Tag Archives: warisan anak cucu

Ikut Berbelasungkawa atas Meninggalnya Putra dari Teman Saya

Kurang lebih tiga minggu yang lalu, saya dikejutkan dengan berita meninggalnya putra dari teman saya. Sebab meninggal karena sakit sinusitis. Cukup mengejutkan karena terjadi secara tiba-tiba. Memang sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit, tapi takdir berkata lain.

Selama saya hidup, tak terhitung saya mendengar kabar kematian. Di antara keluarga besar saya, ada beberapa yang sudah dipanggil Tuhan ketika baru menyelesaikan pernikahan. 

Di kalangan orang-orang terkenal, tak sedikit yang meninggal dunia pada usia yang relatif muda. Sebut saja, Jupe meninggal pada umur 36 tahun. Olga meninggal pada umur 32 tahun. Mike Mohede meninggal pada umur 32 tahun. Alda Risma meninggal pada usia 24 tahun. Sukma Ayu meninggal pada umur 24 tahun. Poppy Mercury meninggal pada umur 22 tahun. Nike Ardilla meninggal pada umur 19 tahun. Abiem Ngesti meninggal pada umur 16 tahun. Dan banyak lagi.

Memang secara statistik, orang dengan usia tua lebih banyak yang meninggal dunia dibanding orang yang masih muda. Tapi statistik hanya menggambarkan keumuman.

Pada tataran individu, tak seorang pun dari kita bisa memastikan bahwa kita akan berumur panjang. Kita hanya bisa berharap berumur panjang dan sehat.

Tentu kita semua tahu dan sadar bahwa kematian tak mengenal usia. Tapi tetap saja kita masih perlu diingatkan dengan kejadian-kejadian di sekitar kita.

Dan berkaitan dengan alam sini, Kematian pun tak peduli apakah kita telah meninggalkan bekal yang cukup untuk orang-orang yang kita tinggalkan, ataukah kurang. Atau bahkan sebelum meninggal, kita masih berhutang dan belum lunas.

Tentang paragraf terakhir ini, mungkin hanya agen asuransi yang peduli dan punya solusinya. Apa solusinya? Solusianya adalah dengan ikut program Tapro dengan UP Jiwa yang memiliki fungsi sebagai warisan yang senilai dengan bekal yang kita tinggalkan, misalnya Rp 1 Milyar atau bahkan Rp10 Milyar.

Untuk konsultasi mengenai asuransi yang bertujuan dapat memberi UP Jiwa Warisan, silakan menghubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz tinggal di Surabaya dan Sidoarjo)- Saya juga mencari rekan yang dapat diajak mengembangkan dan memasarkan program asuransi terbaik Allianz Life Indonesia. Dapatkan penghasilan dan jenjang karir yang menarik.

Hubungi saya, Natanael: HP/WA 08113436830

Advertisements

Sudah Usia Pensiun, Hutang Rp 1 M Belum Lunas? Bagaimana Solusinya?

Suatu saat saya bertemu ibu-ibu usia 58 tahun. Dia berminat sekali dengan program asuransi yang saya tawarkan.

“Pak, untuk usia seperti saya ini yang sudah waktunya pensiun, apa masih bisa ikut program bapak?

“Ibu usia berapa?”

“Usia saya 58 tahun.” Saya minat dengan program UP untuk Warisan Rp 1 Milyar. Karena saya punya hutang di Bank belum lunas.”

“Berapa hutang ibu?”

“Saya ambil kredit rumah sebesar Rp 800jt, sedangkan usia saya sudah 58th. Saya gak mau anak saya yang bayar hutang saya ini. Kasihan mereka.”

“Ok saya mengerti kekawatiran ibu. Saya akan beri solusi yakni ibu harus cepat ambil program Tapro Syariah. Penjelasannya sebagai berikut.”

ilustrasi wanita 58 th.PNG

Kemudian saya tunjukkan ilustrasi di atas dengan penjelasan :

  1. Ilustrasi untuk wanita usia 58 tahun dengan  Uang Pertanggungan total Rp 1 M.
  2. Perinciannya: Asuransi Dasar Rp 250.000.000 + Term life Rp 750.000.000

 

Wanita 58 th UP 1 Milyar Premi 2,5jt perbln update.PNG

Dapat digambarkan seperti diagram di atas yakni Uang Pertanggungan untuk warisan ke anak Rp 1 Milyar. Agar mendapat manfaat tersebut, maka setoran premi perbulan Rp 2,5jt perbulan. Jika hal ini bertujuan untuk memberi warisan sebelum ibu ini meninggal sebesar Rp 1 Milyar maka premi Rp 2.5jt perbulan cukup murah.

Ditambah uang warisan Rp 1 Milyar bisa buat bayar hutang kredit rumah sebesar Rp 800jt. Masih sisa Rp 200 jt buat anak ibu.

Bagaimana jika ibu hidup sampai usia 90 tahun? Hal itu anugrah dan tidak jadi masalah karena di saat ibu berusia 90 tahun, dana investasi Tapro sudah siap sebesar Rp 10 Milyar kurang lebih. Ini bisa diambil untuk melunasi kredit bank.

tabel.PNG

 

Bagaimana jika ibu tadi tidak ikut program Tapro Syariah? misalnya nabung di Bank Biasa? Wah, jika nabung di bank biasa sangat beresiko tinggi. Misal ibu tadi menabung baru 10 kali (10 bulan) saldo masih Rp 25jt, terus meninggal, oleh karena sebab apa pun, maka ibu tidak bisa mewariskan Rp 1 Milyar. Sehingga, anaknya yang melanjutkan hutang kredit rumah yang ada di Bank. Runyam bukan?

Lain halnya jika ambil program Tapro Syariah, lihat di gambar tabel. Di tahun pertama, sudah tersedia dana talangan Rp 1 Milyar jika ibu meninggal oleh sebab apa pun. Inilah perbedaan menabung di Bank Biasa atau istilahnya Tapri Tabungan Pribadi dengan menabung di Tapro (Tabungan Menanggung Problem).

Ingin mendaftar untuk keluar dari problem hutang Bank? hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz Life berlisensi)

HP/WA 08113436830

email; natanael.albertus@gmail.com