas untungnya tidak tahu ruginya. Ketika orang tahu ruginya, aduh kalau aku nunda-nunda, something happen, mestinya anak istri saya bisa menerima banyak ternyata enggak, itu sangat painful.

Manusia itu otaknya mencari nikmat menghindari sengsara. Kalau tidak jelas nikmatnya, actionnya (pun tertunda). Tapi sayangnya 80% motivasi datang karena menghindari sengsara. Oo kalau anda gini dapat sekian sekian, anda gak peduli. Tapi kalau mendadak anda meninggal, keluarga anda gak dapat apa-apa cuma dapat karangan bunga, lha itu bapak-ibu. Langsung saya eksekusi, sini mana tanda tangan!

Kisah dari Bpk Tung Desem semoga dapat menjadi hikmah bagi kita agen asuransi dan juga para pembaca yang belum ikut asuransi untuk keluarganya.

Untuk konsultasi mengenai asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz ASN tinggal di Surabaya- Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

UP Jiwa 2,5 Miliar, Apa Maksudnya?

Apa maksud UP Jiwa 2,5 Milyar?

Sering calon nasabah bertanya hal ini. Mereka mengira UP Jiwa itu hasil investasi setelah menanam sekian tahun di asuransi. Padahal lebih dari itu. Ini adalah sebuah penawaran asuransi jiwa dengan uang pertanggungan 2,5 miliar. Artinya, jika orang yang mengikuti asuransi ini ditakdirkan meninggal dunia, keluarganya sebagai ahli waris akan mendapatkan warisan senilai 2,5 miliar. Uang ini dapat dimanfaatkan untuk beragam hal, mulai biaya pemakaman, upacara adat/keagamaan yang menyertainya, melunasi utang orang yang meninggal, dan terutama untuk melanjutkan kehidupan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dalam pengajuan asuransi jiwa ini, dengan catatan usia peserta tidak melebihi 45 tahun dan kondisinya sehat tanpa riwayat sakit, maka untuk mendapatkan UP 2,5 tidak disyaratkan pemeriksaan kesehatan (medical check up). Namun, jika si calon nasabah punya riwayat sakit berat, maka diharuskan pemeriksaan kesehatan,

Premi untuk mendapatkan manfaat asuransi jiwa UP 2,5 miliar adalah mulai 750 ribu per bulan. Ini berlaku untuk pria usia 30 tahun ke bawah. Jika usia di atas 30 tahun, tentu preminya akan lebih tinggi.

Dan untuk wanita usia 30 tahun, preminya cukup 700 ribu per bulan.

Berikut adalah ilustrasi yang diambil dari myallisya.com/ dengan menggunakan produk Tapro Allisya Protection Plus. UP 2,5 M diperoleh dari gabungan Asuransi Dasar 500 juta ditambah rider Term Life 2 miliar. Asuransi Dasar berlaku sd usia 100 tahun, Term Life sd usia 85 tahun.

Ilustrasi UP 2,5M 750rb 30th

Bagaimana untuk usia lain?

Silakan dilihat tabel premi berikut ini:

Tabel Premi UP 2,5M

Di tabel tersebut memang tidak dicantumkan premi untuk usia di atas 45 tahun, karena di atas 45 tahun UP 2,5 M dikenakan tes medis.

Untuk usia 46-50 tahun, batasan UP nonmedis adalah 1 miliar.

Untuk usia 51-55 tahun, batasan UP nonmedis adalah 800 juta.

Untuk usia 56-70tahun, batasan UP nonmedis adalah 650 juta.

Selengkapnya batasan UP nonmedis dan medis bisa dilihat di “Tabel Tes Medis”.

 

Ingin mendaftar asuransi dengan UP Rp 2,5 Milyar hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz – tinggal di Surabaya-Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

UP 2 Miliar TANPA tes medis hingga usia 45th

Terhitung mulai tanggal 1 Juli 2016, Allianz Life Indonesia menerapkan tabel tes medis baru untuk pengajuan asuransi jiwa individu. Dengan tabel baru ini, batas tanpa tes medis mengalami kenaikan dari sebelumnya 1,6M menjadi 2M, dan batas usianya pun naik dari sebelumnya 40 tahun menjadi 45 tahun.

Ketentuan ini berlaku untuk calon nasabah yang sehat tanpa riwayat sakit, dinyatakan melalui jawaban pertanyaan di SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa). Jika ada riwayat sakit, tetap ada kemungkinan diminta tes medis berapa pun UP yang diambilnya.

Kenaikan batasan non-medical test ini tentunya akan semakin memudahkan para nasabah maupun calon nasabah untuk memperoleh uang pertanggungan yang besar di Allianz. Aturan ini berlaku baik untuk produk syariah maupun konvensional, dan penghitungan UP untuk keduanya dipisah.

Selengkapnya tabel tes medis terbaru bisa dilihat di tabel di bawah:

Tabel Tes Medis untuk Dewasa (Usia 18-70 Tahun)

tabel-tes-medis-dewasa

Tabel Tes Medis untuk Anak (Usia 0-17 Tahun)

tabel-tes-medis-anak

Keterangan dan Rincian Tipe Tes Medis

tabel-tes-medis-keterangan

Hal-hal yang baru di tabel tes medis 2016:

  1. Untuk dewasa usia 18 – 45 tahun dan sehat, UP 2M tidak perlu tes medis. Sebelumnya 1,6M dan itu pun sampai usia 40 tahun saja.
  2. Anak-anak usia 0 sd 17 tahun, UP 1,5M tidak perlu tes medis. Sebelumnya 1M.
  3. Untuk segala usia sd 70 tahun, UP 650 juta tidak perlu tes medis.sebelumnya 500 juta.
  4. Akumulasi uang pertanggungan akan dihitung dari nol setelah 2 tahun. Contoh: Bapak A usia 40 tahun punya UP jiwa 1,6 Miliar pada tanggal 1 Januari 2015. Lalu pada tanggal 1 Januari 2017, dia mengambil lagi polis Tapro dengan UP 2M. Maka Bapak A tidak perlu tes medis jika sehat tanpa riwayat sakit.

 

Contoh Ilustrasi

Bagaimana mendapatkan UP 2M dan berapa minimal preminya untuk usia 45 tahun?

Dengan mengombinasikan UP dasar dengan rider Termlife, preminya cukup 1,5 juta per bulan. Ilustrasinya di bawah:

tabel-medis-20161

Keterangan:

  • Jika meninggal dunia sebelum usia 70 tahun, cair UP 2M + nilai investasi
  • Jika meninggal dunia setelah usia 70 tahun dan sebelum usia 100 tahun, cair UP 700 juta + nilai investasi.

 

Bagaimana jika ingin UP 2M sampai usia 100 tahun? Preminya 2,8 juta per bulan.

 

tabel-medis-20162

Pendaftaran polis Asuransi Allianz UP 2 Milyar hubungi:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya

HP/WA 08113436830

sumber: info/tabel-tes-medis/